realmataramfc.com » The Royal Guards https://realmataramfc.com Real Mataram FC Official Website Wed, 13 Jul 2011 07:04:02 +0000 en hourly 1 http://wordpress.org/?v=3.1 Real Mataram Tunda Lagi Latihan Perdana https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-tunda-lagi-latihan-perdana/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-tunda-lagi-latihan-perdana/#comments Wed, 13 Jul 2011 14:04:02 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=560 Manajemen Real Mataram FC, menunda lagi latihan perdana. Latihan perdana yang semula digelar hari Rabu (13/07) terpaksa dibatalkan. Kabar tersebut didapat melalui Cristian Armendariz dan diamini oleh tim manajemen serta pelatih.

Pada akhirnya, diputuskan bahwa latihan perdana yang semula digelar hari Rabu ini dan bertempat di lapangan UNY batal dilaksanakan. [...]

]]>
Manajemen Real Mataram FC, menunda lagi latihan perdana. Latihan perdana yang semula digelar hari Rabu (13/07) terpaksa dibatalkan. Kabar tersebut didapat melalui Cristian Armendariz dan diamini oleh tim manajemen serta pelatih.

Pada akhirnya, diputuskan bahwa latihan perdana yang semula digelar hari Rabu ini dan bertempat di lapangan UNY batal dilaksanakan. Dan sebagai gantinya, akan digelar latihan perdana putaran kedua pada Senin depan (18/07). Keputusan itu dibuat, setelah melalui sejumlah pertimbangan.

Sedangkan untuk para pemain Real Mataram sendiri telah kembali berkumpul dan bermukim di mess Real di daerah Cupuwatu. Fernando Soler cs akan kembali fokus berlatih demi mendongkrak performa tim pada putaran kedua nanti.

Sementara, pihak manajemen berharap bahwa libur panjang yang telah diberikan pada pemain dapat memberikan dampak positif bagi motivasi semua pemain untuk berlatih. "Semoga nanti pemain pada lapar prestasi, setelah libur satu setengah bulan," ujar CEO Real Mataram, Erik Pujoadi seperti dikutip dari harian Tribun Jogja.

Erik menambahkan, Pelatih Kepala Real Mataram FC, Jose 'Pepe' Basualdo, sudah datang ke Yogyakarta pada Selasa (28/6) sore yang lalu. Pelatih asal Argentina itu datang sendiri dan tanpa membawa pemain yang akan direkrut.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-tunda-lagi-latihan-perdana/feed/ 0
Real Mataram Siap Gelar Latihan Perdana https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-siap-gelar-latihan-perdana/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-siap-gelar-latihan-perdana/#comments Tue, 12 Jul 2011 09:05:53 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=558 Dalam rangka persiapan guna menghadapi putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia dan untuk menggembleng skuad yang telah lama beristirahat, manajemen tim Real Mataram akan melakukan latihan perdana pada tanggal 13 Juli 2011. Hal tersebut disampaikan oleh CEO Real Mataram, Erik Irawan Pujoadi.

"Kami sudah bicarakan dan rencananya tanggal 12 Juli [...]

]]>
Dalam rangka persiapan guna menghadapi putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia dan untuk menggembleng skuad yang telah lama beristirahat, manajemen tim Real Mataram akan melakukan latihan perdana pada tanggal 13 Juli 2011. Hal tersebut disampaikan oleh CEO Real Mataram, Erik Irawan Pujoadi.

"Kami sudah bicarakan dan rencananya tanggal 12 Juli nanti seluruh pemain akan kami panggil, kemudian tanggal 13 Julinya kita resmi latihan,” ujarnya seperti yang dilansir Harian Jogja pada Senin (12/07) yang lalu.

Adapun latihan perdana putaran kedua tersebut akan dilakukan di lapangan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Namun, jika lapangan kampus UNY tidak bisa dipakai, tim manajemen telah menunjuk opsi yang lain, yaitu lapangan Universitas Gadjah Mada (UGM). Namun, menurut kabar terakhir, latihan perdana tim Real Mataram akan digelar di lapangan kampus UNY, Karangmalang.

Selain agenda latihan perdana, pelatih tim Real Mataram asal Argentina, Jose Horacio Basualdo (Pepe), pekan lalu juga mengadakan survei tempat latihan di Parangtrisitis. Mengenai hal itu, Erik menjelaskan bahwa itu juga akan dipakai. Hal tersebut merupakan tahapan latihan yang akan diberlakukan oleh Pepe, selaku pelatih.

Sementara untuk latihan perdana, agenda tersebut rencananya akan digunakan untuk mengasah kemampuan pemain yang ada saat ini sekaligus untuk menyeleksi pemain-pemain yang ikut latihan yang kabarnya banyak berasal dari tim Divisi Utama asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sejauh ini pihak manajemen masih bergerak dalam memburu pemain yang mampu menunjang tim secara keseluruhan, mengingat pemain yang tersedia baru sekitar 15 pemain saja, namun Erik berani memastikan jika nanti ketika latihan kuota pemain dapat segera terpenuhi.

"Kami sudah lakukan beberapa pendekatan dan sejauh ini sudah ada beberapa orang pemain yang sudah mendaftar untuk mengikuti seleksi,” tutur Erik seperti yang dirilis oleh Harian Jogja.

Kepastian mengenai latihan perdana Real Mataram tidak terlepas dari hasil keputusan Kongres PSSI di Solo dan pertemuan antara manajer serta pelatih pekan lalu. Sedangkan kepengurusan PSSI yang baru sudah membuat pernyataan bahwa tidak akan membubarkan LPI.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-siap-gelar-latihan-perdana/feed/ 0
Basualdo Bersiap Seleksi Calon Pemain Baru Real Mataram https://realmataramfc.com/news/team-news/basualdo-bersiap-seleksi-calon-pemain-baru-real-mataram/ https://realmataramfc.com/news/team-news/basualdo-bersiap-seleksi-calon-pemain-baru-real-mataram/#comments Tue, 05 Jul 2011 19:02:46 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=557 Pelatih Real Mataram FC, Jose Basualdo atau yang akrab disapa Pepe, sudah tiba kembali di Yogyakarta. Meski begitu, pelatih asal Argentina ini belum memulai untuk mengadakan pemusatan latihan. Pepe beserta manajemen klub asal Kota Gudeg saat ini sedang menginventarisasi pemain lokal untuk dipanggil seleksi.

Para pemain lokal dari wilayah Daerah [...]

]]>
Pelatih Real Mataram FC, Jose Basualdo atau yang akrab disapa Pepe, sudah tiba kembali di Yogyakarta. Meski begitu, pelatih asal Argentina ini belum memulai untuk mengadakan pemusatan latihan. Pepe beserta manajemen klub asal Kota Gudeg saat ini sedang menginventarisasi pemain lokal untuk dipanggil seleksi.

Para pemain lokal dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang pernah bermain di klub lokal semisal PSIM Yogyakarta, PSS (Sleman), dan Persiba (bantul) yang telah habis kontraknya, terbuka untuk mengikuti seleksi.

Menurut Pepe, hingga saat ini belum ada satupun pemain baru yang direkrut dan dikontrak secara resmi. Sedangkan pemain yang dibutuhkan untuk memperkuat The Reds Army, julukan Real Mataram, pada putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) yang akan bergulir 17 September nanti adalah untuk posisi kiper, libero, stopper, sayap kiri, dan gelandang bertahan.

‎​

Basualdo juga belum mencanangkan strategi baru bagi Andrid Wibawa dan kawan-kawan. Namun, asisten pelatih telah memberi masukan agar Pepe tidak terpaku dengan hanya menerapkan pola 3-4-1-2 atau 3-5-2 saja. Harus fleksibel, tergantung lawan yang akan dihadapi.

Seperti berita yang dilansir oleh website resmi Liga Primer Indonesia, mereka yang akan direkrut lebih diprioritaskan pada pemain yang punya jam terbang cukup dan berpengalaman. Yang dibidik umumnya para pemain dari liga lain, serta memiliki tinggi badan minimal 170 cm dan, tentunya harus lolos tes fisik dan laboratorium yang akan diuji oleh Real Mataram.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/basualdo-bersiap-seleksi-calon-pemain-baru-real-mataram/feed/ 0
Real Mataram Cup Resmi Batal Digelar https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-cup-resmi-batal-digelar/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-cup-resmi-batal-digelar/#comments Thu, 30 Jun 2011 14:18:05 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=555 Rencana turnamen ujicoba yang mempertemukan klub-klub lokal DIY dan sekitarnya yang bertajuk Real Mataram Cup resmi dibatalkan.

Turnamen yang sedianya diagendakan berlangsung di bulan Juli dipastikan tidak terwujud. Hal tersebut didasari tak lepas dari masalah teknis dan finansial yang memaksa turnamen Real Mataram Cup yang sedianya dilaksanakan pada tanggal 16-24 [...]

]]>
Rencana turnamen ujicoba yang mempertemukan klub-klub lokal DIY dan sekitarnya yang bertajuk Real Mataram Cup resmi dibatalkan.

Turnamen yang sedianya diagendakan berlangsung di bulan Juli dipastikan tidak terwujud. Hal tersebut didasari tak lepas dari masalah teknis dan finansial yang memaksa turnamen Real Mataram Cup yang sedianya dilaksanakan pada tanggal 16-24 Juli 2011 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, batal digelar.

Kompetisi yang semula akan diikuti oleh enam tim yaitu Real Mataram, PSS Sleman, Persiba Bantul, PSIM Yogyakarta, PPSM Magelang serta satu tempat lagi antara Solo FC atau Batavia Union, hanya tinggal rencana semata. Keenam tim yang sedianya akan diundang bermain di dalam turnamen tersebut dipastikan gagal untuk mempertontonkan kebolehannya.

Real Mataram selaku pihak penyelenggara sekaligus menjadi pihak yang membatalkan rencana tersebut meminta maaf kepada masyarakat pecinta bola khusunya DIY dan sekitarnya sehubungan batalnya turnamen Real Mataram Cup. Kabar pembatalan tersebut disampaikan oleh bagian media tim Real Mataram, Yus Susilo yang mengklarifikasi secara langsung batalnya turnamen yang sedianya dibagi ke dalam dua grup.

Dengan pembatalan tersebut, Real Mataram akan mengalihkan fokus pada pembenahan skuad yang ada saat ini guna meningkatkan performa tim menjelang putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia yang sedianya akan dilangsungkan pada tanggal 17 September 2011.

Dan dengan pemberitahuan ini, maka secara resmi turnamen Real Mataram Cup dipastikan batal digelar dan pihak manajemen menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pecinta sepakbola Indonesia khususnya para suporter yang selalu mendukung tim The Reds Army dan para pecinta sepakbola khusunya DIY.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-cup-resmi-batal-digelar/feed/ 0
Real Mataram Incar Dua Pemain Chile dan Empat Pemain Lokal https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-incar-dua-pemain-chile-dan-empat-pemain-lokal/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-incar-dua-pemain-chile-dan-empat-pemain-lokal/#comments Fri, 24 Jun 2011 17:10:33 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=551 Setelah mencoret 12 pemain dari skuad yang ada dari putaran pertama yang lalu, satu asing dan 11 lokal, pada paruh musim kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), Real Mataram FC kini membidik dua peman asing asal Chile. Manajemen klub asal Yogyakarta itu juga akan merekrut empat pemain lokal untuk melengkapi skuadnya [...]

]]>
Setelah mencoret 12 pemain dari skuad yang ada dari putaran pertama yang lalu, satu asing dan 11 lokal, pada paruh musim kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), Real Mataram FC kini membidik dua peman asing asal Chile. Manajemen klub asal Yogyakarta itu juga akan merekrut empat pemain lokal untuk melengkapi skuadnya menghadapi putaran kedua yang mulai bergulir 17 September mendatang.

“Kini kami hanya menyisakan 13 pemain. Setidaknya kami membutuhkan enam pemain untuk menambalnya. Ada dua pemain asing asal Chile, dan empat pemain lokal yang sudah kami bidik untuk bergabung,” ujar Erik Irawan, ketika berkunjung ke kantor LPI, The Energy, kawasan SCBD, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

CEO Real Mataram berperawakan tinggi besar itu juga mengungkapkan, enam pemain yang ditargetkan bergabung itu untuk menempati posisi kiper, sayap kiri dan kanan, serta dua gelandang bertahan.

Kedua pemain yang diincar oleh tim Real Mataram tersebut berkebangsaan Chile. Pemain amerika latin itu adalah Nestor Contreras (32 tahun), dan Jose Barera (23 tahun). Nestor, yang memiliki tinggi 189 cm, adalah gelandang bertahan asal Deportes Iquique, Chile, yang berlaga di liga Primera B, Apertura. Sedangkan, Jose Barera, yang memiliki tinggi 175 cm dan berat 60 kg, berasal dari klub Santiago Morning, Chile, juga pemain yang menempati posisi yang sama dengan Nestor Contreras.

Jika keduanya jadi bergabung, maka Real Mataram akan memiliki tiga pemain asal negara Chile. Sebelumnya sudah ada bek jangkung nan tangguh, Cristian Febre. Pepe, panggilan akrab pelatih Jose Basualdo memang ingin memperkuat lini tengah dan bawah tim asuhannya yang selama ini kerap kedodoran.

Sedangkan empat pemain lokal lainnya berasal dari beberapa klub di Surabaya dan sekitarnya. ”Hanya posisi kiper yang berasal dari klub di luar Surabaya. Selebihnya, kami sudah membidik para pemain lokal potensial dari Surabaya,” ungkap Erik Irawan seperti yang dirilis website Liga Primer Indonesia.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-incar-dua-pemain-chile-dan-empat-pemain-lokal/feed/ 0
Real Mataram Cup Akan Mengisi Libur Kompetisi https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-cup-akan-mengisi-libur-kompetisi/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-cup-akan-mengisi-libur-kompetisi/#comments Tue, 14 Jun 2011 21:04:50 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=549 Putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia telah diputuskan untuk ditunda hingga 17 September 2011 atau mundur tiga bulan dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya yaitu 12 Juni 2011. Adanya penundaan ini membuat pihak Real Mataram harus memutar otak untuk tetap menjaga kebugaran pemain. Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, pihak Real Mataram berinisiatif mengundang tim-tim Jogja dan sekitarnya untuk bermain dalam sebuah kompetisi yang bertajuk "Real Mataram Cup".

]]>
Putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia telah diputuskan untuk ditunda hingga 17 September 2011 atau mundur tiga bulan dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya yaitu 12 Juni 2011. Adanya penundaan ini membuat pihak Real Mataram harus memutar otak untuk tetap menjaga kebugaran pemain. Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, pihak Real Mataram berinisiatif mengundang tim-tim Jogja dan sekitarnya untuk bermain dalam sebuah kompetisi yang bertajuk "Real Mataram Cup".

Kompetisi yang akan diadakan pada tanggal 16 -24 Juli 2011, Stadion Maguwoharjo ini akan diikuti oleh enam tim yaitu Real Mataram, PSS Sleman, Persiba Bantul, PSIM Yogyakarta, PPSM Magelang serta satu tempat lagi akan diisi oleh Solo FC atau Batavia Union. Keenam tim ini akan bermain di dalam dua putaran. Putaran pertama keenam tim akan dibagi menjadi dua grup untuk memperebutkan satu tiket ke putaran final, yang sampai berita ini diturunkan masih belum ditentukan waktunya.

Meskipun bukan sebuah kompetisi resmi, namun Real Mataram Cup tetap akan menghadirkan sebuah pertandingan seru terutama bagi klub-klub yang berasal dari DI Yogyakarta karena akan mempertaruhkan nama baik klub di kota Yogyakarta. Siapa yang akan menjuarai kompetisi ini dapat dianggap sebagai "Raja Jogja" dan dapat meningkatkan popularitas sebuah klub bagi masyarakat kota DI Yogyakarta.

Bagi Real Mataram adanya kompetisi ini diharapkan mampu menjaga kebugaran pemain karena masa libur kompetisi yang cukup panjang ini. Selain itu dengan adanya wacana perombakan besar-besaran ditubuh tim Real Mataram, adanya Real Mataram Cup ini dapat digunakan oleh pelatih Jose Basualdo untuk mencoba pemain baru hingga mampu mendapatkan skema permainan yang pas untuk digunakan dalam putaran kedua Liga Primer Indonesia.

Berikut data lengkap tentang Real Mataram Cup :

Babak Penyisihan

Grup A

Real Mataram FC

PSS Sleman

PPSM Magelang

Grup B

Persiba Bantul

PSIM Jogja

Solo FC / Batavia Union

Juara grup akan bertemu di Final untuk memperebutkan juara kompetisi.

]]> https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-cup-akan-mengisi-libur-kompetisi/feed/ 0 Putaran Kedua LPI Berlangsung 17 September 2011 https://realmataramfc.com/news/team-news/putaran-kedua-lpi-berlangsung-17-september-2011/ https://realmataramfc.com/news/team-news/putaran-kedua-lpi-berlangsung-17-september-2011/#comments Fri, 10 Jun 2011 19:52:26 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=547 Jakarta, 10 Juni 2011 – Putaran kedua kompetisi sepakbola profesional mandiri Liga Primer Indonesia (LPI) akan bergulir pada 17 September 2011, mundur dari jadwal semula yang seharusnya berlangsung pada Sabtu (11/6) ini, setelah menyelesaikan putaran pertama pada 28 Mei lalu.

Ada tiga pertimbangan mendasar yang membuat jadwal kompetisi LPI [...]

]]>
Jakarta, 10 Juni 2011 – Putaran kedua kompetisi sepakbola profesional mandiri Liga Primer Indonesia (LPI) akan bergulir pada 17 September 2011, mundur dari jadwal semula yang seharusnya berlangsung pada Sabtu (11/6) ini, setelah menyelesaikan putaran pertama pada 28 Mei lalu.

Ada tiga pertimbangan mendasar yang membuat jadwal kompetisi LPI mundur dari jadwal semula. Pertama, sebagaimana diketahui, FIFA telah meminta PSSI melalui Komite Normalisasi merangkul LPI. Hal ini telah dilakukan Komite Normalisasi dengan melakukan korespondensi kepada pengelola LPI.

Kedua, imbauan FIFA agar PSSI mengakui LPI secara resmi, sudah dilakukan Komite Normalisasi pada 11 April lalu. Namun, keputusan itu masih perlu ditindaklanjuti oleh pengurus baru PSSI yang menunggu hasil Kongres PSSI.

Pertimbangan ketiga, memenuhi harapan pemerintah agar klub-klub profesional tidak lagi menggunakan dana APBD mulai tahun 2012. Ini terkait dengan keluarnya Permendagri Nomor 22 Tahun 2011 yang melarang dana APBD disalurkan untuk klub sepakbola profesional. Peraturan yang diterbitkan pada 23 Mei 2011 itu berlaku efektif mulai 1 Januari 2012. LPI menyambut gembira kebijakan pemerintah ini karena satu visi dengan ikhtiar membangun liga profesional dan mandiri sesuai ketentuan FIFA dan AFC seperti yang saat ini dilakukan LPI.

Dari berbagai pertimbangan itulah maka, "LPI tetap menjalankan kompetisinya sesuai rencana. Saat ini kita semua sedang mengikuti proses berlangsungnya perubahan di tubuh PSSI. Seperti diketahui, LPI sudah dirangkul PSSI (melalui Komite Normalisasi pada 11 April lalu). Kami juga sudah melakukan korespondensi dengan Komite Normalisasi untuk menanggapi permintaan informasi seputar penyelenggaraan LPI. Tapi, keputusan akhirnya kan kita semua tetap menunggu lanjutan hasil Kongres PSSI yang akan menetapkan kepengurusan baru PSSI,” jelas Juru Bicara LPI Abi Hasantoso di kantor pusat LPI di Jakarta pada Jumat (10/6) siang.

Selain itu, lanjut Abi, “LPI harus membuka diri terhadap kemungkinan-kemungkinan yang timbul berkaitan dengan kebijakan pemerintah mengenai klub-klub liga profesional yang tidak boleh lagi menggunakan dana APBD mulai tahun 2012.”

Selama masa jeda ini klub-klub LPI akan mengedepankan berbagai kegiatan terkait dengan evaluasi tim, pengembangan branding klub melalui kegiatan sosial, pertandingan persahabatan, dan dukungan terhadap pembinaan sepakbola nasional di Tanah Air termasuk dukungan kepada pelatnas timnas sepakbola Indonesia untuk SEA Games 2011 yang dilakukan Satlak Prima.

Sejak 29 Mei lalu, para pemain dari 19 klub anggota LPI, pelatih-pelatih, dan wasit-wasit sedang mengisi waktu libur jeda kompetisi. Tapi pada 15 Juli seluruh pemain sudah harus kembali ke klub masing-masing. “Karena klub-klub mulai melakukan persiapan menghadapi musim kompetisi putaran kedua LPI pada 17 September nanti. Selama persiapan, memang, ada bulan puasa Ramadhan. Tapi itu tidak akan menghalangi jadwal latihan. Setahu saya, pada bulan puasa biasanya latihan ringan selama 90 menit menjelang saat berbuka. Porsinya tergantung pelatih klub masing-masing," ungkap Abi.

