Evaluasi Laga : Real Mataram FC – Minangkabau FC

Tim Real Mataram yang pada pertandingan melawan Minangkabau FC (14/5) kemarin mengalami kekalahan di kandang, telah melakukan evaluasi terhadap hasil pertandingan yang berakibat kekalahan yang diterima tim The Reds Army.

Pada awal babak pertama, tim tamu, Minangkabau FC langsung menggebrak pertahanan Real Mataram FC. Trio pemain bertahan Real yaitu Nandry Eka S, Dedik Susanto, dan M. Chamli nampak kewalahan dalam mengawal penyerang Minangkabau FC yaitu Maurito Mauro dan Kuagika David. Seperti diketahui Maurito Mauro merupakan pemain timnas Angola. Dengan postur tubuh tinggi dan besar, kedua penyerang Minangkabau FC mampu mempersulit pertahanan Real yang tidak diperkuat oleh Christian Febre.

Gol pertama yang diciptakan oleh Maurito Mauro pada menit ke-5 terjadi karena pemain belakang Real tidak disiplin dan kurang cermat melihat pergerakan Mauro. Penyerang Minang ini dengan leluasa dan tanpa gangguan menyambut tendangan pojok dengan kakinya dan merobek gawang Real yang dijaga oleh Santosa.

Pada babak pertama, secara keseluruhan tim Minang lebih menguasai jalannya laga. Permainan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki yang menjadi ciri Real sama sekali tidak nampak. Pertahanan Minang yang dikoordinasi oleh Rivelino dan Milan Susak tampak solid dan susah ditembus. Fernando Soler dan Reza Aditya pun kesulitan untuk menembusnya.

Pada menit ke-39 terjadi gol yang menjadikan kedudukan menjadi 2-0. Gol ini berawal dari kemelut di depan gawang Real, tembakan Mauritio Mauro yang mengarah dicoba disundul oleh Dedik Susanto namun bola justru masuk ke gawang.

Di babak pertama ini, seluruh lini permainan Minang memang lebih baik termasuk lini tengah yang digalang oleh Mario Karlovic dan Juninho. Pelatih Minangkabau FC, Divaldo Alves, kemudian menarik Juninho sebelum babak pertama berakhir dan pemain muda asal Brazil ini sempat ngambek.

Pada babak kedua, Jose Basualdo (pelatih kepala) mencoba pola yang lebih ofensif untuk mengejar ketinggalan 2 gol. Pola yang semula diterapkan 3-4-1-2 menjadi 3-4-3. Pelatih ini mengganti gelandang Doni Ikhsan dengan penyerang Eko Wijayanto. Dengan fromasi ini serangan Real memang lebih tajam dan memaksa tim Minang lebih bertahan.

Dengan masuknya Ryo Thae Phyo menggantikan M. Zainal Abidin menjadikan pola serangan Real lebih fokus. Akhirnya pada menit ke-79 tendangan Ryo Thae Phyo mampu menaklukkan Agus Murod Alfarizi. Sisa waktu yang ada, Real mencoba menyerang namun gagal untuk mencipta gol tambahan.

Dan dari pertandingan ini ada beberapa catatan penting, yaitu:

1) Pada awal babak pertama para pemain Real bermain tidak lepas dan canggung. Gol pertama yang terjadi tidak terlepas dari hal tersebut.

2) “Penyakit” lama kambuh yaitu lemahnya konsentrasi di awal pertandingan dan 10 menit terakhir sebelum babak pertama atau kedua berakhir. Hal ini terbukti kebobolan di menit ke-5 dan menit ke-39. Di putaran pertama ini, Real telah kebobolan 41 gol dan berhasil membuat 27 gol. Hal ini menjadikan tim yang paling banyak kemasukan gol.

3) “Tradisi” buruk untuk selalu kebobolan (no clean sheet) terus berlanjut dan demikian juga kebobolan oleh pemain asing juga berlanjut. Real hanya sekali kebobolan bukan oleh pemain asing yaitu pada saat bertandang ke PSM Makassar.

4) Kontribusi 5 pemain asing dalam tim Minang sangat signifikan, baik di lini belakang, tengah dan depan. Sebaliknya tidak demikian untuk tim Real.

5) Kita tunggu janji manajer klub dan manajemen Real Mataram FC untuk mencari tambahan pemain di posisi kiper, libero, stopper, wingback, dan gelandang untuk memperkuat tim diputaran kedua. Diharapkan pemain-pemain termaksud merupakan pemain asing dan lokal yang berpengalaman.

Pertandingan yang digelar kemarin merupakan partai terakhir tim Real Mataram pada putaran pertama kompetisi LPI. Dengan kekalahan yang dialami kemarin, total tim Real Mataram telah menderita kekalahan sebanyak 10 kali selama mengarungi putaran pertama kompetisi LPI. Adapun secara keseluruhan, Real Mataram mencatat kemenangan sebanyak 4 kali, 4 kali hasil imbang, serta kalah 10 kali dengan total poin 16.

Sitemap

Beranda