Kemenangan yang Melegakan

Setelah sekian lama gagal meraih hasil sempurna, sore tadi (17/4) harapan Real Mataram untuk meraih hasil maksimal akhirnya terwujud. Kemanangan yang ditunggu-tunggu pun akhirnya datang. Hasil 3-2 yang diraih atas tim asal Jakarta, Batavia Union membuat The Red Army lega. Kemenangan tersebut merupakan raihan tiga angka pertama setelah sepuluh laga terakhir tanpa kemenangan. Terakhir kali pasukan Real meraih hasil sempurna ketika memenangi laga kandang kala menghadapi Bintang Medan di Stadion Maguwoharjo.

Bermain di Stadion Mandala Krida Yogyakarta di bawah terik matahari yang menyengat, Jose “Pepe” Basualdo menurunkan skuad terbaiknya. Pergantian line-up hanya terletak pada sektor penjaga gawang yang dipercayakan kepada Santoso yang menggantikan posisi Arik Bachtiar. Pola permainan tik-tak disertai kombinasi unpan panjang terbukti efektif di babak pertama. Hal tersebut terbukti dengan terciptanya dua gol di babak pertama yang bersarang di gawang tim Batavia Union yang dicetak oleh Andrid Wibowo dan Fernando Soler yang memanfaatkan kelengahan sektor pertahanan tim lawan. Umpan-umpan lambung serta terobosan yang ditujukan untuk Andrid dan Soler mampu dikonversi menjadi gol di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Real Mataram mengambil inisiatif untuk menyerang terlebih dahulu setelah wasit meniup peluit pertandingan babak kedua. Serangan kejutan yang dirancang melalui kerjasama Zainal serta Reza berbuah gol melalui sentuhan Soler. Skor pun berubah menjadi 3-0. Setelah gol tersebut, tim lawan pun lebih berani untuk keluar menyerang. Dengan dikomandoi Javier Rocha yang menjadi motor serangan, nampak jelas pergerakan dari tim Batavia semakin berbahaya.

Dengan memanfaatkan umpan-umpan matang dari Rocha sekaligus memanfaatkan stamina yang terkuras pemain Real karena terik matahari, permainan Batavia pun menjadi terlihat sedikit lebih unggul. Terlihat jelas 30 menit akhir babak kedua, para pemain Batavia Union mampu memanfaatkan situasi dan berhasil membuahkan dua gol melalui eksekusi pinalti Juan Cortez serta tendangan dari luar kotak pinalti yang dihasilkan oleh Iskandar. Akan tetapi, ketika peluit akhir dari wasit asal India yang memimpin jalannya pertandingan berbunyi, tim Batavia Union gagal menyamakan kedudukan, sehingga pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Real Mataram 3-2 atas Batavia Union. Namun secara keseluruhan, pemain Real Mataram telah menunjukkan semangat juang untuk menghasilkan kemenangan yang dirindukan oleh seluruh warga DIY serta pendukung setianya, The Royal Guards.

Sitemap

Beranda