Menghadapi putaran kedua, CEO Batavia Union Meiriyon Moeis mengungkapkan timnya akan melakukan pemusatan latihan di Bandung selama sepuluh hari, pada 20-29 Juli. Latihan langsung dipimpin Pelatih Roberto Bianchi dan Asisten Pelatih Wanderley Junior. Selanjutnya, memasuki bulan puasa pada Agustus, latihan dilakukan pada sore hari.

Batavia Union juga berencana menambah enam pemain baru. "Berdasarkan evaluasi paruh musim, kami sudah mendeteksi yang menjadi kelemahan tim. Kami masih perlu satu striker, dua pemain tengah, dan tiga pemain belakang," papar Yon. Sejumlah pemain dari LPI maupun liga lain masuk dalam daftar buruan Batavia Union. Bila semua pemain tadi berhasil direkrut, Yon tak ragu mematok target juara pada musim kedua nanti. "Dengan tim yang ada saat ini saja kami berhasil menahan tim kuat Persebaya 1927 dan Persema Malang," tandasnya.

Berbeda dengan Batavia Union, Persema Malang akan memulai latihan pada 15 Juli. Sedangkan Medan Chiefs pada awal Agustus.

Menurut CEO Persema Malang Didied Affandy, di masa jeda itu timnya banyak mendapat undangan mengikuti turnamen. Salah satunya di Banyumas, yang juga melibatkan beberapa klub LPI lainnya. "Sekalian untuk uji coba tim sebelum masuk ke putaran kedua," kata Didid.

Sedangkan CEO Medan Chiefs Sihar Sitorus berharap timnya nanti bisa mempertahankan posisi lima besar. "Bedanya, kami nanti akan lebih banyak memberi kesempatan kepada para pemain muda. Mereka adalah pemain yang kami bina sejak awal kompetisi," ungkap Sihar yang menjadi salah satu kandidat calon anggota Komite Eksekutif PSSI. (*)

Informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Abi Hasantoso – Juru Bicara LPI

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/putaran-kedua-lpi-berlangsung-17-september-2011/feed/ 0
LPI akan Libur 3 Bulan https://realmataramfc.com/news/team-news/lpi-akan-libur-3-bulan/ https://realmataramfc.com/news/team-news/lpi-akan-libur-3-bulan/#comments Thu, 09 Jun 2011 09:08:30 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=546 Sesuai jadwal yang telah dirilis pengelola Liga Primer Indonesia (LPI), putaran pertama kompetisi ini berakhir per 31 Mei 2011 yang lalu. Semua tim bakal libur dua pekan menurut jadwal semula, atau pada pertengahan Juni putaran kedua dimulai lagi.

Namun, dalam rapat antara konsorsium LPI dengan CEO seluruh tim peserta LPI, [...]

]]>
Sesuai jadwal yang telah dirilis pengelola Liga Primer Indonesia (LPI), putaran pertama kompetisi ini berakhir per 31 Mei 2011 yang lalu. Semua tim bakal libur dua pekan menurut jadwal semula, atau pada pertengahan Juni putaran kedua dimulai lagi.

Namun, dalam rapat antara konsorsium LPI dengan CEO seluruh tim peserta LPI, diputuskan bahwa putaran kedua kompetisi baru dimulai pada September mendatang. Hal ini berarti libur kompetisi akan berlangsung selama tiga bulan.

Adapun keputusan tersebut merupakan hasil dari yang didapat setelah pada bulan lalu terjadi pertemuan antar CEO dari seluruh peserta yang mengikuti Kompetisi LPI di Bali. Dalam pertemuan antar CEO tersebut, disepakati bahwa libur LPI untuk memulai putaran kedua adalah 3 bulan. Libur LPI 3 bulan tersebut sudah termasuk libur puasa dan hari raya.

Mengenai libur panjang tersebut memang cukup mengagetkan, sebab libur 3 bulan yang terjadi di kompetisi LPI terlalu panjang untuk sebuah tim. Hingga saat ini pihak LPI belum mengumumkan kapan putaran Kedua bakal dimulai kembali. Tetapi, menurut jadwal, seharusnya Real Mataram bermain di kandang sendiri di Stadion Mandala Krida melawan Atjeh United pada 12 Juni mendatang.

Real Mataram sendiri sudah meliburkan pemainnya sejak beberapa minggu kemarin. Dan untuk urusan libur itu sendiri, Fernando Soler cs belum ditentukan masa liburannya. Untuk memastikan berapa lamanya masa liburan, para pemain Real Mataram FC yang ada akan dihubungi kembali oleh pihak manajemen.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/lpi-akan-libur-3-bulan/feed/ 0
Real Mataram Ganti Manajer Klub https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-ganti-manajer-klub/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-ganti-manajer-klub/#comments Wed, 25 May 2011 18:33:52 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=543 Dalam rapat manajemen yang di selenggarakan Rabu, 25 Mei 2011, Erik Irawan Pudjoadi (CEO Real Mataram FC) mengumumkan telah mengganti Kusnadi dengan Bangun Bawono sebagai manajer klub yang baru.

Alasan penggantian menurut Erik untuk penyegaran, dia berharap manajer klub yang baru lebih dinamis dan lincah dalam mendukung kinerja tim Real [...]

]]>
Dalam rapat manajemen yang di selenggarakan Rabu, 25 Mei 2011, Erik Irawan Pudjoadi (CEO Real Mataram FC) mengumumkan telah mengganti Kusnadi dengan Bangun Bawono sebagai manajer klub yang baru.

Alasan penggantian menurut Erik untuk penyegaran, dia berharap manajer klub yang baru lebih dinamis dan lincah dalam mendukung kinerja tim Real Mataram FC. Bangun Bawono sebelumnya pernah menjadi asisten manajer tim lokal yang bermarkas di Jawa maupun luar Jawa.

Sedangkan posisi Kusnadi yang sebelumnya menjabat sebagai manajer klub, kini berubah peran sebagai penasehat manajemen.

Manajemen RMFC pada prinsipnya siap untuk menghadapi putaran kompetisi LPI. Menurut jadwal, Real Mataram akan menjamu Atjeh United pada tanggal 12 Juni 2011 di Stadion Mandala Krida.

Dan sebagai persiapan menghadapi putaran kedua kompetisi LPI, pada hari Kamis (26/5) latihan sore hari dilaksanakan di Stadion Maguwoharjo. Latihan tersebut tidak dihadiri langsung oleh pelatih tim, Jose Basualdo. Basualdo absen dari latihan dikarenakan belum kembali dari Brazil.

Untuk menyiasati ketidakhadiran Basualdo, tim Real Mataram tetap latihan seperti biasa dan diawasi oleh tim asisten yang terdiri dari Joko Irianto, Mudiyanto, Susanto, dan Christian Armendaris. Fokus latihan pada pemulihan fisik dan feeling ball pemain.

Sementara itu, manajemen Real Mataram FC terus berburu 2 pemain asing untuk mengisi posisi penjaga gawang dan seorang lagi pada posisi libero atau stopper. Sedangkan untuk pemain lokal, manajemen Real mencari pemain untuk posisi wingback, gelandang bertahan, dan stopper.

Kriteria pemain lokal yang diincar adalah pemain yang telah berpengalaman bermain di liga Indonesia baik ISL maupun Divisi Utama. Pemain lokal tersebut diharapkan berpostur tinggi dan besar, terutama untuk posisi pemain bertahan.

Sedangkan semua pemain yang mencoba melamar untuk dapat memperkuat tim Real Mataram akan dilakukan proses seleksi yang mencakup aspek fisik, kesehatan, teknik, serta mental.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-ganti-manajer-klub/feed/ 0
Posisi Real Mataram Tergeser https://realmataramfc.com/news/team-news/posisi-real-mataram-tergeser/ https://realmataramfc.com/news/team-news/posisi-real-mataram-tergeser/#comments Mon, 23 May 2011 08:39:17 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=541 Sejak pekan lalu Real Mataram telah menyelesaikan seluruh pertandingannya di putaran pertama. Pada pertandingan terakhir Real Mataram harus mengakui keunggulan Minangkabau FC 1-2 meski bertanding di hadapan pendukung sendiri. Pada pertandingan tersebut dua gol Maurito Mauro dan gol bunuh diri Dedik Susanto hanya mampu dibalas dengan satu gol dari Ryung Thae Phyo. Dengan kekalahan tersebut Real Mataram gagal untuk memperbaiki posisinya di klasemen Liga Primer Indonesia, Fernando Soler cs masih terpaku di posisi 15.

]]>
Sejak pekan lalu Real Mataram telah menyelesaikan seluruh pertandingannya di putaran pertama. Pada pertandingan terakhir Real Mataram harus mengakui keunggulan Minangkabau FC 1-2 meski bertanding di hadapan pendukung sendiri. Pada pertandingan tersebut dua gol Maurito Mauro dan gol bunuh diri Dedik Susanto hanya mampu dibalas dengan satu gol dari Ryung Thae Phyo. Dengan kekalahan tersebut Real Mataram gagal untuk memperbaiki posisinya di klasemen Liga Primer Indonesia, Fernando Soler cs masih terpaku di posisi 15.

Di kala Real Mataram telah menyelesaikan putaran pertama, tidak begitu dengan tim lain. Sebagian besar tim baru menjalani pertandingan ke-18 pada pekan ini. Akibatnya posisi Real Mataram di klasemen sementara Liga Primer Indonesia rawan untuk digeser tim lawan. Ada dua tim yang berpeluang untuk menggeser Real Mataram, yaitu Bandung FC dan Manado United. Pekan ini Bandung FC akan menjamu Semarang United sedangkan Manado United harus bertandang ke markas Minangkabau FC.

Dan akhirnya Real Mataram pun harus merelakan posisinya digeser oleh Bandung FC setelah Lee Hendrie cs mampu mengandaskan Semarang United dengan skor 3-1. Gol dari Yaris Riyadi, Lee Hendri serta Perry N. Somah berhasil membawa Bandung FC naik ke posisi 15 dengan poin 16. Sebenarnya poin Bandung FC sama seperti Real Mataram namun mereka unggul selisih gol. Sedangkan Manado United gagal untuk memperbaiki posisinya setelah pada pertandingan terakhir kandas di kandang Minangkabau FC dengan skor 1-4.

Akibat posisinya tergeser oleh Bandung FC membuat Real Mataram harus rela mengakhiri putaran pertama Liga Primer Indonesia dengan berada pada posisi 16. Sebuah prestasi yang sangat buruk dan hal ini mendorong manajemen Real Mataram berencana untuk merombak tim secara keseluruhan. Beberapa pemain yang bermain buruk pada putaran pertama akan digantikan pemain baru yang memiliki kualitas permainan yang lebih baik. Dengan adanya perombakan ini diharapakan dapat mendongkrak prestasi Real Mataram di putaran kedua nantinya.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/posisi-real-mataram-tergeser/feed/ 0
Menunggu Hasil Tim Lain https://realmataramfc.com/news/team-news/menunggu-hasil-tim-lain/ https://realmataramfc.com/news/team-news/menunggu-hasil-tim-lain/#comments Sat, 21 May 2011 12:17:46 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=540 Pekan ini Real Mataram tidak bertanding karena pada pekan sebelumnya telah menyelesaikan seluruh laga putaran pertama Liga Primer Indonesia. Para pemain pun telah diliburkan sejak senin lalu. Saat ini Real Mataram menjadi satu-satunya tim yang telah menyelesaikan seluruh laga putaran pertama. Sedangkan klub lain masih akan berjibaku untuk memperebutkan posisi yang lebih baik di klasemen. Dengan fakta tersebut maka posisi Real Mataram di klasemen sangat rawan untuk digeser tim lain jika tim di bawahnya mampu memperoleh hasil positip.

]]>
Pekan ini Real Mataram tidak bertanding karena pada pekan sebelumnya telah menyelesaikan seluruh laga putaran pertama Liga Primer Indonesia. Para pemain pun telah diliburkan sejak senin lalu. Saat ini Real Mataram menjadi satu-satunya tim yang telah menyelesaikan seluruh laga putaran pertama. Sedangkan klub lain masih akan berjibaku untuk memperebutkan posisi yang lebih baik di klasemen. Dengan fakta tersebut maka posisi Real Mataram di klasemen sangat rawan untuk digeser tim lain jika tim di bawahnya mampu memperoleh hasil positip.

Setidaknya ada dua tim yang cukup berpotensi menggeser posisi di klasemen Liga Primer, yaitu Manado United dan Bandung FC. Keduanya masih menyisakan satu pertandingan dan akan menjalani pertandingan terakhir putaran pertama pada pekan ini. Manado United akan melawat ke kandang Minangkabau FC pada sabtu [21/05/2011]. Sedangkan Bandung FC akan menjamu Semarang United sehari kemudian.

Saat ini Real Mataram berada di posisi 15 dengan poin 16. Menguntit dibelakangnya ada Manado United dengan poin 15 dan disusul Bandung FC di posisi 17 dengan poin 13. Kemenangan Manado United atas Minangkabau FC akan menaikan posisi mereka satu peringkat ke posisi 15 menggeser Real Mataram dengan poin 18. Sedangkan jika meraih hasil seri akan menjadikan poin Manado United sama seperti Real Mataram yaitu 16 dengan selisih gol yang sama pula yaitu -14. Bila kasus ini terjadi maka posisi klasemen akan ditentukan berdasarkan aturan yang digunakan LPI.

Sedangkan untuk Bandung FC hanya kemenangan atas Semarang United yang dapat menaikkan posisi mereka. Jika berhasil meraih kemenangan, poin Bandung FC akan sama dengan Real Mataram, namun Bandung FC akan sedikit lebih unggul. Jika Bandung FC hanya mampu meraih kemenangan tipis dengan selisih satu gol maka meski poinnya sama namun Bandung FC unggul dalam selisih gol yaitu -12, sedangkan Real Mataram saat ini memiliki selisih gol -14.

Dari kedua tim tersebut, Bandung FC memiliki peluang lebih besar untuk menggeser Real Mataram di klasemen karena mereka akan bermain di kandang sendiri. Sedangkan lawan mereka Semarang United sedang mengalami periode buruk dimana dalam 6 pertandingan terakhir, mereka hanya mampu mendapatkan 4 poin.

Sedangkan peluang Manado United sedikit lebih berat karena harus melawat ke kandang Minangkabau FC yang saat ini sedangkan mendapatkan suntikan semangat setelah berhasil mengalahkan Real Mataram di kandang lawan pada pekan sebelumnya.

Selain tim di bawah peringkat Real Mataram, tim yang berada di atasnya juga cukup menarik untuk dibahas. Karena perubahan poin dari tim tersebut akan berpengaruh pada perjalanan anak asuh Jose Basualdo di putaran kedua nantinya. Di atas peringkat Real Mataram, yaitu posisi 14 terdapat Solo FC yang mempunyai nilai sama 16. Sedangkan untuk posisi diatas Solo FC terdapat perbedaan poin mencolok, pada posisi 13 bercokol Bogor Raya yang memiliki poin 21 dari 16 pertandingan.

Solo FC pekan ini akan bertanding melawan PSM di hadapan pendukung sendiri. Apabila meraih kemenenangan akan menjauhkan poin mereka dari kejaran Real Mataram dengan 19 poin. Hal ini tentu saja tidak menguntungkan bagi Real Mataram di putaran kedua nantinya.

Jadi berada di posisi berapakah Real Mataram pada putaran pertama kompetisi Liga Primer Indonesia. Kita tunggu saja hasilnya pekan ini.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/menunggu-hasil-tim-lain/feed/ 0
Tim Real Mataram FC Meliburkan Para Pemain https://realmataramfc.com/news/team-news/tim-real-mataram-fc-meliburkan-para-pemain/ https://realmataramfc.com/news/team-news/tim-real-mataram-fc-meliburkan-para-pemain/#comments Wed, 18 May 2011 12:29:54 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=539 Dalam rangka jeda kompetisi putaran pertama LPI, tim Real Mataram telah meliburkan pemainnya untuk memberikan kesempatan kepada para pemain kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing.

Kesempatan rehat putaran pertama Real Mataram telah dikeluarkan sehubungan dengan telah menyelesaikan separuh dari jumlah partai total yang diikuti dalam mengarungi kompetisi LPI, yaitu sebanyak 18 [...]

]]>
Dalam rangka jeda kompetisi putaran pertama LPI, tim Real Mataram telah meliburkan pemainnya untuk memberikan kesempatan kepada para pemain kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing.

Kesempatan rehat putaran pertama Real Mataram telah dikeluarkan sehubungan dengan telah menyelesaikan separuh dari jumlah partai total yang diikuti dalam mengarungi kompetisi LPI, yaitu sebanyak 18 partai.

Kesempatan rehat tersebut diberikan dengan harapan bahwa para pemain akan mampu tampil lebih fresh dalam rangka persiapan guna menghadapi putaran kedua kompetisi LPI yang dijadwalkan akan bergulir tanggal 12 Juni 2011 yaitu saat menghadapi Atjeh United yang diperkirakan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Sedangkan untuk latihan perdana dalam menghadapi putaran kedua kompetisi LPI akan digelar pada tanggal 24 Mei 2011 seiring dengan kembalinya para pemain dari masa rehat. Latihan perdana tim Real Mataram tersebut bertujuan agar kekompakan para pemain di lapangan semakin erat dan sekaligus untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain setelah menjalani masa rehat.

Dan untuk berita mengenai pemain yang akan dipertahankan maupun dicoret dari tim Real Mataram akan diputuskan oleh manajemen tim beserta jajaran setelah mengadakan evaluasi terhadap kinerja tim Real Mataram pada putaran pertama yang lalu.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/tim-real-mataram-fc-meliburkan-para-pemain/feed/ 0
Evaluasi Laga : Real Mataram FC – Minangkabau FC https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-laga-real-mataram-fc-minangkabau-fc/ https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-laga-real-mataram-fc-minangkabau-fc/#comments Sun, 15 May 2011 14:02:36 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=538 Tim Real Mataram yang pada pertandingan melawan Minangkabau FC (14/5) kemarin mengalami kekalahan di kandang, telah melakukan evaluasi terhadap hasil pertandingan yang berakibat kekalahan yang diterima tim The Reds Army.

Pada awal babak pertama, tim tamu, Minangkabau FC langsung menggebrak pertahanan Real Mataram FC. Trio pemain bertahan Real yaitu Nandry [...]

]]>
Tim Real Mataram yang pada pertandingan melawan Minangkabau FC (14/5) kemarin mengalami kekalahan di kandang, telah melakukan evaluasi terhadap hasil pertandingan yang berakibat kekalahan yang diterima tim The Reds Army.

Pada awal babak pertama, tim tamu, Minangkabau FC langsung menggebrak pertahanan Real Mataram FC. Trio pemain bertahan Real yaitu Nandry Eka S, Dedik Susanto, dan M. Chamli nampak kewalahan dalam mengawal penyerang Minangkabau FC yaitu Maurito Mauro dan Kuagika David. Seperti diketahui Maurito Mauro merupakan pemain timnas Angola. Dengan postur tubuh tinggi dan besar, kedua penyerang Minangkabau FC mampu mempersulit pertahanan Real yang tidak diperkuat oleh Christian Febre.

Gol pertama yang diciptakan oleh Maurito Mauro pada menit ke-5 terjadi karena pemain belakang Real tidak disiplin dan kurang cermat melihat pergerakan Mauro. Penyerang Minang ini dengan leluasa dan tanpa gangguan menyambut tendangan pojok dengan kakinya dan merobek gawang Real yang dijaga oleh Santosa.

Pada babak pertama, secara keseluruhan tim Minang lebih menguasai jalannya laga. Permainan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki yang menjadi ciri Real sama sekali tidak nampak. Pertahanan Minang yang dikoordinasi oleh Rivelino dan Milan Susak tampak solid dan susah ditembus. Fernando Soler dan Reza Aditya pun kesulitan untuk menembusnya.

Pada menit ke-39 terjadi gol yang menjadikan kedudukan menjadi 2-0. Gol ini berawal dari kemelut di depan gawang Real, tembakan Mauritio Mauro yang mengarah dicoba disundul oleh Dedik Susanto namun bola justru masuk ke gawang.

Di babak pertama ini, seluruh lini permainan Minang memang lebih baik termasuk lini tengah yang digalang oleh Mario Karlovic dan Juninho. Pelatih Minangkabau FC, Divaldo Alves, kemudian menarik Juninho sebelum babak pertama berakhir dan pemain muda asal Brazil ini sempat ngambek.

Pada babak kedua, Jose Basualdo (pelatih kepala) mencoba pola yang lebih ofensif untuk mengejar ketinggalan 2 gol. Pola yang semula diterapkan 3-4-1-2 menjadi 3-4-3. Pelatih ini mengganti gelandang Doni Ikhsan dengan penyerang Eko Wijayanto. Dengan fromasi ini serangan Real memang lebih tajam dan memaksa tim Minang lebih bertahan.

Dengan masuknya Ryo Thae Phyo menggantikan M. Zainal Abidin menjadikan pola serangan Real lebih fokus. Akhirnya pada menit ke-79 tendangan Ryo Thae Phyo mampu menaklukkan Agus Murod Alfarizi. Sisa waktu yang ada, Real mencoba menyerang namun gagal untuk mencipta gol tambahan.

Dan dari pertandingan ini ada beberapa catatan penting, yaitu:

1) Pada awal babak pertama para pemain Real bermain tidak lepas dan canggung. Gol pertama yang terjadi tidak terlepas dari hal tersebut.

2) “Penyakit” lama kambuh yaitu lemahnya konsentrasi di awal pertandingan dan 10 menit terakhir sebelum babak pertama atau kedua berakhir. Hal ini terbukti kebobolan di menit ke-5 dan menit ke-39. Di putaran pertama ini, Real telah kebobolan 41 gol dan berhasil membuat 27 gol. Hal ini menjadikan tim yang paling banyak kemasukan gol.

3) “Tradisi” buruk untuk selalu kebobolan (no clean sheet) terus berlanjut dan demikian juga kebobolan oleh pemain asing juga berlanjut. Real hanya sekali kebobolan bukan oleh pemain asing yaitu pada saat bertandang ke PSM Makassar.

4) Kontribusi 5 pemain asing dalam tim Minang sangat signifikan, baik di lini belakang, tengah dan depan. Sebaliknya tidak demikian untuk tim Real.

5) Kita tunggu janji manajer klub dan manajemen Real Mataram FC untuk mencari tambahan pemain di posisi kiper, libero, stopper, wingback, dan gelandang untuk memperkuat tim diputaran kedua. Diharapkan pemain-pemain termaksud merupakan pemain asing dan lokal yang berpengalaman.

Pertandingan yang digelar kemarin merupakan partai terakhir tim Real Mataram pada putaran pertama kompetisi LPI. Dengan kekalahan yang dialami kemarin, total tim Real Mataram telah menderita kekalahan sebanyak 10 kali selama mengarungi putaran pertama kompetisi LPI. Adapun secara keseluruhan, Real Mataram mencatat kemenangan sebanyak 4 kali, 4 kali hasil imbang, serta kalah 10 kali dengan total poin 16.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-laga-real-mataram-fc-minangkabau-fc/feed/ 0
Match Report : Real Mataram FC 1 – 2 Minangkabau FC https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-fc-1-2-minangkabau-fc/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-fc-1-2-minangkabau-fc/#comments Sat, 14 May 2011 23:23:14 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=536 Real Mataram FC harus menerima pil pahit dalam pertandingan terakhir putaran pertama Liga Primer Indonesia setelah dipermalukan Minangkabau FC 1-2 di stadion Mandala Krida, Yogyakarta [14/05/2011]. Bertanding dihadapan pendukung sendiri, Real Mataram FC terlambat panas dan harus tertinggal 2-0 di babak pertama melalui gol Maurito Mauro di menit 5 dan bunuh diri Dedik Susanto menit 39. Di babak kedua Bisri cs sempat bangkit dengan melesakkan satu gol melalui Ryung Thae Phyo pada menit 79. Namun hingga peluit akhir pertandingan skor tetap 1-2 untuk keunggulan Minangkabau FC.

]]>
Real Mataram FC harus menerima pil pahit dalam pertandingan terakhir putaran pertama Liga Primer Indonesia setelah dipermalukan Minangkabau FC 1-2 di stadion Mandala Krida, Yogyakarta [14/05/2011]. Bertanding dihadapan pendukung sendiri, Real Mataram FC terlambat panas dan harus tertinggal 2-0 di babak pertama melalui gol Maurito Mauro di menit 5 dan bunuh diri Dedik Susanto menit 39. Di babak kedua Bisri cs sempat bangkit dengan melesakkan satu gol melalui Ryung Thae Phyo pada menit 79. Namun hingga peluit akhir pertandingan skor tetap 1-2 untuk keunggulan Minangkabau FC.

Pada pertandingan sore hari ini, absennya Cristian Febre di jantung pertahanan Real Mataram sangat berpengaruh. Beberapa kali penyerang Minangkabau FC dengan mudah mampu memberikan ancaman ke gawang Real Mataram yang dijaga oleh Santoso. Dengan kekalahan ini menggagalkan usaha Real Mataram untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen Liga Primer Indonesia. Saat ini pasukan Jose Basulado masih terpaku pada posisi 15 dengan 16 angka.

Jalannya Pertandingan

Pada awal babak pertama Minangkabau FC berhasil mengusai pertandingan. Dengan dimotori pemain timnas Angola, Maurito Mauro lini depan Minangkabau FC mampu merepotkan pertahanan Real Mataram. Dan Minangkabau FC mampu unggul cepat pada menit ke 5. Memanfaatkan tendangan penjuru, Maurito Mauro dengan sontekan kaki kanan mampu memperdaya Santoso untuk memberikan keunggulan 1-0 bagi tim tamu.

Satu menit berselang setelah gol Maurito, Real Mataram mencoba membalas. Diawali aksi Zainal Abidin di tengah lapangan diakhiri dengan umpan tumit ke arah Ali Machrus yang sedang berlari ke sisi kanan. Nama terkahir kemudian melepaskan umpan silang ke muka gawang, sayang Reza Aditya terlambat menyambut umpan tersebut sehingga kiper Agus Murod dengan mudah dapat mengamankannya.

Minangkabau terus menekan, menit ke 8 sebuah umpan silang dari sisi kanan oleh Rizal Tomagola berhasil disambut dengan sontekan ringan Juninho yang masih dapat diantisipasi oleh santoso.

Pada menit ke 14, pemain Minangkabau FC, Juninho sempat mengoyak gawang Santoso, namun saat melakukan sundulan sang pemain telah berada pada posisi offside. Skorpun tetap 1-0 untuk keunggulan Minangkabau FC.

Terlihat pada babak pertama ini, permainan Real Mataram kurang berkembang dan lebih banyak menerima tekanan dari tim tamu. Namun demikian Fernando Soler cs sempat beberapa kali menghasilkan peluang diantaranya melalui Reza Aditya pada menit 17. Mendapatkan umpan dari lini tengah Reza bergerak ke kotak pinalti lawan. Namun sayang tendangannya masih mampu diblok oleh Milan Susak.

Pada menit 28, Minangkabau FC mendapatkan peluang emas. Berawal dari umpan terobosan Mario Karlovic ke jantung pertahanan Real Mataram. Akibat ditinggalkan Nandri Eka membuat sisi tengah pertahanan menjadi kosong, hal ini membuat Rizal Tomagola dengan mudah menyambut umpan tersebut dan langsung membawa bola ke arah gawang. Namun sayang Rizal gagal menjebol gawang Real Mataram setelah sontekannya mampu diamankan oleh Santoso.

Ancaman Minangkabau FC berlanjut, tepatnya pada menit 30. Berawal dari pergerakan Imran Hadi di sisi kanan yang kemudian memberikan umpan silang ke kotak pinalti Real Mataram. Umpan tersebut kemudian disambut dengan tendangan kaki kanan Kuagika David. Beruntung bagi Real Mataram karena Santoso berhasil menepis tendangan tersebut.

Melihat lini tengah kurang berkembang, pelatih Jose Basulado berupaya melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Zainal Abidin untuk di gantikan Ryung Thae Phyo.

Menit 39 Minangkabau FC berhasil menggadakan keunggulannya menjadi 2-0. Gol tercipta akibat bunuh diri dari bek Real Mataram FC, Dedik Susanto. Gol berawal dari pergerakan Kuagika David di sisi kanan. Setelah berhasil melewati Nandri Eka, Kuagika mengirimkan umpan silang ke kotak pinalti Real Mataram. Umpan silang mampu diterima oleh Maurito Mauro yang lansung melakukan tendangan kaki kanang. Dedik Susanto yang mencoba menghalau tendangan tersebut justru menyundul bola masuk ke gawangnya sendiri.

Setelah gol tersebut praktis tidak ada peluang berarti dari kedua kubu dan hingga peluit akhir babak pertama skor tetap 2-0 untuk keunggulan tim tamu.

Babak Kedua

Mengawali babak kedua Real Mataram langsung melakukan pergantian pemain, dimana Doni Ikhsan digantikan Eko Wijayanto. Terlihat, dengan masuknya Eko Wijayanto, Real Mataram ingin meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Pada awal babak kedua Real Mataram langsung mencoba menguasai permainan dan lebih banyak menciptakan peluang. Sedangkan Minangkabau cenderung ingin mempertahankan keunggulannya dengan bermain lebih bertahan.

Peluang bagi Real Mataram datang pada menit ke 52 ketika Reza Aditya mencoba peruntungannya dengan melakukan tendangan jarak jauh, namun sayang arahnya masih melambung tinggi di atas mistar gawang Minangkabau FC.

Pada menit ke 59 Real Mataram kembali mendapatkan peluang. Berawal dari aksi Bisri di lini tengah yang diakhiri dengan umpan terobosan ke arah Eko Wijayanto. Namun sayang Eko kurang cepat bereaksi sehingga bola berhasil diamankan oleh kiper Minangkababu, Agus Murod.

Pada babak kedua ini, kedua kubu tidak memiliki peluang yang berarti hingga pada menit 79 ketika Ryung Thae Phyo melesakkan bola ke gawang Minangkabau FC untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol berawal dari umpan silang Nurmansayah ke area pertahanan lawan. Umpan tersebut diterima oleh Eko Prasetyo melalui sundulan ke arah Ryung Thae Phyo. Dengan sebuah tendangan kaki kiri mendatar, Ryung Thae berhasil menaklukkan Agus Murod.

Setelah gol tersebut membuat semangat anak-anak Real Mataram untuk mengejar ketertinggal semakin tinggi. Namun akibat rapat serta disiplinya lini pertahanan Minangkabau FC membuat skor tetap bertahan 1-2 hingga peluit akhir pertandingan berbunyi.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-fc-1-2-minangkabau-fc/feed/ 0
Real Mataram Waspadai Pemain Asing Lawan https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-waspadai-pemain-asing-lawan/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-waspadai-pemain-asing-lawan/#comments Fri, 13 May 2011 18:09:09 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=535 Kekuatan pemain asing lawan tim Minangkabau FC menjadi hal yang paling diwaspadai oleh tim tuan rumah Real Mataram FC dalam laga lanjutan kompetisi LPI yang akan digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta (15/4) mendatang.

Manajer klub Real Mataram, Kusnadi, menyempatkan diri untuk melihat sebentar latihan tim Minangkabau FC yang akan [...]

]]>
Kekuatan pemain asing lawan tim Minangkabau FC menjadi hal yang paling diwaspadai oleh tim tuan rumah Real Mataram FC dalam laga lanjutan kompetisi LPI yang akan digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta (15/4) mendatang.

Manajer klub Real Mataram, Kusnadi, menyempatkan diri untuk melihat sebentar latihan tim Minangkabau FC yang akan menjadi calon lawan berikutnya. Lima pemain asing yang dimiliki lawan secara rata-rata mempunyai ketrampilan di atas rata-rata. Penguasaan bola juga sangat baik, serta postur tubuhnya juga tinggi.

Dengan absennya Febre di sektor pertahanan, maka diperkirakan pemain bertahan The Reds Army akan mengalami kesulitan dalam menghadapi gelombang serangan dari umpan-umpan lambung di depan gawang.

Untuk sektor penajaga gawang Real Mataram, Santosa yang kemungkinan besar akan diturunkan diharapkan lebih cermat dalam mengantisipasi umpan-umpan silang lambung di depan gawangnya. Di samping itu, kedua stopper Real Mataram, Dedik dan Chamli, harus mampu menghentikan pergerakan penyerang lawan.

Sementara dari pihak lawan, pelatih tim Minangkabau FC, Divaldo Alves menyatakan optimis tim asuhannnya mampu meraih poin. Harapannya tetap poin penuh. Dia sedikit banyak sudah mengetahui pola permainan Real Mataram FC.

Sedangkan pelatih kiper tim Minangkabau FC, Aris Rinaldi, menyatakan bahwa penjaga gawangnya, Agus Murod Alfarizi siap mengantisipasi tendangan dari kedua penyerang Real Mataram, baik Soler maupun Reza. Mantan penjaga gawang Persib Bandung ini juga yakin bahwa timnya akan mampu membawa pulang poin, harapnnya tetap tiga poin.

Sementara itu, untuk laga yang digelar esok hari, panitia setempat menyatakan telah mencetak 5.000 tiket. Masing-masing terdistribusi 2.000 tiket untuk tribun barat yang dijual seharga Rp 20.000,-. Sisanya sebanyak 3.000 tiket untuk tribun terbuka yang dijual dengan harga Rp 10.000,-. Harga tiket sengaja dibuat agar dapat terjangkau seluruh lapisan pencinta dan penikmat sepak bola di Provinsi DIY.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-waspadai-pemain-asing-lawan/feed/ 0
Perkiraan Pemain Tim Real Mataram FC https://realmataramfc.com/news/team-news/perkiraan-pemain-tim-real-mataram-fc/ https://realmataramfc.com/news/team-news/perkiraan-pemain-tim-real-mataram-fc/#comments Fri, 13 May 2011 17:52:28 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=534 Dalam rangka persiapan menghadapi laga lanjutan kompetisi LPI sabtu (14/5) mendatang, tim pelatih Real Mataram FC telah melakukan beberapa langkah persiapan guna menjalani laga melawan tim asal Padang, Minangkabau FC di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Persiapan yang telah disusun oleh tim manajemen Real Mataram di antaranya adalah menentukan Staring XI [...]

]]>
Dalam rangka persiapan menghadapi laga lanjutan kompetisi LPI sabtu (14/5) mendatang, tim pelatih Real Mataram FC telah melakukan beberapa langkah persiapan guna menjalani laga melawan tim asal Padang, Minangkabau FC di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Persiapan yang telah disusun oleh tim manajemen Real Mataram di antaranya adalah menentukan Staring XI yang akan diturunkan pada laga hari Sabtu mendatang.

Adapaun perkiraan Starting XI yang akan dimainkan saat laga melawan Minangkabau FC adalah sebagai berikut:

Real Mataram FC (3-5-2): Santoso; Nandri Eka, Dedik Susanto, M. Chamli; Bisri Mustofa, Doni Ikhsan, Ali Machrus, Zainal Abidin, Eko Prasetyo; Fernando Soler, Reza Aditya.

Sedangkan untuk susunan nama yang akan ditempatkan di bench pemain diantaranya:

- Andi Iswantoro (Penjaga Gawang)

- Jajang Hasan, Rudy Handoko (Belakang)

- Supriyanto, Yunte (Tengah)

- Eko Wijayanto, Nurmansyah (Depan)

Pemilihan pemain tersebut didasarkan pada taktik dan strategi yang akan diterapkan serta kondisi fisik dan mental pemain. Dengan susunan pemain tersebut, Jose berharap tim Real Mataram mampu meraih angka penuh.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/perkiraan-pemain-tim-real-mataram-fc/feed/ 0
Febre Absen Lawan Minangkabau FC https://realmataramfc.com/news/team-news/febre-absen-lawan-minangkabau-fc/ https://realmataramfc.com/news/team-news/febre-absen-lawan-minangkabau-fc/#comments Fri, 13 May 2011 12:35:12 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=532 Tim Real Mataram FC dipastikan bakal kehilangan salah satu pilar di lini belakang saat menghadapi Minangkabau FC di Stadion Mandala Krida, Sabtu esok (14/5). Pemain yang absen tersebut adalah Cristian Febre. Stopper raksasa andalan tim The Reds Army tersebut absen dikarenakan telah menerima hukuman akumulasi lima kartu kuning.

Cristian Febre dipastikan absen kala dirinya bertanding melawan Bogor Raya FC di Cibinong, pekan lalu. Di pertandingan tersebut, Febre menerima sebuah kartu kuning sehingga dapat dipastikan dirinya tidak bisa memperkuat tim Real Mataram saat berjumpa dengan Minangkabau FC mendatang dalam lanjutan kompetisi LPI. [...]

]]>
Tim Real Mataram FC dipastikan bakal kehilangan salah satu pilar di lini belakang saat menghadapi Minangkabau FC di Stadion Mandala Krida, Sabtu esok (14/5). Pemain yang absen tersebut adalah Cristian Febre. Stopper raksasa andalan tim The Reds Army tersebut absen dikarenakan telah menerima hukuman akumulasi lima kartu kuning.

Cristian Febre dipastikan absen kala dirinya bertanding melawan Bogor Raya FC di Cibinong, pekan lalu. Di pertandingan tersebut, Febre menerima sebuah kartu kuning sehingga dapat dipastikan dirinya tidak bisa memperkuat tim Real Mataram saat berjumpa dengan Minangkabau FC mendatang dalam lanjutan kompetisi LPI.

“Febre absen. Namun saya tidak khawatir, karena masih ada Miftah dan Dedi. Keduanya saya rasa mampu menggantikan peran Febre,” ujar arsitek Real Mataram, Jose 'Pepe' Basualdo seperti yang dilansir Harian Jogja, Rabu (11/5) yang lalu.

Pepe mengaku akan tetap menerapkan permainan menyerang dalam laga terakhir kali ini untuk mendapatkan poin penuh. Permainan menyerang tetap akan diperlihatkan demi merealisasikan tiga poin dan mengangkat posisi Real Mataram dari papan bawah klasemen.

“Kami tetap seperti biasa. Bermain dengan karakter kami. Soal penampilan yang selalu menurun di sepuluh menit terakhir itu bukan karena fisik anak-anak, namun lebih kepada konsentrasi yang dimiliki mereka. Inilah yang sedang kami atasi,” imbuh eks pemain Timnas Argentina itu.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/febre-absen-lawan-minangkabau-fc/feed/ 0
Mantapkan Strategi Permainan https://realmataramfc.com/news/team-news/mantapkan-strategi-permainan/ https://realmataramfc.com/news/team-news/mantapkan-strategi-permainan/#comments Thu, 12 May 2011 17:21:38 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=524 Tim pelatih yang dipimpin Jose Basualdo (Pepe) pada hari Kamis (12/5), telah berlatih guna memantapkan strategi permainan. Untuk mencapai target kemenangan, maka pilihan strategi yang tepat adalah ofensif yang disertai dengan menjaga keseimbangan antar lini.

Strategi ofensif yang diterapkan Pepe selama ini dengan pola 3-4-1-2. Penerapan strategi ini cukup efektif, [...]

]]>
Tim pelatih yang dipimpin Jose Basualdo (Pepe) pada hari Kamis (12/5), telah berlatih guna memantapkan strategi permainan. Untuk mencapai target kemenangan, maka pilihan strategi yang tepat adalah ofensif yang disertai dengan menjaga keseimbangan antar lini.

Strategi ofensif yang diterapkan Pepe selama ini dengan pola 3-4-1-2. Penerapan strategi ini cukup efektif, terbukti dari 17 laga mampu mencetak 26 gol. Di sisi lain, gawang Real Mataram telah dibobol lawan sebanyak 39 gol. Ini menunjukkan bahwa para pemain belum mampu menjaga keseimbangan antar lini.

Kondisi seperti tersebut diperparah dengan inkonsistensi penjaga gawang Real Mataram yaitu Arik Bakhtiar dan Santosa. Kedua kiper tersebut terkadang masih membuat blunder atau kesalahan yang selanjutnya menyebabkan terjadinya gol.

Pepe berharap dalam menghadapi tim Urang Awak nanti pemainnya mampu menerapkan permainan ofensif dengan menjaga keseimbangan antar lini. Jika pemain mampu lebih disiplin dalam bermain, maka strategi yang diterapkan akan mampu menghasilkan sesuatu yang optimal.

Selanjutnya, seperti penuturan Kusnadi (manajer klub), dirinya berharap pada saat laga nanti tidak turun hujan. Jika hujan dan lapangan tergenang air atau becek, maka dipastikan ciri khas permainan Real Mataram yaitu umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki tidak bisa diterapkan. Belajar dari laga melawan Semarang United FC, Solo FC, dan Bogor Raya FC di mana lapangan becek atau tergenang air dipastikan permainan Real tidak optimal.

Untuk strategi alternatif yang lain, dapat menerapkan permainan dengan umpan-umpan panjang yang langsung menusuk jantung pertahanan lawan jika kondisi lapangan tergenang. Namun demikian tim pelatih juga telah menyiapkan alternatif strategi jika ternyata turun hujan dan lapangan menjadi becek. Apalagi di sektor pertahanan Minangkabau FC cukup solid.

Fokus serangan Real Mataram tetap akan dialirkan melalui kedua sayap. Untuk peran kedua wingback menjadi cukup sentral, Eko Prasetyo W dan Jajang Hasan, diharapkan mampu menghidupkan serangan dari sayap.

Dukungan dari lapangan tengah juga diharapkan optimal sehingga distribusi bola menjadi lebih lancar. Di sini, peran Doni Ikhsan dan M. Zainal Abidin diperlukan agar serangan lebih variatif. Dengan serangan kombinasi dari sayap dan lapangan tengah, kesempatan duet penyerang Fernando Soler dan Reza Aditya mendapat peluang semakin besar.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/mantapkan-strategi-permainan/feed/ 0
Targetkan Kemenangan https://realmataramfc.com/news/team-news/targetkan-kemenangan/ https://realmataramfc.com/news/team-news/targetkan-kemenangan/#comments Wed, 11 May 2011 17:26:45 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=523 Real Mataram FC mempersiapkan diri guna menjamu Minangkabau FC Padang. Untuk itu tim pelatih telah menyiapkan strategi yang tepat untuk dapat mengalahkan tamunya.

Secara umum strategi yang diterapkan adalah ofensif dengan menjaga keseimbangan antar lini. Pola yang diterapkan tetap 3-4-1-2. Laga tersebut akan digelar Sabtu (14/5) di Stadion Mandala Krida [...]

]]>
Real Mataram FC mempersiapkan diri guna menjamu Minangkabau FC Padang. Untuk itu tim pelatih telah menyiapkan strategi yang tepat untuk dapat mengalahkan tamunya.

Secara umum strategi yang diterapkan adalah ofensif dengan menjaga keseimbangan antar lini. Pola yang diterapkan tetap 3-4-1-2. Laga tersebut akan digelar Sabtu (14/5) di Stadion Mandala Krida dan kick off pada pukul 15.30 WIB.

Dalam laga nanti Real sedikit menghadapi masalah di sektor pertahanan, yaitu tidak diturunkannya Christian Febre karena hukuman akumulasi kartu kuning. Untuk itu, Jose Basualdo (pelatih kepala) telah menyiapkan pemain pengganti yaitu M. Chamli dan Rudy Handoko. Diperkirakan komposisi pemain belakang akan diisi oleh Nandry Eka S, Dedik Susanto, dan M. Chamli atau Rudy Handoko.

Harus diakui, tanpa Febre, kekuatan lini belakang Real Mataram menjadi berkurang. Pepe Basualdo berharap pemain belakang yang diturunkan bermain dengan disiplin dan tanpa kompromi. Dengan bermain demikian, maka sektor pertahanan akan lebih solid. Pemain belakang Real Mataram harus waspada terhadap penyerang asing lawan yaitu Maurito Mauro dan Kuagika David.

Di lapangan tengah Real kemungkinan akan menurunkan komposisi yang tidak berbeda seperti pada saat melawan Bogor Raya. Wingback dipercayakan kepada Eko Prasetyo W dan Jajang Hasan, sedangkan pemain gelandang yang lain adalah M. Zainal Abidin, Doni Ikhsan, dan Ali Machrus atau Yunte.

Pilihan pemain gelandang yang lain adalah Supriyanto dan Imam Sapi’i. Mereka akan berduel dengan gelandang lawan yang dikomandani oleh Mario Karlovic. Pemain merupakan pengatur serangan dari Minangkabau. Di samping itu ada Juninho yang mempunyai kemampuan teknis yang sangat memadai.

Diperkirakan tim tamu akan lebih banyak menumpuk pemain di lapangan tengah untuk menghadang permainan ofensif Real. Di sini M. Zainal Abidin sebagai playmaker harus lebih kreatif untuk mengatur permainan dan memberikan umpan-umpan terobosan kepada duet penyerang Real. Jika tembok pertahanan Minangkabau sangat rapat, maka tembakan-tembakan dari lini kedua harus berani dilakukan oleh pemain Real.

Kemudian di sektor depan, Real Mataram akan menempatkan Fernando Soler dan Reza Aditya atau Eko Wijayanto. Andrid Wibawa belum dapat turun karena masih mengikuti seleksi Timnas U-23. Harus diakui tanpa Andrid, kekuatan lini depan memang berkurang. Hal tersebut nampak dalam laga melawan Bogor Raya FC.

Soler dengan Reza atau Eko harus bekerja keras untuk menembus pertahanan Minangkabau. Seperti diketahui, lini belakang tim Urang Awak ini diperkuat 2 pemain asing yang berpengalaman yaitu Rivelino dan Milan Susak. Hal inilah yang menyebabkan pertahanan Minangkabau yang dilatih Divaldo Alves dikenal solid.

Kusnadi (manajer klub) telah memberikan suntikan mental kepada pemainnya. Mereka diharapkan dapat bermain ngotot dengan semangat petarung. Dalam beberapa laga pemain Real telah menunjukkan hal tersebut, seperti pada saat melawan Persema, Batavia Union, dan Tangerang Wolves. Jika pemainnya mampu bermain demikian, maka harapan untuk memperoleh kemenangan sangat besar.

Sementara itu, Soelistyo (ketua panpel) menyetakan telah mencetak 5.000 tiket. Harga tiket untuk tribun barat Rp 20.000,-, sedangkan tribun terbuka seharga Rp. 10.000,-.

Diharapkan penikmat sepak bola di seluruh DIY dapat menonton laga ini, dikarenakan sudah beberapa waktu pertandingan Divisi Utama sudah berakhir. Laga terakhir Real Mataram FC di putaran pertama Kompetisi LPI diharapkan menjadi sajian alternatif bagi pencinta dan penikmat sepak bola di DIY.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/targetkan-kemenangan/feed/ 0
Rencana Merger Hanyalah Wacana https://realmataramfc.com/news/team-news/wacana-merger-hanyalah-wacana/ https://realmataramfc.com/news/team-news/wacana-merger-hanyalah-wacana/#comments Tue, 10 May 2011 19:36:00 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=522 Di beberapa media di Yogyakarta, dimuat pro dan kontra mengenai rencana merger Real Mataram FC dengan salah satu klub lokal DIY, PSS Sleman. Dan perlu diketahui, rencana merger tersebut baru sebatas wacana saja. Belum ada tindakan lebih jauh dari manajemen Real Mataram FC.

Merger tim sepakbola dalam sejarah sepak bola [...]

]]>
Di beberapa media di Yogyakarta, dimuat pro dan kontra mengenai rencana merger Real Mataram FC dengan salah satu klub lokal DIY, PSS Sleman. Dan perlu diketahui, rencana merger tersebut baru sebatas wacana saja. Belum ada tindakan lebih jauh dari manajemen Real Mataram FC.

Merger tim sepakbola dalam sejarah sepak bola di berbagai negara adalah hal yang wajar, termasuk di Indonesia. Proses merger tidak semudah membalik telapak tangan.

Syarat utama dari merger diantaranya, haruslah ada kesamaan visi dan misi dari kedua klub yang akan melebur menjadi satu, atau dalam istilah sering dikatakan “merger”.

Kemudian, dalam rencana merger diperlukan juga proses yang harus melibatkan stockholder dan stakeholder. Jika seluruh elemen, baik dari stockholder dan stakeholder dari kedua belah pihak sepakat, baru dilanjutkan dengan proses negosiasi yang terkait hak dan kewajiban dari kedua belah pihak baik dari aspek finansial, regulasi, dan manajemen.

Terlepas dari hal tersebut, manajemen tim Real Mataram FC mengucapkan terima kasih atas tanggap elemen pencinta sepakbola, termasuk peran para supporter atas wacana merger tersebut. Pro dan kontra yang terjadi sebenarnya menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap tim Real Mataram FC.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/wacana-merger-hanyalah-wacana/feed/ 0
Real Mataram Pecundangi Tim Jogja Selection https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-pecundangi-tim-jogja-selection/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-pecundangi-tim-jogja-selection/#comments Tue, 10 May 2011 19:21:21 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=519 Kemenangan kembali diperoleh tim Real Mataram FC ketika meladeni tim Jogja Selection sore tadi, (10/5) di Stadion Tridadi, Sleman. Dalam pertandingan tersebut, Real sukses mencetak dua gol tanpa balas.

Unggul dalam penyelesaian akhir menjadi kunci kemenangan tim Real Mataram atas tim lawan. Keunggulan tersebut juga terbukti dengan penguasaan bola yang [...]

]]>
Kemenangan kembali diperoleh tim Real Mataram FC ketika meladeni tim Jogja Selection sore tadi, (10/5) di Stadion Tridadi, Sleman. Dalam pertandingan tersebut, Real sukses mencetak dua gol tanpa balas.

Unggul dalam penyelesaian akhir menjadi kunci kemenangan tim Real Mataram atas tim lawan. Keunggulan tersebut juga terbukti dengan penguasaan bola yang lebih baik yang berujung pada terciptanya dua gol dalam pertandingan tersebut yang dihasilkan oleh Real Mataram, “Gatot” Nurmansyah, dan bunuh diri dari pemain lawan, Patrick Domnal

Pertandingan sendiri sebenarnya berjalan cukup imbang, duel di lini tengah kerap terjadi sehingga bola lebih banyak bermain di lapangan tengah pertandingan.

Secara keseluruhan di babak pertama, tim Real Mataram lebih efektif dalam penyerangan. Terbukti dengan lahirnya gol yang dilesakkan oleh “Gatot” Nurmansyah dan hasil bunuh diri dari Patrick Domnal yang seakan menjelaskan efektifnya serangan yang dibangun The Reds Army.

Lini tengah Real yang dikomandoi oleh Zainal Abidin serta Doni Ikhsan terbilang cukup padu di babak pertama. Duet Zainal serta Doni, terbukti sukses di babak pertama. Umpan-umpan manja kerap dilakukan oleh keduanya yang berujung pada gol tim Real.

Memasuki babak kedua, kendali permainan lebih banyak dipegang oleh tim Real Mataram. Namun sesekali, tim lawan kerap melancarkan serangan balik cepat yang membuat pertahanan Real harus bekerja keras. Sektor pertahanan yang digalang oleh Rudy terbukti cukup ampuh guna mematikan pergerakan penyerang tim Jogja Selection yang diperkuat oleh Roberto Kwateh

Dengan pertandingan tersebut, diharapkan para pemain Real telah siap dan focus guna menjalani partai kandang terakhir di putaran pertama kompetisi LPI yang akan digelar hari Sabtu (14/5) melawan Minangkabau FC, Padang. ]]> https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-pecundangi-tim-jogja-selection/feed/ 0 Berstatus Underdog, Real Mataram Tetap Waspada https://realmataramfc.com/news/team-news/berstatus-underdog-real-mataram-tetap-waspada/ https://realmataramfc.com/news/team-news/berstatus-underdog-real-mataram-tetap-waspada/#comments Tue, 10 May 2011 18:59:47 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=518 Jelang laga lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia, tim Real Mataram FC dijadwalkan akan menjamu Minangkabau FC di Stadion Mandala Krida besok Sabtu (14/5) pukul 15.30 WIB.

Sedangkan menurut klasemen sementara LPI, Minangkabau berada di peringkat ke-13, sedangkan tim Real Mataram menempati posisi 15 klasemen. Dari 16 laga yang telah dijalani [...]

]]> Jelang laga lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia, tim Real Mataram FC dijadwalkan akan menjamu Minangkabau FC di Stadion Mandala Krida besok Sabtu (14/5) pukul 15.30 WIB.

Sedangkan menurut klasemen sementara LPI, Minangkabau berada di peringkat ke-13, sedangkan tim Real Mataram menempati posisi 15 klasemen. Dari 16 laga yang telah dijalani tim dari kota Padang, mereka mampu memperoleh total angka 21. Sedangkan Real, dari 17 pertandingan yang dijalani baru memperoleh angka 16.

Dengan melihat posisi klasemen yang ada seperti sekarang ini, dapat dikatakan jika skuad The Reds Army berstatus underdog. Dengan posisi tersebut, diharapkan para pemain dapat bermain lepas.

Sedangkan untuk urusan strategi, tidak ada perubahan yang berarti. Jose “Pepe” Basualdo (pelatih kepala) akan berusaha bermain ofensif. Pola yang digunakan tetap 3-4-1-2 yang dapat berubah menjadi 3-5-2 dan jika diserang berubah menjadi 5-3-2. Pepe selalu mengingatkan pemainnya untuk menjaga keseimbangan antar lini.

Kelemahan mencolok yang kerap ditunjukkan oleh para pemain adalah peran dari pemain lini tengah yang sering terlambat turun membantu pertahanan. Hal ini terjadi baik partai kandang dan tandang. Kondisi tersebut terkait dengan disiplin pemain dan karakteristik gelandang yang dimiliki Real adalah gelandang serang. Hanya Ali Machrus yang tipikal gelandang bertahan. Pemain lain seperti Doni Ikhsan, Yunte, Supriyanto, M. Zainal Abidin merupakan gelandang serang.

Sedangkan untuk urusan wingback, tim Real Mataram sebenarnya memiliki Eko Prasetyo W, Bisri Mustofa, dan Jajang Hasan, kinerjanya baik dalam hal penyerangan, namun kurang dalam bertahan. Ini menjadi Pekerjaan Rumah bagi tim pelatih, agar memperbaiki kinerja lini pertahanan supaya lebih solid.

Dalam hal disiplin menjaga pemain asing lawan, Kusnadi (manajer klub) selalu mengingatkan untuk menjaga pemain lawan yang berbahaya, khususnya pemain asing. Pada saat melawan Bandung FC, pemain yang yang dianggap berbahaya adalah Perry N Somah dan Lee Hendrie. Dalam laga tersebut justru Perry N Somah mampu mencetak hattrick ke gawang Real. Demikian pula pada saat melawan Tangerang Wolves FC, pemain yang berbahaya adalah Wallace dan Luis Fetoza. Dalam laga kandang tersebut, ternyata Luis Fetoza mampu mencetak gol melalui serangan balik yang cepat.

Sedangkan dalam pertandingan terakhir melawan Bogor Raya, salah satu pemain yang dianggap berbahaya adalah Andrija Jukic. Pemain ini juga mampu mencetak gol kedua bagi Bogor. Menurut Kusnadi, jika pemain lebih disiplin maka kemungkinan terjadinya gol dapat dihindari.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/berstatus-underdog-real-mataram-tetap-waspada/feed/ 0
Kembali Bermarkas di Stadion Mandala Krida https://realmataramfc.com/news/team-news/kembali-bermarkas-di-stadion-mandala-krida/ https://realmataramfc.com/news/team-news/kembali-bermarkas-di-stadion-mandala-krida/#comments Mon, 09 May 2011 18:30:43 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=517 Pada hari Sabtu (14/5) mendatang, Real Mataram FC akan menjamu tamunya Minangkabau FC, Padang. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Seperti diketahui, pertandingan tersebut merupakan laga terakhir tim Real Mataram di putaran pertama.

Menurut Soelistyo (ketua panpel), laga tersebut sengaja digelar di Stadion Mandala Krida dengan pertimbangan [...]

]]>
Pada hari Sabtu (14/5) mendatang, Real Mataram FC akan menjamu tamunya Minangkabau FC, Padang. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Seperti diketahui, pertandingan tersebut merupakan laga terakhir tim Real Mataram di putaran pertama.

Menurut Soelistyo (ketua panpel), laga tersebut sengaja digelar di Stadion Mandala Krida dengan pertimbangan lokasi yang strategis. Harapannya, lokasi stadion tersebut dapat diakses oleh warga dari berbagai penjuru DIY. Dengan tidak bertandingnya tim PSIM, PSS, dan Persiba diharapkan pencinta sepakbola di DIY dapat menikmati pertandingan ini. Soelistyo juga mengingatkan bahwa Real Mataram FC merupakan wakil tim DIY di Kompetisi LPI.

Sampai minggu ke-18, untuk sementara Real Mataram menempati posisi ke-15 klasemen sementara, sedangkan Miangkabau berada dua tingkat diatas tim Real Mataram yaitu di posisi 13. Dengan demikian kinerja kedua tim tidak jauh berbeda. Real memperoleh 16 angka, sedangkan Minangkabau 21 angka. Dengan kondisi demikian, maka posisi Real dapat dianggap underdog pada saat menjamu Minangkabau.

Kusnadi (manajer klub) masih mempunyai keyakinan yang besar timnya mampu mengalahkan Minangkabau. Belajar dari laga kala menghadapi Batavia Union, meskipun peringkat lebih rendah namun mampu mengalahkan lawan.

Harus diakui secara individu, kemampuan pemain Minangkabau lebih merata. Sebagai contoh, di posisi penjaga gawang ada nama Agus Murod Alfarizi dan M. Syukron. Dua nama kiper yang malang melintang di kancah kompetisi nasional. Demikian pula, kualitas pemain asing yang dimiliki merata di setiap lini. Di sektor pertahanan ada nama Rivelino (kapten) dan Milan Susak. Kemudian ada Mario Karlovic sebagai playmaker. Di lini depan ada Maurito Mauro dan Kuagika David.

Dalam mencetak gol, produktivitas tim Minang masih di bawah Real. Untuk sementara ini Minangkabau memasukkan 15 gol, dan kemasukan 17 gol. Sedangkan Real memasukkan 26 gol, tetapi kemasukan 39 gol. Harus diakui tidak mudah untuk mengalahkan tim tamu. Untuk itu, tim pelatih Real akan meracik strategi yang mampu mengalahkan tamunya. Kita tunggu saja hasilnya di atas rumput lapangan Mandala Krida.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/kembali-bermarkas-di-stadion-mandala-krida/feed/ 0
Evaluasi Hasil Laga Melawan Bogor Raya https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-hasil-laga-melawan-bogor-raya/ https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-hasil-laga-melawan-bogor-raya/#comments Sun, 08 May 2011 18:19:05 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=513 Laga melawan Bogor Raya FC telah diketahui hasilnya dimana The Reds Army kalah 0-3. Permainan kedua tim memang tidak dapat berkembang, karena lapangan becek akibat guyuran hujan yang mengguyur Stadion Cibinong. Guyuran hujan terjadi sepanjang 15 menit di awal babak pertama.

Skenario permainan Real Mataram FC yang telah direncanakan [...]

]]>
Laga melawan Bogor Raya FC telah diketahui hasilnya dimana The Reds Army kalah 0-3. Permainan kedua tim memang tidak dapat berkembang, karena lapangan becek akibat guyuran hujan yang mengguyur Stadion Cibinong. Guyuran hujan terjadi sepanjang 15 menit di awal babak pertama.

Skenario permainan Real Mataram FC yang telah direncanakan menjadi berantakan. Ciri khas umpan-umpan pendek yang dialirkan melalui sayap tidak bisa diterapkan, sedangkan untuk irama permainan sendiri akhirnya banyak mengandalkan umpan-umpan panjang yang langsung menusuk pertahanan lawan. Pola serangan ini dengan mudah dimentahkan oleh benteng pertahanan Bogor.

Gol pertama Bogor lahir di menit ke-22 oleh Isoewardi. Terjadinya gol berawal dari kemelut di depan gawang Arik Bakhtiar (Real). Tendangan yang tidak terlalu keras oleh Isoewardi mengenai badan Doni Ikhsan (Real) dan bola berbelok arah sehingga Arik gagal mengantispasinya.

Secara keseluruhan Bogor memang sedikit lebih menguasai jalannya pertandingan. Dari segi teknis dan invidu, sebenarnya kedua tim cukup berimbang. Real juga sempat memperoleh peluang emas namun belum dapat berbuah gol. Kegagalan memanfaatkan peluang diantaranya terjadi saat umpan yang dilepaskan oleh Eko Prasetyo W gagal dikonversi menjadi gol oleh Reza Aditya. Kemudian tembakan bebas Christian Febre yang mengenai mistar gawang.

Pada babak kedua, kedua tim masih mengandalkan umpan-umpan panjang. Permainan kedua tim juga berimbang. Pada menit ke-61 Bogor menambah gol, Andrija Jukic berhasil menyambut tendangan bebas Qodrat Maulana. Sedangkan gol terakhir Bogor dicetak oleh Novrizal di menit ke-88. Hasil laga ini menjadikan Real tetap di posisi 15 klasemen sementara Kompetisi LPI. Kekalahan dari Bogor menjadikan tren negatif tim Real semakin panjang, yaitu:

1) Tim asuhan Pepe Basualdo belum pernah menang dari tim yang diasuh oleh pelatih lokal.

2) Setiap berlaga pasti kebobolan (no clean sheet), dan hampir pasti pemain asing lawan mampu mencetak gol.

Real menjadi tim yang paling banyak kebobolan yaitu 39 gol. Hal ini mengindikasikan bahwa ada masalah di sektor pertahanan dan kinerja penjaga gawang.

3) Kemasukan gol di 15 menit terakhir, ini menunjukkan konsentrasi pemain menurun. Menurunnya konsentrasi terkait dengan merosotnya kondisi fisik pemain.

Berdasarkan kondisi tersebut maka pada putaran kedua nanti tim Real Mataram FC seharusnya:

1) Menambah pemain asing dan atau lokal setidaknya untuk posisi kiper dan pemain bertahan (libero, stopper, bek sayap, dan gelandang bertahan). Untuk gelandang serang Real hampir pasti merekrut Adrian Caceres (Australia)

2) Untuk meningkatkan kinerja fisik, maka tim Real perlu mendatangkan pelatih fisik.

Sementara untuk pertandingan terakhir di putaran pertama, tim Real akan menjamu Minangkabau FC. Menurut Soelistyo (Ketua Panpel) pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Mandala Krida pada hari Sabtu, 14 Mei 2011 pukul 15.30 WIB.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-hasil-laga-melawan-bogor-raya/feed/ 0
Match Report : Bogor Raya FC 3 – 0 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-bogor-raya-fc-3-0-real-mataram-fc/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-bogor-raya-fc-3-0-real-mataram-fc/#comments Sat, 07 May 2011 15:53:59 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=510 Real Mataram FC kembali mengalami kekalahan telak dalam lanjutan Liga Primer Indonesia. Kali ini Fernando Soler cs harus mengakui keunggulan Bogor Raya FC dengan skor 3-0. Pada pertandingan yang digelar sabtu [7/5/2011] di stadion Cibinong, Bogor, Real Mataram FC sebenarnya berhasil mengimbangi permainan Bogor Raya FC. Namun akibat kokohnya pertahanan Bogor Raya dan lemahnya pertahanan yang digalang Cristian Febre cs membuat 3 gol harus bersarang di gawang Arik Bahtiar.

]]>
Real Mataram FC kembali mengalami kekalahan telak dalam lanjutan Liga Primer Indonesia. Kali ini Fernando Soler cs harus mengakui keunggulan Bogor Raya FC dengan skor 3-0. Pada pertandingan yang digelar sabtu [7/5/2011] di stadion Cibinong, Bogor, Real Mataram FC sebenarnya berhasil mengimbangi permainan Bogor Raya FC. Namun akibat kokohnya pertahanan Bogor Raya dan lemahnya pertahanan yang digalang Cristian Febre cs membuat 3 gol harus bersarang di gawang Arik Bahtiar.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan diawali dalam cuaca mendung. Bogor Raya mencoba langsung menyerang namun serangannya kurang efektif. Sedangkan Real Mataram mencoba memberikan perlawanan melalui umpan-umpan pendek andalan mereka yang bertumpu pada Zainal Abidin.

Peluang pertama didapatkan oleh Bogor Raya pada menit ke 2 melalui Andrija Jukic. Berawal dari aksi individunya disebelah kiri dengan melewati beberapa bek Real Mataram. Walaupun berhasil masuk ke kotak pinalti lawan, namun Jukic gagal menaklukkan Arik Bahtiar. Peluang pun terbuang sia-sia.

Real Mataram membalas dua menit kemudian. Setelah melakukan aksi individu di tengah lapangan, Reza Aditya melakukan tendangan jarak jauh, namun sayang tendangannya masih lemah dan melebar. Satu menit kemudian hal yang sama juga dilakukan oleh Zainal Abidin namun masih melambung di atas mistar gawang.

Peluang yang cukup bagus berhasil diciptakan oleh Bogor Raya pada menit ke 7. Berawal dari pergerakan Oscar Alegre di sayap kanan hingga mampu menerobos ke kotak pinalti Real Mataram. Setelah melewati dua bek lawan, Alegre mengirimkan umpan ke tengah. Umpan tersebut kemudian diteruskan oleh Andrija Jukic kepada Isoewardi yang langsung melepaskan tendangan keras. Namun sayang Isoewardi terlebih dahulu terjebak Offside.

Pertandingan relatif seimbang dan saling serang. Bola terlihat lebih banyak berada ditengah. Serunya pertandingan sedikit terganggu oleh hujan yang turun dengan derasnya. Namun untungnya turunnya hujan ini belum mengganggu permainan kedua tim.

Menit ke 15 gelandang Bogor Raya Asharudin mencoba peruntungannya dengan melakukan tendangan keras dari luar kotak pinalti, namun arahnya masih dapat ditebak oleh Arik Bahtiar.

Akhirnya Bogor Raya berhasil unggul lebih dulu pada menit ke 22. Gol berawal dari umpan lambung ke tengah pertahanan Real Mataram. Bola kemudian disundul oleh Andrija Jukic ke arah gawang. Arik Bahtiar yang terlalu maju posisinya dengan susah payah berhasil menghalau sundulan tersebut. Namun bola liar kemudian dapat diraih oleh Isoewardi. Setelah mengecoh Arik, Isoewardi melakukan tendangan keras ke arah gawang. Doni Ikhsan yang berada tepat di depan gawang gagal menghalau tendangan tersebut. Skorpun berubah 1-0 untuk keunggulan Bogor Raya.

Setelah gol tersebut, Real Mataram mencoba membalas namun akibat kokohnya pertahanan Bogor Raya FC yang digalang Masferi Kasim cs membuat Fernando Soler tidak berdaya. Ditambah dengan lapangan yang mulai tergenang air semakin mempersulit Zainal Abdin cs untuk mengkreasikan serangan.

Peluang emas berhasil diciptakan oleh Real Mataram pada menit ke 44. Berawal dari tendangan bebas Ryung Thae Phyo di sisi kanan yang diarahkan langsung ke kotak pinalti Bogor Raya. Bola kemudian berhasil disundul oleh Cristian Febre. Namun sayang sundulan Febre masih membentur mistar gawang. Skor pun tetap 1-0 hingga peluit akhir babak pertama.

Babak Kedua

Di babak kedua akibat lapangan yang tergenang air membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan. Hasilnya di awal babak kedua tidak ada satu pun peluang yang berhasil diciptakan oleh kedua tim.

Menit ke 58 Bogor Raya mendapatkan peluang bagus. Berawal dari pelanggaran Cristian Febre terhadap Isoewardi, tendangan bebas yang diambil oleh Oscar Alegre masih membentur pagar betis. Bola liar kemudian diterima oleh Andrija Jukic yang langsung memberikan umpan ke tengah. Nandri melakukan halauan yang kurang sempurna dan justru jatuh di kaki Isoewardi. Untung tendangan Isoewardi masih dapat dihalau oleh Arik Bahtiar.

Bogor Raya mampu memperbesar keunggulannya pada menit ke 62. Gol tersebut dicetak oleh Andrija Jukic dengan memanfaatkan kesalahan Arik Bahtiar dalam mengantisipasi bola liar hasil kemelut di luar kotak pinalti Real Mataram.

Setelah gol tersebut Real Mataram mencoba meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan dua pemain pengganti yaitu Eko Wijayanto dan Ali Machrus. Namun kokohnya pertahanan Bogor Raya masih menggagalkan mereka untuk mencetak gol balasan.

Di menit-menit akhir pertandingan Bogor Raya lebih banyak memiliki peluang. Dan akhirnya pada menit ke 88, mereka memperbesar keunggulannya menjadi 3-0, kali ini melalui Nofrizal memanfaatkan kemelut di depan gawang Real Mataram.

Menurut Jose Basualdo, kemenangan lawan karena faktor dewi fortuna. "Saya lihat kiper kami bermain aneh. Entah kenapa dia tidak bermain bagus," ujar pelatih Real Mataram itu sedikit heran. Hal ini juga dibenarkan Kusnadi, Manajer Klub. "Kiper kami sering lepas bola. Tapi, memang dewi fortuna berpihak ke Bogor Raya," Manajer Tim Real Mataram menambahkan.

Kekalahan ini membuat posisi Real Mataram di klasemen tertahan di posisi 15 dengan 16 poin dari 17 kali bertanding.

Susunan pemain Real Mataram : Arik Bahtiar (28) [GK], Dedik Susanto (14), Nandri Eks. S (5), Cristian Febre (2) [DEF], Jajang Hasan (3), Doni Ikhsan (22), Ryung Thae Phyo (21), Eko Prasetyo (25), Zainal Abidin (8) [MID], Fernando Soler (9), Reza Aditya (11) [FWD]. Cadangan : 12. Andi Isawantoro, 27. Eko Wijayanto, 13. Ali Machrus, 4, Rudi Handoko, 16. Supriyanto.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-bogor-raya-fc-3-0-real-mataram-fc/feed/ 0
Jelang Laga Melawan Bogor Raya : Real Mataram Siap Tempur https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-bogor-raya-real-mataram-siap-tempur/ https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-bogor-raya-real-mataram-siap-tempur/#comments Fri, 06 May 2011 11:35:08 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=509 Tim Real Mataram FC hari Jumat (6/5) menyempatkan diri mencoba lapangan di Stadion Cibinong. Lokasi stadion berada sekitar 20 km dari hotel tempat rombongan tim Real menginap. Untuk mencapai stadion dibutuhkan waktu sekitar 30 menit, melalui jalan tol. Menurut Kusnadi (manajer klub) seluruh pemain dalam kondisi siap tempur, baik dari [...]

]]>
Tim Real Mataram FC hari Jumat (6/5) menyempatkan diri mencoba lapangan di Stadion Cibinong. Lokasi stadion berada sekitar 20 km dari hotel tempat rombongan tim Real menginap. Untuk mencapai stadion dibutuhkan waktu sekitar 30 menit, melalui jalan tol. Menurut Kusnadi (manajer klub) seluruh pemain dalam kondisi siap tempur, baik dari aspek fisik, mental, dan teknis.

Dengan berbagai pertimbangan, maka 11 pemain Real yang akan diturunkan sebagai starter adalah sebagai berikut: Penjaga gawang utama masih dipercayakan kepada Arik Bakhtiar, untuk lini pertahanan digalang oleh Christian Febre, Nandri Eka S., dan Dedik Susanto. Sementara, lini tengah permainan dipercayakan kepada Eko Praseyto W, Doni Ikhsan, Ali Machrus, M. Zainal Abidin serta Jajang Hasan. Untuk urusan penyerangan masih dipercayakan kepada top score sementara LPI, Fernando Soler, dan akan diduetkan dengan Reza Aditya.

Tim pelatih sengaja menurunkan Reza sebagai starter karena lincah dan cepat. Diharapkan dengan adanya Reza di sektor penyerangan, tim Real mampu membuka pertahanan Bogor Raya FC, sehingga Soler memperoleh peluang untuk mencetak gol. Untuk pelapis Reza, tim pelatih telah menyiapkan Eko Wijayanto. Pemain ini lebih berpengalaman dan bertenaga, jika kondisi fisik Reza menurun maka Eko disiapkan sebagai penggantinya.

Di pihak lawan, dua pemain asing andalan Bogor yaitu Oscar Adrian Alegre (penyerang) dan Diego Ivan Bogado (gelandang) sedang cidera dan kemungkinan tidak bermain saat menjamu Real. Di atas kertas, hal tersebut sedikit menguntungkan kubu Real Mataram, karena keduanya merupakan pemain kunci Bogor. Oscar sebagai penyerang telah mencetak 7 gol, sedangkan Bogado merupakan otak serangan yang kreatif.

Mengetahui hal tersebut, Jose ”Pepe” Basualdo (pelatih kepala) merasa tidak diuntungkan karena John Arwandi (pelatih Bogor) tentu telah menyiapkan pemain pengganti yang sepadan dan strategi yang jitu untuk menghadapi timnya. Pepe memang harus memecahkan ”mitos” bahwa tim asuhannya belum pernah menang melawan tim yang dilatih oleh pelatih lokal. Selama ini kemenangan Real justru dari tim yang diasuh oleh pelatih asing.

Secara khusus tim pelatih Real telah mengingatkan trio pemain bertahan, Febre, Nandri, dan Dedik, untuk mewaspadai serta menjaga penyerang lawan yaitu Andija Jukic, dan Luciano Ramon Jose Rimoldi. Sampai saat ini Jukic telah mencetak 7 gol. Hal ini dilakukan agar gawang Real terhindar dari kebobolan sehingga mampu meraih clean sheet untuk kali pertama.

Sedangkan ”tradisi” kebobolan oleh pemain asing diusahakan agar tidak terulang pada laga mendatang. Agar sektor pertahanan lebih solid, pemain gelandang juga diingatkan tidak terlambat turun membantu pertahanan. Kusnadi (manajer klub) juga mengingatkan pemainnya untuk bermain ngotot, disiplin, dan menjaga konsentrasi agar pulang ke Yogyakarta dengan membawa poin.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-bogor-raya-real-mataram-siap-tempur/feed/ 0
Berangkat Ke Bogor Untuk Raih Kemenangan https://realmataramfc.com/news/team-news/berangkat-ke-bogor-untuk-raih-kemenangan/ https://realmataramfc.com/news/team-news/berangkat-ke-bogor-untuk-raih-kemenangan/#comments Thu, 05 May 2011 18:03:50 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=507 Untuk menghadapi Bogor Raya FC pada sabtu [7/5/2011], Real Mataram akan menurunkan pasukan terbaiknya guna mengincar kemenangan. Walaupun minus penyerang lincah, Andrid Wibawa yang sedang mengikuti seleksi timnas Indonesia U-23 namun Fernando Soler cs yakin dapat meraih poin penuh. Raihan kemenangan pada laga sebelumnya melawan Tangerang Wolves akan menjadi motivasi tersendiri bagi pasukan Jose Basualdo untuk dapat menampilkan permainan terbaiknya.

]]>
Untuk menghadapi Bogor Raya FC pada sabtu [7/5/2011], Real Mataram akan menurunkan pasukan terbaiknya guna mengincar kemenangan. Walaupun minus penyerang lincah, Andrid Wibawa yang sedang mengikuti seleksi timnas Indonesia U-23 namun Fernando Soler cs yakin dapat meraih poin penuh. Raihan kemenangan pada laga sebelumnya melawan Tangerang Wolves akan menjadi motivasi tersendiri bagi pasukan Jose Basualdo untuk dapat menampilkan permainan terbaiknya.

Pada pertandingan yang akan diselenggarakan di stadion Cibinong, Bogor ini Real Mataram tetap mengandalkan Fernando Soler untuk mendobrak pertahanan tim Bogor Raya. Fernando Soler kemungkinan besar akan diduetkan dengan Eko Wijayanto dan Reza Aditya. Reza memiliki kecepatan dan daya jelajah yang cukup tinggi sedangkan Eko lebih mempunyai tenaga dan berpengalaman. Namun dari segi gol Eko Wijayanto lebih unggul dengan 4 gol sedangkan Reza belum satu pun mencetak gol.

Menurut Jose Basulado, penentuan pendamping Fernando Soler akan sangat tergantung strategi yang diturunkan. Jika ingin langsung menggebrak pertahanan lawan maka Reza dapat menjadi pilihan pertama. Kemudian Eko dapat dimasukkan sebagai pengganti jika tim membutuhkan tenaga yang lebih segar. Untuk dapat menembus pertahanan Bogor Raya FC yang cukup ketat dan solid, maka diperlukan kombinasi penyerang yang lincah, cepat, bertenaga, dan berpengalaman.

Untuk mendukung duet penyerang dalam menerobos pertahanan lawan, tim pelatih Real Mataram telah menginstruksikan Zainal Abidin dan Eko Prasetyo untuk melakukan tembakan dari lini kedua. Pada saat melawan Tangerang Wolves, kedua pemain tersebut telah mencobanya meskipun belum berhasil. Tembakan Eko Prasetyo dan Zainal dari second line cukup baik dan terarah, namun masih terkesan ragu-ragu. Jose "Pepe" Basualdo juga menginstruksikan para pemainnya untuk memanfaatkan peluang dari bola-bola mati, khususnya tendangan bebas langsung. Untuk mewujudkannya, Fernando Soler, Eko Prasetyo, dan Ryo Thae Phyo dipersiapkan untuk mengambil setiap tendangan bebas yang diberikan kepada Real Mataram.

Selanjutnya Kusnadi (manajer klub) menyatakan bahwa secara tim dan individu kemampuan kedua tim berimbang. Kesempatan saling mengalahkan cukup terbuka. Namun The Red Army harus bermain solid di semua lini. Para pemain belakang dan gelandang harus disiplin dalam menjaga lawan dan area pertahanan. Lini tengah harus dapat menerapkan strategi umpan-umpan pendek yang mengalir dari tengah maupun kedua sayap sehingga para penyerang mendapatkan suplai bola yang cukup untuk menjebol gawang Bogor Raya. Disamping itu para pemain harus selalu menjaga konsentrasi di sepanjang laga dan bermain ngotot namun tidak mudah terpancing emosi oleh permainan lawan.

Berikut daftar lengkap pemain yang dibawa ke Bogor :

Penjaga Gawang
  • Arik Bakhtiar
  • Andi Iswantoro
Belakang
  • Christian Febre
  • Nandri Eka S
  • Dedik Susanto
  • Miftachul Chamli
Tengah
  • Eko Prasetyo W
  • Jajang Hasan
  • Ali Machrus
  • Doni Ikhsan
  • M. Zainal Abidin
  • Ryo Thae Phyo
Penyerang
  • Fernando Soler
  • Reza Aditya
  • Eko Wijayanto
  • Supriyanto

Melihat komposisi pemain yang dibawa tersebut, maka dapat diduga starting 11 yang akan diturnkan adalah Arik Bakhtiar (kiper), Christian Febre, Nandri Eka S, Dedik Susanto (belakang), Eko Prasetyo W, Jajang Hasan, Ali Machrus, Doni Ikhsan, M. Zainal Abidin (tengah), Fernando Soler, dan Reza Aditya (depan).

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/berangkat-ke-bogor-untuk-raih-kemenangan/feed/ 0
Jelang Laga Tandang Melawan Bogor Raya https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-tandang-melawan-bogor-raya/ https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-tandang-melawan-bogor-raya/#comments Wed, 04 May 2011 17:22:54 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=506 Sebelum berangkat ke Bogor pada hari Kamis siang (5/5), tim Real Mataram FC terus mempersiapkan diri untuk menghadapi laga tandang melawan Bogor Raya FC. Laga tersebut akan digelar di Stadion Cibinong, Kabupaten Bogor pada hari Sabtu (7/5) mendatang pukul 15.00 WIB. Duel kedua tim akan disiarkan langsung oleh Indosiar.

Pemain yang berangkat belum ditentukan, namun Kusnadi (manajer klub) memberi isyarat tidak jauh berbeda dengan pemain yang berlaga dalam 3 pertandingan terakhir. Melihat kekuatan Bogor Raya FC, tim pelatih optimis masih ada peluang untuk memenangkan pertandingan. Secara umum kekuatan kedua tim berimbang, baik secara teknis permainan dan individu pemain. Untuk sementara, Bogor Raya berada di posisi 12, sedangkan tim Real dibawahnya pada posisi 15. [...]

]]>
Sebelum berangkat ke Bogor pada hari Kamis siang (5/5), tim Real Mataram FC terus mempersiapkan diri untuk menghadapi laga tandang melawan Bogor Raya FC. Laga tersebut akan digelar di Stadion Cibinong, Kabupaten Bogor pada hari Sabtu (7/5) mendatang pukul 15.00 WIB. Duel kedua tim akan disiarkan langsung oleh Indosiar.

Pemain yang berangkat belum ditentukan, namun Kusnadi (manajer klub) memberi isyarat tidak jauh berbeda dengan pemain yang berlaga dalam 3 pertandingan terakhir. Melihat kekuatan Bogor Raya FC, tim pelatih optimis masih ada peluang untuk memenangkan pertandingan. Secara umum kekuatan kedua tim berimbang, baik secara teknis permainan dan individu pemain. Untuk sementara, Bogor Raya berada di posisi 12, sedangkan tim Real dibawahnya pada posisi 15.

Dari produkvitas penyerang Real Mataram lebih unggul dengan 26 gol, sedangkan Bogor telah mencetak 17 gol. Di sisi lain Bogor lebih sedikit kebobolan yaitu 16 gol. Sedangkan Real sudah kebobolan 36 gol. Seperti diketahui Real Mataram FC merupakan tim yang palinmg banyak kebobolan. Di sisi lain dalam mencetak gol, tim real berada di peringkat ke-4 di bawah tim Persebaya 1927, Persema, dan Batavia Union.

Selanjutnya, untuk kekuatan kedua tim dapat dilihat dari lini per lini. Di posisi penjaga gawang baik Real Mataram maupun Bogor Raya diperkuat oleh pemain lokal. Berdasarkan data statistik, sektor pertahanan Bogor relatif lebih solid dibanding Real. Hal ini terbukti dengan ada fakta bahwa Bogor baru kebobolan 16 gol dari 14 kali laga, dengan kata lain setiap laga kemasukan rata-rata 1,14 gol. Sedangkan Real setiap laga kemasukan rata-rata 2,25 gol.

Salah satu faktor kekuatan dari lini pertahanan adalah kinerja dari penjaga gawang. Berdasarkan data statistik tersebut, kinerja kiper Bogor dapat dianggap lebih baik dari Real. Kemudian pertarungan atau duel di lapangan tengah akan berlangsung seru. Harus diakui, gelandang-gelandang yang dimiliki Real mampu menopang serangan yang dibangun oleh tim. Rata-rata pemain tengah Real mempunyai naluri menyerang yang baik, namun agak lemah dalam bertahan. Sebaliknya anak asuh John Arwandi di posisi gelandang agak kurang dalam menyerang namun baik dalam bertahan.

Kuncinya, jika pemain tengah Real bermain disiplin dan mampu bermain dengan menjaga keseimbangan, maka peluang untuk menguasai lapangan tengah cukup terbuka. Di sektor ini, tim Bogor mempunyai pemain yang berkualitas antara lain Diego Ivan Bogado dan Isoewardi.

Di posisi penyerang, Real Mataram mempunyai top scorer sementara Fernando Gaston Soler yang kemungkinan besar tidak didampingi oleh Andrid. Seperti diketahui Andrid sedang mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-23 untuk persiapan SEA Games. Kemungkinan besar penggantinya adalah Eko Wijayanto dengan cadangan Reza Aditya. Eko telah mampu mencetak 4 gol di Kompetisi LPI.

Di pihak Bogor, mereka mempunyai 3 stok penyerang asing yang cukup baik yaitu Oscar Adrian Alegre, Andija Jukic, dan Luciano Ramon Jose Rimoldi. Oscar mampu mencetak 4 gol, sedangkan Andrian telah mencetak 3 gol. Secara keseluruhan lini depan Real memang lebih produktif, hal ini dikarenakan strategi ofensif yang diterapkan Pepe Basualdo.

Menurut Kusnadi (manajer klub) kekuatan kedua tim memang berimbang. Siapa yang bermain lebih baik dan mampu memanfaatkan peluang yang tercipta maka akan menjadi pemenang. Harapan tim pelatih Real Mataram adalah tim mampu mengejutkan Bogor dan memperoleh angka penuh pada laga tandang mendatang.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-tandang-melawan-bogor-raya/feed/ 0
Asah Daya Tahan dan Kecepatan https://realmataramfc.com/news/team-news/asah-daya-tahan-dan-kecepatan/ https://realmataramfc.com/news/team-news/asah-daya-tahan-dan-kecepatan/#comments Tue, 03 May 2011 18:17:30 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=504 Setelah kemenangan melawan Tangerang Wolves sabtu [30/04/2011] kemarin, Real Mataram mencanangkan untuk kembali meraih hasil positip kala melawan Bogor Raya pada sabtu [07/05/2011]. Untuk mewujudkan hal tersebut maka persiapan terus dilakukan oleh Fernando Soler. Pada hari Selasa pagi [3/5/2011], tim Real Mataram FC melakukan latihan di Lapangan Sasana Krida AAU. Latihan difokuskan untuk mengoptimalkan daya tahan fisik pemain (enduarance) dan kecepatan (speed) permainan.

]]>
Setelah kemenangan melawan Tangerang Wolves sabtu [30/04/2011] kemarin, Real Mataram mencanangkan untuk kembali meraih hasil positip kala melawan Bogor Raya pada sabtu [07/05/2011]. Untuk mewujudkan hal tersebut maka persiapan terus dilakukan oleh Fernando Soler. Pada hari Selasa pagi [3/5/2011], tim Real Mataram FC melakukan latihan di Lapangan Sasana Krida AAU. Latihan difokuskan untuk mengoptimalkan daya tahan fisik pemain (enduarance) dan kecepatan (speed) permainan.

Daya tahan fisik pemain tidak dapat langsung digenjot, tim pelatih berusaha mengoptimalkannya saja sehingga dapat mendukung strategi permainan. Latihan ini akan terus dilakukan sampai keberangkatan ke Bogor pada hari Kamis [5/5/2011] mendatang. Untuk Selasa sore [3/5/2011] dilakukan latih tanding dengan tim lokal. Tujuan dari latih tanding untuk memantapkan komposisi tim inti Real Mataram dan sekaligus untuk memilih pemain pelapisnya.

Kusnadi (manajer klub) bersikap moderat dalam menghadapi Bogor Raya FC. Dalam arti target utama adalah mencapai kemenangan (first best option), namun jika meleset setidaknya hasil seri tidak mengecewakan (second best option). Target ini cukup realistis karena berdasarkan statistik, tim Real Mataram berada di peringkat 15. Dari 16 kali bertanding Real Mataram berhasil meraih 4 kemenangan, 4 seri, 8 kekalahan dengan raihan 16 poin. Sedangkan tim Bogor berada di peringkat 12, setelah 14 kali bertanding mampu menang 5 kali, seri 3 kali, dan seri 6 kali dengan raihan angka 18 poin.

Peluang untuk mengalahkan tim asuhan John Arwandi tetap terbuka, dengan catatan para pemain mampu menerjemahkan strategi pelatih di lapangan. Secara umum strategi yang diterapkan pelatih Pepe Basualso adalah bermain ofensif disertai dengan menjaga keseimbangan antar lini. Dalam hal ini, peran lini tengah menjadi penting yaitu membantu pertahanan dan sekaligus mendukung serangan ke gawang lawan. Kelemahan tim Real adalah sebagian besar pemain tengah berkarakteristik menyerang.

Doni Ikhsan dan Ali Machrus yang pada pertandingan sebelumnya diplot sebagai gelandang bertahan belum sepenuhnya dapat diandalkan karena masih inkonsisten dalam bermain. Kedua wingback Eko Prasetyo W dan Bisri Mustofa, cukup baik dalam membantu menyerang namun kurang optimal dalam bertahan. Beberapa kali kedua wingback ini terlambat untuk turun membantu pertahanan. Menurut Kusnadi, jika pemain gelandang lebih disiplin dalam membantu pertahanan maka sektor pertahanan akan lebih solid.

Dalam laga melawan Bogor Raya FC, para pemain bertahan Real harus mewaspadai penyerang asing lawan. Mereka mempunyai Oscar Adrian Alegre dan Andrija Jukic. Mereka masing-masing telah mencetak 4 gol dan 3 gol. Jika sedikit lengah mengawal mereka, maka "tradisi" no clean sheet dan gawang dibobol oleh pemain asing dalam setiap pertandingan akan terus berlanjut. Ini menjadi PR tim pelatih The Reds Army, karena sampai saat ini gawang Real paling banyak kebobolan yaitu dengan 36 gol.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/asah-daya-tahan-dan-kecepatan/feed/ 0
Hasil Evaluasi Laga Melawan Tangerang Wolves https://realmataramfc.com/news/team-news/hasil-evaluasi-laga-melawan-tangerang-wolves/ https://realmataramfc.com/news/team-news/hasil-evaluasi-laga-melawan-tangerang-wolves/#comments Mon, 02 May 2011 17:51:48 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=496 Laga melawan Tangerang Wolves FC hari Sabtu (30/4) kemarin berbuah manis dengan kemenangan Real Mataram FC atas tamunya dengan skor akhir 2-1. Dengan kemenangan tersebut, pemain Real diberi "hadiah" beristirahat sampai Senin (2/5) siang dan sore harinya seluruh pemain berlatih kembali.

Hari Senin sore (2/5) pemain Real berlatih di [...]

]]>
Laga melawan Tangerang Wolves FC hari Sabtu (30/4) kemarin berbuah manis dengan kemenangan Real Mataram FC atas tamunya dengan skor akhir 2-1. Dengan kemenangan tersebut, pemain Real diberi "hadiah" beristirahat sampai Senin (2/5) siang dan sore harinya seluruh pemain berlatih kembali.

Hari Senin sore (2/5) pemain Real berlatih di Lapangan Sasana Krida AAU. Pemain yang turun bertanding melawan Tangerang berlatih ringan untuk memulihkan sentuhan-sentuhan bola atau menjaga feeling ball, sedangkan pemian cadangan melakukan latih tanding melawan tim Porprov Kabupaten Kulonprogo, DIY. Latihan tersebut dilakukan dalam rangka laga tandang melawan Bogor Raya FC.

Dari hasil laga melawan Tangerang, tim pelatih telah melakukan evaluasi. Setelah Tangerang bermain dengan 10 pemain (menit 19), para pemain Real cenderung bermain tergesa-gesa untuk segera mencetak gol. Beberapa peluang emas memang tercipta, namun karena ketangguhan kiper lawan maka pemain Real belum mampu mencetak gol sampai babak pertama berakhir.

Pada laga melawan Tangerang Wolves kemarin, permainan bola-bola pendek yang menjadi ciri khas tim Real Mataram tidak nampak. Sedangkan Imam Sapi’i yang menggantikan posisi Bisri Mustofa gagal menjalankan peran dan fungsinya dengan optimal.

Jose “Pepe” Basualdo kemudian melakukan pergantian dengan menarik keluar Imam dan menggantikannya dengan Reza Aditya. Dengan pergantian ini, pola permainan Real berubah dari 3-4-1-2 menjadi 3-4-3. Pola yang terakhir harus diakui lebih ofensif. Andrid Wibawa dan Reza Aditya beroperasi di sayap untuk membongkar lawan. M. Zainal Abidin dan Eko Prasetyo Wiwoho beberapa kali melakukan tembakan dari lini kedua, namun kiper Tangerang mampu mementahkannya. Kegagalan Real mencetak gol di babak pertama tidak terlepas rapatnya pertahanan yang digalang lawan. Mereka hanya mengandalkan serangan balik yang sifatnya sporadis.

Pada babak kedua, kedua tim masih menerapkan pola permainan seperti pada babak pertama. Real bermain dengan ofensif dan mampu mengendalikan permainan. Sedangkan tim tamu, Tangerang Wolves sesekali melakukan serangan balik melalui Luis Fetoza dan Wallace da Silva. Kedua pemain ini memang mempunyai kecepatan. Keasyikan menyerang dan hanya meninggalkan 2 pemain bertahan membuat tim Real Mataram maka kecolongan gol pada awal-awal babak ke-2. Melalui serangan balik dari sayap kiri, pada menit ke-56 Luis Fetoza mampu menaklukan pemain bertahan Real dan tendangannya membobol gawang yang dijaga oleh Arik Bakhtiar. Skor pun berubah utnuk keunggulan Tangerang Wolves 0-1.

Ketinggalan satu gol, tim Real mencoba meningkatkan tempo permainan namun Tangerang semakin memperkuat pertahanan dan hanya menyisakan seorang pemain di lini depan. Setelah serangan bergelombang, akhirnya Real mampu menyamakan skor lewat kaki Christian Febre. Gol tersebut diawali dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Fernando Soler dan berhasil diteruskan ke gawang lawan oleh kaki Febre pada menit ke-71.

Akhirnya kemenangan Real diperoleh melalui tendangan penalti Soler pada injury time. Penalti tersebut diputuskan wasit karena Reza Aditya dijatuhkan oleh kiper Rudy Ardiansyah dan berakibat kartu merah bagi kiper Tangerang tersebut.

Dari hasil pertandingan tersebut, “tradisi” selalu kebobolan terus berlanjut, demikian pula kebobolan oleh pemain asing lawan juga berlanjut. Di sisi lain, “tradisi” mencetak gol di kandang juga tetap bertahan. Dari data statistik, Real Mataram FC merupakan tim paling banyak kemasukan gol yaitu 35 gol. Hebatnya, tim Real Mataram adalah tim dengan jumlah gol terbanyak ke-4 yang hanya kalah oleh Persebaya, Persema, dan Batavia Union.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/hasil-evaluasi-laga-melawan-tangerang-wolves/feed/ 0
Profil Bintang : Andrid Wibawa https://realmataramfc.com/news/profil-bintang/profil-bintang-andrid-wibawa/ https://realmataramfc.com/news/profil-bintang/profil-bintang-andrid-wibawa/#comments Sat, 30 Apr 2011 22:30:40 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=491 Pemain yang bernama lengkap Andrid Wibawa ini merupakan salah satu penyerang muda yang dimiliki tim Real Mataram. Memulai karir sepakbola bersama klub Divisi 3 bersama tim PSIK Klaten sebelum akhirnya bergabung bersama tim Real Mataram pada akhir Desember tahun 2010.

Penyerang muda yang mengidolakan Bambang Pamungkas sebagai pemain lokal panutan [...]

]]>
Pemain yang bernama lengkap Andrid Wibawa ini merupakan salah satu penyerang muda yang dimiliki tim Real Mataram. Memulai karir sepakbola bersama klub Divisi 3 bersama tim PSIK Klaten sebelum akhirnya bergabung bersama tim Real Mataram pada akhir Desember tahun 2010.

Penyerang muda yang mengidolakan Bambang Pamungkas sebagai pemain lokal panutan karena memiliki kecerdasan dalam memanfaatkan peluang tersebut, dijadikannya sebagai role model dalam bermain bola. Selain nama Bambang Pamungkas, Andrid juga mengidolakan Lionel Messi dikarenakan mempunyai dribble yang mumpuni.

Seolah ingin meniru dua idolanya tersebut, di setiap pertandingan yang dijalani Real Mataram, pemain mungil ini kerap menunjukkan kecepatan yang dipadukan skill olah bola disertai penempatan bola yang akurat yang kerap berujung pada gol.

Penyerang kelahiran 15 September 1990 ini juga memiliki kecepatan di atas rata-rata pemain Real Mataram lainnya, tak mengherankan jika dia pernah meraih juara di ajang lari se-Jawa Tengah. Dianugrahi kecepatan disertai skill olah bola yang mumpuni, membuat dia dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas Indonesia U-23. Dia pun tak ketinggalan mengungkapkan rasa bangganya karena diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi pemain timnas Indonesia U-23.

Menurut penuturan seorang Andrid Wibawa sendiri, semua pemain di kubu Real Mataram adalah orang-orang yang dia hormati baik di dalam maupun di luar lapangan. Andrid menilai bahwa semua pemain adalah sama, maka setiap pemain haruslah dihormati.

Sosok supel serta ramah tersebut merupakan pengagum klub PSPS Pekanbaru dan Barcelona serta Chelsea menargetkan dapat menjaringkan 5 gol dalam sisa putaran pertama musim kompetisi LPI, sedangkan yang dijadikannya target pada akhir musim adalah mampu minimal menjaringkan 15 gol sesuai dengan nomor punggung yang dikenakannya di Real Mataram.

Di luar kegiatannya sebagai pemain bola, Andrid kadangkala bermain bulu tangkis dikarenakan dirinya gemar memainkan olahraga yang menggunakan raket tersebut.

]]> https://realmataramfc.com/news/profil-bintang/profil-bintang-andrid-wibawa/feed/ 0 Match Report : Real Mataram 2-1 Tangerang Wolves https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-2-tangerang-wolves-1/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-2-tangerang-wolves-1/#comments Sat, 30 Apr 2011 20:05:14 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=489 Melalui sebuah pertandingan yang cukup dramatis, Real Mataram FC berhasil meraih kemenangan dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia, sabtu [30/04/2011]. Bertanding di stadion Maguwoharjo, Sleman, Real Mataram FC berhasil menundukkan Tangerang Wolves dengan skor 2-1. Sempat tertinggal terlebih dahulu melalui gol Luiz Feitoza pada menit 56, Real Mataram mampu membalikkan keadaan melalui gol Cristian Febre menit 71 dan pinalti Fernando Soler pada masa injury time.

]]> Melalui sebuah pertandingan yang cukup dramatis, Real Mataram FC berhasil meraih kemenangan dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia, sabtu [30/04/2011]. Bertanding di stadion Maguwoharjo, Sleman, Real Mataram FC berhasil menundukkan Tangerang Wolves dengan skor 2-1. Sempat tertinggal terlebih dahulu melalui gol Luiz Feitoza pada menit 56, Real Mataram mampu membalikkan keadaan melalui gol Cristian Febre menit 71 dan pinalti Fernando Soler pada masa injury time.

Jalannya Pertandingan

Dengan formasi andalannya 3-4-1-2 Real Mataram FC mencoba menerapkan strategi menyerang sejak menit awal pertandingan. Peluang pertama The Red Army datang pada menit ke 3 melalui Andrid Wibawa. Dari aksi individu di sayap kanan, Andrid berhasil meloloskan diri dari pertahanan lawan. Meski sudah berhadapan dengan kiper Tangerang Wolves, namun karena lemahnya tendangan Andrid membuat peluang ini terbuang percuma.

Tampak Tangerang Wolves menerapkan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik melalui umpan lambung ke arah duet penyerang Kurniawan D.Y dan Luiz Feitoza. Real Mataram sendiri lebih banyak menguasai pertandingan dan banyak melancarkan serangan ke jantung pertahanan Tangerang Wolves.

Dua peluang dapat diciptakan Real Mataram secara berturut-turut melalui sundulan Fernando Soler. Yang pertama datang pada menit ke 13 ketika umpan silang Imam Safi'i disambut oleh sundulan Soler yang terlalu melebar. Dua menit berselang giliran Eko Prasetyo yang mengirimkan umpan silang dari sayap kanan namun kembali sundulan Soler masih melebar ke sisi kiri gawang Tangerang Wolves.

Bencana bagi Tangerang Wolves datang pada menit ke 19 ketika mereka harus bermain dengan 10 orang setelah pemain bertahan, Dwi Cahyo diusir wasit setelah melakukan professional foul terhadap Andrid Wibawa yang telah berhasil lolos dari hadangan pemain belakang. Tampak protes dari para pemain mewarnai pengusiran ini.

Tendangan bebas yang diambil oleh Eko Prasetyo masih melebar tipis di sisi kanan gawang.

Bermain dengan 10 orang semakin mempersulit posisi Tangerang Wolves dan kendali permainan sepenuhnya dipegang oleh Real Mataram. Peluang kembali diciptakan penyerang muda Real Mataram, Andrid Wibawa pada menit ke 23. Berawal dari umpan terobosan Zainal Abidin ke sisi kanan, Andrid yang telah lolos gagal melewati kiper Tangerang Wolves, Rudi Ardiansyah.

Terlihat sisi kanan Real Mataram kurang bertaji akibat absennya Bisri Mustofa. Imam Safi'i yang menggantikan posisi Bisri bermain kurang impresif sehingga serangan lebih banyak dilakukan dari sayap kiri. Dan benar saja, pada menit ke 32 Imam akhirnya ditarik keluar oleh pelatih Jose Basualdo untuk digantikan Reza Aditya.

Meski kalah jumlah pemain, Tangerang Wolves masih mampu membahayakan pertahanan Real Mataram. Pada menit ke 35 umpan lambung Victor Hugo dari lini tengah dapat diterima dengan baik oleh Wallace Da Silva yang menyisir sisi kanan pertahanan Real Mataram. Tanpa terkawal Wallace melakukan tendangan keras namun sayang arahnya masih melebar.

Tiga menit berselang Real Mataram membalas. Kali ini melalui Zainal Abidin. Menerima umpan dari Eko Prasetyo di sisi kiri, Zainal yang berdiri bebas melakukan tendangan langsung ke arah gawang. Namun akibat kecekatan kiper Rudi Ardiansyah dalam menepis tendangan tersebut membuat peluang tersebut gagal menghasilkan gol.

Real Mataram terus mengurung pertahanan Tangerang Wolves namun hingga peluit akhir babak pertama skor masih tetap 0-0.

Babak Kedua

Di awal babak kedua Real Mataram langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Ryung Thae Phyo untuk menggantikan Doni Ikhsan. Tampak Jose Basulado ingin meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan seorang gelandang serang.

Real Mataram pun langsung menggebrak, peluang pertama didapat tiga menit setelah kick off babak kedua. Berawal dari handball pemain Tangerang Wolves, Ryung Thae Phyo yang mengambil tendangan bebas mengarahkan bola ke arah Eko Prasetyo yang langsung melakukan tendangan keras ke sisi kiri gawang. Namun kiper Tangerang Wolves masih cukup cekatan untuk menggagalkan peluang tersebut.

Keasyikan menyerang membuat konsentrasi pertahanan Real Mataram sedikit kendor. Menit 52 melalui skema serangan balik yang cukup baik, Luiz Feitoza di sisi kanan dengan mudah lolos dari hadangan pemain belakang Real Mataram dan melakukan tendangan keras, namun kokohnya mistar gawang masih menggagalkan peluang tersebut.

Empat menit berselang, buruknya koordinasi pertahanan Real Mataram benar-benar berbuah petaka. Melalui skema serangan yang hampir mirip dengan peluang sebelumnya, Luiz Feitoza yang menyisir sisi kiri dengan mudah mendekati gawang Real Mataram. Setelah mengecoh Dedik Susanto Luiz dengan tendangan keras mampu menceploskan bola untuk merubah skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Tangerang Wolves.

Setelah gol tersebut tampak organisasi permainan Real Mataram menjadi kacau terutama untuk sektor pertahanan. Kondisi ini dimanfaatkan betul oleh Tangerang Wolves. Satu menit berselang setelah gol Luiz Feitoza, Tangerang Wolves mendapatkan peluang matang melalui Kurniawan. Berawal dari aksi individu Wallace Da Silva di sayap kiri mampu mengirimkan umpan matang ke mulut gawang, Kurniawan yang berdiri bebas mencoba melakukan tembakan namun masih dapat ditepis oleh Arik Bahtiar.

Setelah itu pertandingan berjalan cukup ketat. Real Mataram yang terus mencari gol penyeimbang terhalang kokohnya pertahanan Tangerang Wolves. Namun akhirnya pada menit 71 usaha keras pemain Real Mataram berbuah manis setelah Cristian Febre berhasil menjebol gawang Rudi Ardiansyah. Gol berawal dari tendangan bebas Ryung Thae Phyo ke arah mulut gawang. Febre yang berdiri di sisi kiri berhasil menyambut umpan tersebut dengan sontekan ringan ke arah gawang. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Gol Febre membuat pasukan Jose Basualdo semakin bersemangat untuk menggempur pertahanan Tangerang Wolves. Namun akibat disiplinnya pertahanan Tangerang Wolves membuat usaha Fernando Soler cs menemui jalan buntu.

Menit ke 89, Real Mataram mendapatkan peluang emas melalui Ryong Thae Phyo. Berawal dari kerja sama apik Zainal Abdin dan Fernando Soler, bola kemudian diarahkan ke Ryung Thae yang telah berdiri bebas di muka gawang. Namun akibat kurang tenang, tendangannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang.

Tangerang membalas satu menit kemudian. Wallace Da Silva dari sisi kiri, melalui skil individunya mampu melewati hadangan pemain belakang Real Mataram. Namun sayang tendangannya masih melebar meski telah berhadapan langsung dengan Arik Bahtiar.

Akhirnya pertandingan berakhir cukup dramatis. Ketika perpanjangan waktu berjalan satu menit, penyerang lincah Real Mataram, Reza Aditya menusuk ke sisi kiri pertahanan Tangerang Wolves. Kiper Rudi Ardiansyah yang mencoba menghadang pergerakan Reza justru menjatuhkannya di kotak terlarang. Tak pelak wasit pun menghadiahi pinalti bagi Real Mataram serta kartu kuning bagi Rudi Ardiansyah. Rudi pun harus meninggalkan lapangan permainan karena sebelumnya telah menerima kartu kuning.

Di saat kehilangan seorang kiper, Tangerang Wolves justru telah menggunakan 3 kesempatan pergantian pemain sehingga tidak dapat melakukan pergantian pemain lagi. Kondisi ini memaksa pelatih Constantinus Awe menunjuk Wallace Da Silva yang posisi aslinya adalah gelandang serang menjadi kiper dadakan. Fernando Soler yang maju sebagai algojo pinalti dengan mudah menaklukkan Wallace untuk merubah skor menjadi 2-1 untuk kemenangan Real Mataram.

Dan hingga peluit akhir pertandingan skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Real Mataram. Di akhir pertandingan sempat terjadi keributan kecil dimana beberapa pemain dan official Tangerang Wolves melakukan protes keras terhadap wasit dan memaksa pihak keamanan untuk turun tangan mengamankan kondisi tersebut.

Dengan kemenangan ini maka Real Mataram dapat memperbaiki peringkat klasemen sementara Liga Primer Indonesia dengan naik ke posisi 14 menggeser posisi Solo FC yang baru akan bermain pada minggu esok.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-2-tangerang-wolves-1/feed/ 0
Jelang Laga Melawan Tangerang Wolves : Siap Menangi Laga https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-tangerang-wolves-siap-menangi-laga/ https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-tangerang-wolves-siap-menangi-laga/#comments Fri, 29 Apr 2011 16:54:05 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=478 Jelang pertandingan antara Real Mataram melawan Tangerang Wolves yang sedianya akan dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (30/4) pukul 15.00 WIB, tim Real Mataram menargetkan kemenangan guna memperbaiki posisi di klasemen sementara kompetisi LPI.

Dari hasil latihan dan uji coba yang telah dilakukan, maka tim pelatih Real Mataram FC [...]

]]>
Jelang pertandingan antara Real Mataram melawan Tangerang Wolves yang sedianya akan dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (30/4) pukul 15.00 WIB, tim Real Mataram menargetkan kemenangan guna memperbaiki posisi di klasemen sementara kompetisi LPI.

Dari hasil latihan dan uji coba yang telah dilakukan, maka tim pelatih Real Mataram FC telah menentukan 18 pemain yang disiapkan untuk menghadapi Tangerang Wolves FC. Pemain tersebut adalah Arik Bakhtiar dan Andi Iswantoro di posisi penjaga gawang. Di barisan pertahanan terdapat nama-nama seperti Nandri Eka, Christian Febre, Rudy Handoko, M. Chamli, Dedik Susanto. Untuk urusan lini tengah, Eko Prasetyo, Jajang Hasan, Doni Ikhsan, Ali Machrus, M. Zainal Abidin, Imam Sapi’i, Ryo Thae Pyo telah dipersiapkan. Posisi penyerangan terdapat opsi-opsi semisal Fernando Soler, Andrid Wibawa, Nurmansyah, dan Reza Aditya.

Sedangkan pemain yang diturunkan sebagai starting XI diperkirakan sebagai berikut : Arik Bakhtiar akan menempati posisi penjaga gawang, lini pertahanan akan ditempati oleh Nandri Eka, Christian Febre dan Rudy Handoko. Untuk lini tengah, kemungkinan akan dipercayakan kepada Eko Prasetyo, Jajang Hasan, Doni Ikhsan, Ali Machrus, dan M. Zainal Abidin. Untuk posisi penyerangan, kemungkinan besar Fernando Soler akan berduet dengan Andrid Wibawa.

Pelatih Jose “Pepe” Basualdo sedikit melakukan rotasi di lapangan tengah yaitu dengan menggantikan Bisri Mustofa dengan Jajang Hasan, serta Ali Machrus menggantikan posisi Yunte (Ryung Thae-Pyo). Kemudian Andrid yang sudah sembuh dari cidera dipasangkan lagi dengan Soler.

Menurut Kusnadi (manajer klub) seluruh pemainnya dalam kondisi siap bertanding baik dari aspek fisik, teknik, dan mental. Jika rencana strategi yang disiapkan dapat dijalankan di lapangan dengan baik, Kusnadi menyatakan optimis timnya akan memperoleh kemenangan.

Berkali-kali tim pelatih telah mengingatkan kepada pemainnya untuk mewaspadai pemain asing Serigala Benteng. Pemain yang dimaksud adalah Wallace Rodriquez da Silva, penyerang yang telah mencetak 7 gol bagi tim Tangerang.

Sementara Christian Febre akan ditugaskan untuk mengawal Wallace. Sedangkan stopper Rudy Handoko akan diminta untuk mengawal Kurniawan DJ, meskipun sudah berumur, mantan penyerang timnas Indonesia ini tetap berbahaya.

Untuk memperoleh kemenangan, para pemain Real diharapkan mampu bermain dengan penuh konsentrasi, determinasi, dan ngotot.

Sedangkan untuk persiapan panitia pertandingan sendiri, secara umum sudah mendekati 90%. Untuk pemasangan ad boards (papan untuk sponsor) dan perlengkapan lain baru dapat dilakukan Sabtu pagi (30/4) dikarenakan Jumat sore (29/4) Stadion Maguwoharjo digunakan oleh tim PSS Sleman menjamu Barito Putra. Untuk pertandingan esok hari, panitia telah mencetak 8.000 tiket. Harga tiket berkisar dari Rp 20.000,- (tribun barat), Rp 15.000,- (tribun timur), dan Rp 10.000,- (tribun belakang gawang).

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-tangerang-wolves-siap-menangi-laga/feed/ 0
Mencoba Meraih Clean Sheet https://realmataramfc.com/news/match-news/mencoba-meraih-clean-sheet/ https://realmataramfc.com/news/match-news/mencoba-meraih-clean-sheet/#comments Thu, 28 Apr 2011 16:09:30 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=475 Persiapan terus dilakukan oleh Real Mataram untuk menghadapi pertandingan melawan Tangerang Wolves sabtu [30/04/2011] di stadion Maguwoharjo, Sleman. Pada hari Kamis pagi [28/4/2011] latihan dilakukan di Lapangan AAU. Fokus latihan kali ini adalah untuk mempertajam finishing touch. Dengan menerapkan strategi ofensif dengan alur serangan melalui sayap maka penyelesaian akhir menjadi faktor kunci. Fernando Soler, Andrid Wibawa, Eko Wijayanto, dan Reza Aditya secara bergantian melakukan tembakan dan sundulan ke gawang.

]]>
Persiapan terus dilakukan oleh Real Mataram untuk menghadapi pertandingan melawan Tangerang Wolves sabtu [30/04/2011] di stadion Maguwoharjo, Sleman. Pada hari Kamis pagi [28/4/2011] latihan dilakukan di Lapangan AAU. Fokus latihan kali ini adalah untuk mempertajam finishing touch. Dengan menerapkan strategi ofensif dengan alur serangan melalui sayap maka penyelesaian akhir menjadi faktor kunci. Fernando Soler, Andrid Wibawa, Eko Wijayanto, dan Reza Aditya secara bergantian melakukan tembakan dan sundulan ke gawang.

Sore harinya The Reds Army melakukan latihan di Stadion Maguwoharjo. Fokus latihan adalah menerapkan strategi yang akan digunakan pada saat melawan Serigala Benteng, julukan tim Tangerang Wolves. Simulasi laga dilakukan dengan mempertemukan tim Real Mataram A (Utama) dengan tim Real Mataram B (Cadangan). Latihan ini dilakukan juga untuk memilih pemain pelapis yang layak untuk mendampingi tim inti.

Jose "Pepe" Basualdo mengharapkan tim asuhannya langsung menggebrak sejak menit awal. Alur serangan dengan umpan-umpan pendek melalui sayap diharapkan berjalan dengan baik. Kedua wingback, Bisri Mustofa dan Eko Prasetyo, mampu memberikan umpan silang kepada duet penyerang Real Mataram yang dipercayakan kepada Fernando Soler dan Andrid Wibawa. Di samping itu, Ryo Thae Phyo dan M. Zainal Abidin diharapkan juga mampu memberikan umpan-umpan terobosan yang matang dari sektor tengah bagi Soler dan Andrid.

Di lini belakang, trio pemain bertahan Christian Febre, Nandri Eka S, dan Rudy Handoko harus mampu menjaga pergerakan penyerang lawan terutama Wallacea Rodriques da Silva. Pemain ini telah mencetak 7 gol bagi tim Tangerang Wolves. Penyerang gaek Kurniawan DJ juga layak diwaspadai karena meskipun berumur namun jam terbangnya tinggi.

Menurut Kusnadi (manajer klub) peluang memenangkan laga cukup besar. Dengan catatan para pemain mampu bermain setidaknya seperti pada saat melawan Persema dan Batavia Union FC. Kusnadi juga mengingatkan pemainnya agar tidak mudah kehilangan konsentrasi sehingga dengan mudah gawang Real Mataram bobol oleh serangan lawan. Di samping itu, dia juga berharap pemainnya disiplin menjalankan instruksi pelatih sehingga strategi yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik.

Jika pemain mampu mempertahankan konsentrasi, disiplin menjaga lawan, tidak mudah terpancing emosi maka peluang untuk "clean sheet" alias tidak kebobolan cukup tinggi. Di samping itu juga dapat menghapus "tradisi" gawang dibobol oleh pemain asing lawan.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/mencoba-meraih-clean-sheet/feed/ 0
Real Mataram Latih Tanding Dengan Porprov Kulonprogo https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-latih-tanding-dengan-porprov-kulonprogo/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-latih-tanding-dengan-porprov-kulonprogo/#comments Wed, 27 Apr 2011 15:26:09 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=469 Untuk mewujudkan tekad meraih kemenangan tersebut, tim pelatih telah melakukan berbagai persiapan terutama untuk taktik dan strategi. Untuk mengimplementasikan persiapan tersebut maka dilakukan latih tanding melawan Tim Porprov Kulonprogo. Sparring tersebut dilakukan juga bertujuan untuk memantapkan susunan pemain yang akan diturunkan melawan Tangerang Wolves hari Sabtu [30/4/2011] mendatang. Latih tanding tersebut akan diselenggarakan di Lapangan AAU Yogyakarta pada hari Selasa sore [27//20114].

]]>
Pada Sabtu [30/04/2011] Real Mataram akan melanjutkan petualangannya di Liga Primer Indonesia dengan menjamu sesama tim papan bawah, Tangerang Wolves di stadion Maguwoharjo, Sleman. Anak-anak Real Mataram telah bertekad untuk meraih kemenangan untuk memperbaiki peringkat mereka setelah sebelumnya dihajar Bandung FC dengan skor 3-5.

Untuk mewujudkan tekad meraih kemenangan tersebut, tim pelatih telah melakukan berbagai persiapan terutama untuk taktik dan strategi. Untuk mengimplementasikan persiapan tersebut maka dilakukan latih tanding melawan Tim Porprov Kulonprogo. Sparring tersebut dilakukan juga bertujuan untuk memantapkan susunan pemain yang akan diturunkan melawan Tangerang Wolves hari Sabtu [30/4/2011] mendatang. Latih tanding tersebut akan diselenggarakan di Lapangan AAU Yogyakarta pada hari Selasa sore [27/4/2011].

Jose “Pepe” Basualdo dalam beberapa laga terakhir selalu mengingatkan pemainnya untuk menjaga keseimbangan dalam bermain. Keseimbangan bermain antar blok harus tetap dijaga. Para pemain gelandang sering terlambat turun untuk membantu pertahanan. Eko Prasetyo W dan Bisri Mustofa terkadang terlambat membantu blok pertahanan. Demikian pula gelandang Donni Ihksan/Ali Machrus dan Ryo Thae Phyo. Jika pemain lebih disiplin dalam membantu pertahanan maka sektor pertahanan Real menjadi Mataram akan lebih solid.

Seperti diketahui The Reds Army menjadi tim yang paling banyak kebobolan. Sampai laga ke-15, tim Real Mataral telah kebobolan 35 gol. Dalam 3 sisa pertandingan terakhir, menjadi PR tim pelatih untuk memperbaiki sektor pertahanan. Lemahnya sektor pertahanan tim Real Mataram, terkadang diperparah dengan melemahnya konsentrasi pemain. Sehingga menyebabkan gawang Real Mataram semakin mudah kebobolan.

Kusnadi (manajer klub) selalu mengingatkan pemainnya untuk mewaspadai pemain asing lawan. Keunggulan pemain asing adalah mempunyai skill invidu dan visi bermain yang baik, sehingga sekecil apapun peluang dapat dikonversi menjadi gol. Tim Real juga mempunyai "tradisi" gawangnya dibobol oleh pemain asing. Hampir semua laga, tim Real dibobol oleh legiun asing kecuali pada saat melawan PSM.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-latih-tanding-dengan-porprov-kulonprogo/feed/ 0
Optimis dan Waspada https://realmataramfc.com/news/team-news/optimis-dan-waspada/ https://realmataramfc.com/news/team-news/optimis-dan-waspada/#comments Tue, 26 Apr 2011 17:18:54 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=460 Laga yang akan digelar pada 30 April 2011 bertempat di Stadion Maguwoharjo akan mempertemukan Real Mataram FC dan Tangerang Wolves diperkirakan berjalan seru dan seimbang. Duel tim peringkat bawah klasemen sementara kompetisi LPI tersebut merupakan “adu gengsi”. Dari sisi teknis dan kualitas permainan, kedua tim dapat dianggap berimbang. Tim yang [...]

]]>
Laga yang akan digelar pada 30 April 2011 bertempat di Stadion Maguwoharjo akan mempertemukan Real Mataram FC dan Tangerang Wolves diperkirakan berjalan seru dan seimbang. Duel tim peringkat bawah klasemen sementara kompetisi LPI tersebut merupakan “adu gengsi”. Dari sisi teknis dan kualitas permainan, kedua tim dapat dianggap berimbang. Tim yang kalah akan semakin terbenam di papan bawah.

Jose “Pepe” Basualdo menegaskan tim Real harus memenangkan laga melawan Tangerang. Sedikit banyak Pepe sudah mengetahui gaya dan pola dari tim yang diasuh oleh Paulo Camargo tersebut. Pepe mengisyaratkan akan menurunkan susunan pemain yang tidak berbeda dengan dua pertandingan sebelumnya. Jika Andrid Wibawa sudah pulih dan siap maka akan diturunkan untuk mendampingi Fernando Soler.

Strategi yang diterapkan tetap ofensif dengan pola 3-4-1-2. Keseimbangan antar lini harus tetap terjaga. Pelatih asal Argentina tersebut menginstruksikan para gelandangnya untuk tidak terlambat turun membantu pertahanan. Dalam beberapa laga, pemain gelandang Real sering terlambat untuk menahan serangan lawan.

Sementara Kusnadi (manajer klub) merasa optimis tim Real akan mampu mengalahkan Serigala Benteng. Optimisme tersebut didasari bahwa penyerang Real mempunyai speed dan para pemain bertahan Tangerang cenderung lamban. Andrid Wibawa, Reza Aditya, atau Eko Wijayanto yang nanti salah dipilih mendampingi Soler harus selalu bergerak untuk memecah konsentrasi pemain bertahan lawan.

Kusnadi juga mengingatkan pemainnya untuk mewaspadai beberapa pemain Tangerang. Di posisi gelandang Tangerang mempunyai Luis Feitoza, pemain ini mempunyai skill dan visi bermain yang sangat baik. Bersama pemain Brazil lainnya, Victor Hugo dan Wallace da Silva, merupakan roh dari permainan Serigala Benteng. Meskipun di posisi gelandang, Luis mempunyai kemampuan mencetak gol yang baik. Pemain lain yang harus diwaspadai adalah Wallace da Silva, penyerang ini merupakan pencetak gol yang produktif. Terbukti mampu mencetak 7 gol.

Hal lain yang perlu diingatkan kepada pemain Real adalah agar tidak mudah terpancing emosi oleh permainan keras lawan. Jika hal ini terjadi sepertu pada saat melawan Bandung FC, maka justru akan menjadi boomerang bagi tim Real. Ritme permainan menjadi kacau dan juga merusak konsentrasi bermain.

Setelah melakukan latihan rutin pada hari Selasa pagi (26/4), maka sebagian pemain Real melakukan kegiatan Road to School ke SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta siang tadi sekitar pukul 10.00 WIB – 11.00 WIB. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendekatkan tim Real Mataram FC dengan pelajar di Yogyakarta. SMA Muhammadiyah 7 (Mutu) Yogyakarta dipilih karena merupakan sekolah yang membina pelajar yang mempunyai bakat dan potensi bermain sepak bola. Diharapkan dengan terselenggaranya acara tersebut, Real Mataram semakin dikenal oleh seluruh elemen masyarakat yang ada di seluruh DIY.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/optimis-dan-waspada/feed/ 0
Real Mataram Road to School https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-goes-to-school/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-goes-to-school/#comments Tue, 26 Apr 2011 17:02:34 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=447 Pada tanggal 26 April 2011, Real Mataram berkesempatan untuk memperkenalkan diri kepada seluruh lapisan masyarakat yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, DIY. Kesempatan memperkenalkan diri tersebut dimulai siang tadi dengan sasaran para pelajar yang ada di Kota Yogyakarta. Kegiatan yang diawali sekitar jam 10 siang tersebut merupakan salah satu rangkaian [...]

]]>
Pada tanggal 26 April 2011, Real Mataram berkesempatan untuk memperkenalkan diri kepada seluruh lapisan masyarakat yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, DIY. Kesempatan memperkenalkan diri tersebut dimulai siang tadi dengan sasaran para pelajar yang ada di Kota Yogyakarta. Kegiatan yang diawali sekitar jam 10 siang tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Real Mataram Road to School.

Kegiatan Road to School sebenarnya sudah direncanakan oleh manajemen Real sejak awal Maret 2011, namun karena berbagai hal, acara tersebut baru dapat terlaksana pada tanggal 26 April 2011. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendekatkan tim Real Mataram FC dengan pelajar di Yogyakarta.

SMA Muhammadiyah 7 (Mutu) Yogyakarta dipilih karena merupakan sekolah yang membina pelajar yang mempunyai bakat dan potensi bermain sepak bola. Jumlah siswa yang unggul dalam bermain sepak bola yang ditampung di sekolah tersebut sebanyak 33 siswa. Mereka juga tergabung dalam beberapa klub anggota divisi utama PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman. Sebagian besar dari mereka juga menjadi anggota skuad dari tim PSIM Yunior dan PSS Yunior. SMA Mutu beberapa kali berprestasi di beberapa turnamen atau kompetisi sepak bola antar SLTA se Yogyakarta dan bahkan se-DIY. Bahkan untuk tim futsalnya pernah menjadi finalis turnamen tingkat nasional.

Dalam kegiatan Road to School tersebut, rombongan Real Mataram terdiri dari ofisial, pemain, dan manajemen. Juga hadir rekan-rekan dari media cetak di Yogyakarta. Rombongan dipimpin oleh Kusnadi (Manajer Klub). Sedangkan untuk Jose “Pepe” Basualdo datang mewakili tim pelatih didampingi penerjemah Christian Armendaris. Pemain yang ikut serta dalam acara tersebut diantaranya Fernando Soler, Christian Febre, Ryung Thae-Pyo, Andrid Wibawa, Reza Aditya, Nandri Eka S, M. Chamli, M. Zainal Abidin, Jajang Hasan, dan Supriyanto. Dari manajemen diwakili oleh Riri (Marketing Officer), Hersona Bangun (HRD Officer), dan Y. Sri Susilo (Media Officer).

Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dipandu oleh Helena serta kemudian dibuka oleh Kusnadi (Manajer Klub) dengan memperkenalkan anggota rombongan. Setelah itu dilakukan permainan juggling dan disambut meriah oleh para murid dan guru yang hadir di tengah lapangan SMA Mutu Yogyakarta.

Kemudian dilakukan acara games dan kuis untuk para pelajar di sekolah tersebut. Para pemenang mendapat hadiah berupa kaos jersey replika, slayer RMFC, pin, dan cindera mata lainnya.

Sebagai tanda mata, Jose “Pepe” Basualdo mewakili The Reds Army menyerahkan dua buah bola untuk tim sepak bola SMA Mutu Yogyakarta. Sebelum berpamitan, Kusnadi (manajer klub) sempat mengundang tim sekolah tersebut untuk sparring melawan tim Real Mataram FC. Terhadap ajakan tersebut, kepala sekolah menyambut baik dan siap menerima undangan tersebut.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-goes-to-school/feed/ 0
Duel Dua Tim Peringkat Bawah https://realmataramfc.com/news/team-news/duel-dua-tim-peringkat-bawah/ https://realmataramfc.com/news/team-news/duel-dua-tim-peringkat-bawah/#comments Mon, 25 Apr 2011 12:11:50 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=441 Laga Real Mataram FC melawan Tangerang Wolves FC besok Sabtu (30/4) di Stadion Maguwoharjo merupakan duel dua tim yang berada di papan bawah. Dari 15 kali laga yang telah dijalani Real mampu mencetak 3 kali kemenangan, 4 kali seri, dan 8 kali kekalahan dengan total poin 13 dari 15 kali [...]

]]>
Laga Real Mataram FC melawan Tangerang Wolves FC besok Sabtu (30/4) di Stadion Maguwoharjo merupakan duel dua tim yang berada di papan bawah. Dari 15 kali laga yang telah dijalani Real mampu mencetak 3 kali kemenangan, 4 kali seri, dan 8 kali kekalahan dengan total poin 13 dari 15 kali bertanding. Sementara calon lawannya, Tangerang Wolves sudah 14 kali bermain dengan hasil 2 kali menang, 4 kali seri, dan 8 kali kalah, dengan perolehan angka 10.

Secara statistik kedua tim ini berimbang, Real unggul 3 angka namun bermain 1 partai lebih banyak. Secara tim dan individu pemain dari kedua tim juga berimbang. Kedua tim juga ditangani oleh pelatih asing.

"Pertemuan kedua tim ini menjadi prestisius karena tim yang kalah akan semakin terbenam di papan bawah klasemen Kompetisi LPI." Demikian pernyataan Kusnadi (manajer klub) Real Mataram FC.

Jika dilihat dari lini per lini kedua tim juga berimbang. Dari 15 kali laga, The Reds Army telah mampu mencetak 24 gol namun kemasukan 35 gol atau defisit 11 gol. Sedangkan Serigala Benteng dari 14 kali laga telah membuat gol sebanyak 15 namun kemasukan 28 gol atau defisit 13 gol. Melihat hasil tersebut, kekuatan pada posisi kiper dan blok pertahanan pun seimbang.

Di posisi kiper kedua tim tanpa diperkuat pemain asing. Untuk lini pertahanan, Real mempunyai seorang pemain asing, sedangkan Tangerang seluruhnya diperkuat oleh pemain lokal. Sebaliknya, di sektor tengah atau gelandang tim Serigala Benteng mempunyai 4 pemain asing yaitu Luis Feitoza, Park Chan, Ku Kyung Yen, dan Regelio Jacobs. Di lini tengah Real hanya mempunyai seorang pemain asing yaitu Ryo Thae Phyo.

Untuk urusan lini depan, Real punya top scorer sementara di Kompetisi LPI yaitu Fernando Gaston Soler. Soler telah mencetak 12 gol. Sementara di pihak Tangerang mempunyai pemain asing Victor Hugo Wallace, di samping itu juga diperkuat mantan penyerang timnas Kurniawan Dwi Julianto. Wallace telah mencetak 7 gol bagi Tangerang.

Peluang untuk mengalahkan tim Tangerang cukup terbuka. Ada beberapa hal yang harus dipenuhi agar The Reds Army dapat mengalahkan tamunya, diantaranya adalah sebagai berikut :

1)Pemain Real mampu bermain dengan konsentrasi dan disiplin tinggi.

2)Mampu bermain dengan menjaga keseimbangan antara lini pertahanan dan sektor gelandang dalam strategi bermain ofensif.

3)Pemain harus bermain ngotot dan berani menjadi petarung, seperti ditunjukkan pada saat mwlawan Persema dan Batavia Union.

4)Pemain didukung oleh kondisi fisik dan mental bertanding yang memadai.

Setelah hari Minggu (24/4) dan Senin pagi (25/4) tim Real beristirahat dan tidak berlatih, maka mulai Senin sore (25/4) akan diadakan latihan di Lapangan AAU. Latihan dimulai dengan pemulihan kondisi fisik pemain dan juga dilakukan game khususnya bagi pemain cadangan dan pemain yang tidak diberangkatkan dalam laga tandang melawan Bandung FC.]]> https://realmataramfc.com/news/team-news/duel-dua-tim-peringkat-bawah/feed/ 0 Bertekad Raih Kemenangan Selanjutnya https://realmataramfc.com/news/team-news/bertekad-raih-kemenangan-selanjutnya/ https://realmataramfc.com/news/team-news/bertekad-raih-kemenangan-selanjutnya/#comments Sun, 24 Apr 2011 16:56:15 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=433 Tekad Real Mataram FC untuk menang di laga tandang melawan Bandung FC tidak menjadi kenyataan. Tim tuan rumah bahkan menaklukkan Real Mataram dengan skor 5-3. Laga yang digelar di Stadion Mashoed Wisnusaputra, Kuningan, Jabar berjalan terbuka, saling serang terjadi hingga berujung pada hujan gol.

Seperti yang telah diprediksi semula, kembali [...]

]]> Tekad Real Mataram FC untuk menang di laga tandang melawan Bandung FC tidak menjadi kenyataan. Tim tuan rumah bahkan menaklukkan Real Mataram dengan skor 5-3. Laga yang digelar di Stadion Mashoed Wisnusaputra, Kuningan, Jabar berjalan terbuka, saling serang terjadi hingga berujung pada hujan gol.

Seperti yang telah diprediksi semula, kembali bermainnya Lee Hendrie menghidupkan permainan Bandung FC. Lee Hendrie seakan menjadi “roh” permainan dari tim Bandung FC. Dia mampu menjadi playmaker handal, pengumpan jitu, dan terkadang menjadi penyerang yang berbahaya. Gol-gol yang bersarang di gawang Real sebagian besar bermula dari serangan yang dibangun oleh Lee Hendrie. Tipe pemain seperti ini harus mendapat penjagaan ketat dengan penuh disiplin oleh setiap pemain. Sedangkan gelandang Real kurang optimal dalam menjaga eks pemain Aston Villa tersebut sehingga permainan Bandung FC dapat berkembang.

Perry N Somah menjadi bintang Bandung FC dengan mencetak hattrick. Menurut Kusnadi (manajer klub Real), Somah memang penyerang yang cukup berbahaya dan sejak awal telah mengingatkan untuk mengawalnya dengan ketat. Kenyataannya penyerang ini mampu mencetak 3 gol. Dari hasil analisis pascalaga, pemain belakang Real kurang konsentrasi dan disiplin dalam menjaga penyerang lawan, termasuk Somah. Jika pemain lebih disiplin maka hasilnya akan berbeda, karena secara keseluruhan permaianan kedua tim berimbang. Keunggulan Bandung FC pada jam terbang atau pengalaman pemainnya sehingga lebih mampu mengontrol permainan.

Ada sisi positif tim The Reds Army dari laga melawan Bandung FC, meskipun ketinggalan 0-3 pemain tetap bermain ngotot dan semangat. Eko Wijayanto juga mampu membuktikan layak untuk mendampingi Fernando Soler. Hal ini dibuktikan dengan mencetak 2 gol ke gawang Bandung FC. Soler mampu mencetak 1 gol, sehingga secara keseluruhan telah mengoleksi 12 gol. Jika tidak gagal mengeksekusi penalti dalam laga Sabtu (23/4) kemarin maka koleksinya sudah menjadi 13 gol.

Kegagalan dalam mengeksekusi penalti yang dilakukan oleh Soler kala bertanding melawan Bandung FC adalah kali kedua, kegagalan mengeksekusi tendangan penalti yang pertama terjadi tatkala bertanding dalam laga melawan Bintang Medan.

Untuk Sabtu mendatang (30/4), tim Real Mataram akan menjamu tim Tangerang Wolves FC. Laga akan dilaksanakan kembali di Stadion Maguwoharjo, Sleman karena pada waktu yang bersamaan tim PSIM akan menjamu PSIS di Stadion Mandala Krida.

Tim pelatih telah melakukan evaluasi dan mempelajari permainan calon lawan. Kusnadi (manajer klub) menyatakan harus menang lawan Tangerang, tentu menang dengan menjunjung tinggi fairplay dan sportivitas. Hanya dengan kemenangan saja maka posisi Real akan terangkat setidaknya di papan tengah di putaran pertama Kompetisi LPI. Dengan 3 laga yang tersisa yaitu melawan Tangerang Wolves FC, Bogor Raya FC, dan Minangkabau FC, tim Real bertekad untuk memenangkan seluruh laga yang tersisa di putaran pertama kompetisi LPI.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/bertekad-raih-kemenangan-selanjutnya/feed/ 0
Match Report : Bandung FC 5-3 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-bandung-fc-5-3-real-mataram-fc/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-bandung-fc-5-3-real-mataram-fc/#comments Sat, 23 Apr 2011 22:10:28 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=428 Real Mataram FC kembali mengalami kekalahan dalam lanjutan Liga Primer Indonesia ketika bertandang ke Kuningan untuk melawan Bandung FC, Sabtu [23/04/2011]. Namun kali ini Real Mataram mampu memberikan perlawanan sengit di sepanjang pertandingan, walaupun akhirnya harus menyerah dengan skor 3-5. Dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Mashud Wisnusaputra ini, gol-gol [...]

]]>
Real Mataram FC kembali mengalami kekalahan dalam lanjutan Liga Primer Indonesia ketika bertandang ke Kuningan untuk melawan Bandung FC, Sabtu [23/04/2011]. Namun kali ini Real Mataram mampu memberikan perlawanan sengit di sepanjang pertandingan, walaupun akhirnya harus menyerah dengan skor 3-5. Dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Mashud Wisnusaputra ini, gol-gol Real Mataram dicetak oleh bomber Eko Wijayanto yang mencetak dua gol serta sebuah gol dari Fernando Soler.

Jalannya Pertandingan

Bertanding di bawah cuaca mendung cerah di atas Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Jawa Barat, pertandingan lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) antara tuan rumah Bandung FC melawan Real Mataram FC digelar pada Sabtu (23/4) pukul 15.00 WIB. Pertandingan dipimpin oleh wasit Jairic Iligan dari Filipina.

Sejak peluit dibunyikan wasit, tim real Mataram mencoba menggebrak pertahanan tuan rumah melalui penyerang Eko Wijayanto. Tapi usahanya belum membuahkan hasil.

Menit 11, tim tuan rumah mencoba keberuntungan melalui penyerang Perry Nsoman, tapi usahanya dapat diredam stopper Real Mataram Christian Febre. Satu menit kemudian, gelandang Lee Hendrie pun mengancam, namun masih dapat digagalkan libero tim tamu Nandri Eka.

Menit 22, Real Mataram mendapat peluang melalui tedangan bebas Febre. Tapi tendangannya masih di atas mistar gawang.

Dua menit berselang, bek tim tuan rumah M. Taufan mencoba peruntungan dengan tendangan dari luar kotak penalti. Tendangan kerasnya ke sisi kanan atas gawang tak mampu diantisipasi kiper Real Santoso. Skor 1-0 bagi Bandung FC.

Real mencoba membalas melalui Eko Wijayanto. Tapi tendangannya masih bisa ditepis kiper Bandung FC Kurnia Sandi. Febre dan Soler pun mencoba menyamakan skor, tapi masih gagal.

Menit 34, Perry N. Somah memperbesar kemenangan setelah mampu menmbobol gawang Santoso. Gol tercipta setelah mendapat umpan dari Beni Kunkun dari sisi kiri pertahanan Real. Skor berubah menjadi 2-0 bagi tim tuan rumah.

Di menit yang sama, Real memperoleh kesempatan memperkecil kekalahan melalui tendangan penalti. Sayang Soler yang sebelumnya dilanggar Michele Ndubuisi di kotak penalti gagal membuat gol lewat titik putih lawan. Skor tetap 2-0 untuk Bandung FC.

Menit 41, tuan rumah memperbesar kemenangan melalui Asep Mulyana, setelah mendapat umpan dari beni Kunkun. Bola sepakannya dari depan gawang meluncur ke sisi kiri gawang Real yang kosong. Skor berubah 3-0 bagi tuan rumah hingga turun minum.

Babak 2

Babak kedua, Pelatih Real Mataram Jose Basualdo mengganti Bisri Mustofa dengan Jajang Hasan di sisi kiri lapangan. Dia berharap sayap kanan tim bisa lebih optimal, karena selama Bisri bermain, sektor itu tak berjalan efektif.

Menit 61, Real berhasil memperkecil kekalahan menjadi 3-1 melalui gol yang diciptkan Zainal Abidin. Gol terjadi setelah playmaker Real Mataram itu memperoleh umpan Fernando Soler dari sisi kiri kotak penalti tim tuan rumah.

Menit 61, Yunte digantikan Reza Aditya. Pepe, panggilan akrab Basualdo menerapkan 3-4-3 untuk mengejar ketertinggalan.

Tiga menit berselang tepatnya menit ke-64, penyerang Perry Nsomah memperbesar skor menjadi 4-1 melalui tandukan kepalanya, setelah mendapat umpan Beni Kunkun. Skor berubah 4-1 bagi tuan rumah.

Pertandingan sempat terhenti beberapa saat setelah terjadi keributan antara pemain kedua tim.

Menit 70, Real berhasil memperkecil kekalahan melalui Eko Wijayanto. Skor berubah menjadi 4-2.

Menit 72, Reza dilanggar pemain bertahan tuan rumah. Ia pun harus digotong keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan.

Pertandingan menjurus keras. Pemain kedua tim saling memperagakan permainan cepat yang mengharuskan pemain selalu beradu fisik. Hasilnya kartu kuning pun banyak dikeluarkan oleh wasit.

Pada menit ke-79, gelandang tuan rumah Kim Sang Duk mengancam gawang Real. Beruntung kiper Santoso masih dapat memblok tendangan kerasnya.

Satu menit kemudian, striker Bandung FC membuat hattrick setelah berhasil menanduk bola ke gawang kosong Real. Skor berubah menjadi 5-2 bagi tuan rumah.

Menit 88, Soler memperoleh peluang mencetak gol melalui tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Bandung FC. Tapi tendangannya masih dapat ditepis kiper Kurnia Sandi.

Di menit-menit terakhir, Soler lagi-lagi memperoleh peluang melalui tendangan bebas di dalam kotak penalti. Akhirnya, Soler mampu memperkecil kekalahan menjadi 5-3 setelah dia mampu memanfaatkan umpan Christian Febre menjadi gol.

Hingga akhir pertandingan, skor bertahan 5-3 bagi tim tuan rumah Bandung FC.

Dengan kemenangan tersebut, posisi Bandung FC terdongkrak yang sebelumnya menempati urutan ke-17 di klasemen Liga Primer Indonesia menjadi urutan ke-16. Sedangkan bagi Real Mataram, kekalahan ini semakin memperburuk catatan kekalahan mereka, hingga pertandingan ke-15 berjalan, Real Mataram tercatat kalah sebanyak 8 kali dan menempati posisi ke-15 klasemen dengan mengumpulkan 13 poin. Real Mataram terakhir menang ketika melawan Batavia Union pada 17 April 2011 yang lalu.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-bandung-fc-5-3-real-mataram-fc/feed/ 0
Pertahankan The Winning Team https://realmataramfc.com/news/team-news/pertahankan-the-winning-team/ https://realmataramfc.com/news/team-news/pertahankan-the-winning-team/#comments Thu, 21 Apr 2011 14:03:32 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=420 Ke-18 pemain tersebut diantaranya, Santosa dan Arik Bakhtiar pada posisi penjaga gawang. Christian Febre, Nandri Eka S, Rudy Handoko, M. Chamli, Dedik Susanto disiapkan untuk barisan belakang pertahanan. Untuk sektor gelandang, tim Real membawa serta Eko Prasetyo W, Ryo Thae Pyo, Donni Ikhsan, M. Zainal Abidin, Bisri Mustofa, Jajang Hasan, [...]

]]>
Kamis pagi (21/4), rombongan The Reds Army berangkat menuju Kuningan, Jawa Barat dalam rangka persiapan untuk menghadapi tuan rumah Bandung FC. Tim pelatih Real Mataram telah memutuskan 18 pemain yang dibawa untuk menjalani laga tandang tersebut.

Ke-18 pemain tersebut diantaranya, Santosa dan Arik Bakhtiar pada posisi penjaga gawang. Christian Febre, Nandri Eka S, Rudy Handoko, M. Chamli, Dedik Susanto disiapkan untuk barisan belakang pertahanan. Untuk sektor gelandang, tim Real membawa serta Eko Prasetyo W, Ryo Thae Pyo, Donni Ikhsan, M. Zainal Abidin, Bisri Mustofa, Jajang Hasan, Supriyanto, dan Ali Machrus. Sedangkan posisi penyerangan, tim Real memutuskan untuk membawa Fernando Soler, Eko Wijayanto, serta Reza Aditya.

Melihat komposisi pemain tersebut, dipastikan Jose “Pepe” Basualdo mempertahankan susunan pemain yang membawa kemenangan atas Batavia Union FC Minggu yang lalu.

Diperkirakan “Starting XI” yang akan diturunkan oleh Pepe adalah mereka yang mempunyai recent forms yang bagus. Untuk posisi kiper, Basualdo akan mempercayakan kepada penjaga gawang muda, Santoso. Untuk sektor pertahanan, Christian Febre, Nandri Eka S, Rudy Handoko masih menjadi pilihan utama. Di lini tengah permainan, Eko Prasetyo W, Ryo Thae Pyo, Donni Ikhsan, M. Zainal Abidin, Bisri Mustofa akan diupayakan untuk menjaga serta mengatur irama permaianan tim. Posisi penyerang, Basualdo kemungkinan besar akan menduetkan Fernando Soler dan Eko Wijayanto sebagai juru gedor lini pertahanan lawan. Sementara itu, Andrid Wibawa tidak masuk dalam rombongan karena masih dalam pemulihan akibat cidera yang dideritanya kala menghadapi Batavia Union.

Kusnadi (manajer klub) mengingatkan kepada seluruh pemainnya bahwa Bandung FC merupakan tim yang tetap harus diwaspadai. Peringkat mereka memang di bawah tim Real, namun Bandung FC diperkuat oleh segudang pemain lokal yang pernah bermain di berbagai tingkatan kompetisi di Indonesia. Sebut saja ada Kurnia Sandi di posisi penjaga gawang, Nuralim, Aji Nurpijal (belakang), Yaris Riyadi, dan Asep Mulyana. Di samping itu, mereka diperkuat sejumlah pemain asing yang berpengalaman, seperti Michael Ndubuisi, Kim Sang Duk, Javad Moradi yang juga harus diwaspadai.

Tim Real Mataram sendiri menargetkan kemenangan dalam laga tersebut demi menjaga motivasi anak-anak The Reds Army dan untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengarungi kompetisi Liga Primer Indonesia.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/pertahankan-the-winning-team/feed/ 0
Jelang Laga Melawan Bandung FC https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-bandung-fc/ https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-bandung-fc/#comments Wed, 20 Apr 2011 19:25:55 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=415 Hari Selasa sore (19/4) dan Rabu pagi (20/4), dilakukan latihan di Lapangan AAU dengan fokus untuk pemulihan fisik pemain. Di samping itu juga dilakukan game dengan tujuan untuk menjaga skill dan kontrol terhadap bola agar tetap terjaga.

Pada hari Rabu sore (20/4), dilakukan sparring dengan tim UNY untuk menyusun komposisi [...]

]]>
Hari Selasa sore (19/4) dan Rabu pagi (20/4), dilakukan latihan di Lapangan AAU dengan fokus untuk pemulihan fisik pemain. Di samping itu juga dilakukan game dengan tujuan untuk menjaga skill dan kontrol terhadap bola agar tetap terjaga.

Pada hari Rabu sore (20/4), dilakukan sparring dengan tim UNY untuk menyusun komposisi pemain yang berangkat ke Kuningan untuk menghadapi tuan rumah Bandung FC. Pertandingan melawan tim UNY itu sendiri berakhir 7 – 0 untuk kemenagan Real Mataram FC.

Kusnadi (manajer klub) menyatakan target tim Real Mataram FC adalah meraih angka penuh. Momentum kemenangan melawan Batavia Union FC harus tetap dijaga. Tim pelatih telah menyusun strategi untuk memenangkan laga melawan Bandung FC.

Jose ”Pepe” Basualdo akan tetap menggunakan strategi ofensif dengan pola 3-4-1-2. Strategi tersebut akan dbarengi dengan keseimbangan permainan antar lini. Menyerang dengan mengandalkan keseimbangan ini terbukti cukup berhasil pada saat diterapkan melawan Batavia Union FC.

Melihat permainan Bandung FC, tim ini mempunyai kelemahan terutama pada sektor kiri pertahanan mereka. Gol-gol yang bersarang di gawang mereka, pada awalnya dimulai dari sektor kiri pertahanan mereka. Tim Real harus mampu memanfaatkan dan mengeksploitasi kelemahan tersebut. Di sini, peran pemain sayap kanan Real harus dioptimalkan. Menjadi tugas dari Bisri Mustofa untuk mampu menerobos pertahanan lawan. Andrid Wibawa, jika sudah sembuh dari cidera, juga dapat dioperasikan di sayap kanan untuk menembus sektor kiri lawan. Alternatif pemain lain yang dapat diturunkan untuk mengobrak-abrik pertahanan Bandung FC adalah Eko Wijayanto atau Reza Aditya. Untuk targetman tim Real tetap dipercayakan kepada Fernando Soler, pencetak gol terbanyak sementara Kompetisi LPI.

Menurut Mudiyanto (asisten pelatih) secara umum blok pertahanan Bandung FC lebih lemah dibandingkan sektor gelandang dan sektor depannya. Di sektor pertahanan, meskipun diperkuat 2 pemain yang berpengalaman, yaitu Nuralim dan Michael Ndubuisi, namun kecepatan mereka sudah menurun. Kedua pemain ini akan keteteran jika berhadapan dengan pemain yang gesit, cepat, dan ngotot. Real jelas punya pemain yang bertipe demikian, seperti Andrid, Reza, dan Eko.

Sementara untukMarquee Player Bandung FC, Lee Hendrie, masih tanda tanya apakah dapat turun saat berlaga melawan Real Mataram FC. Pemain ini masih mengalami cidera dan pada pertandingan terakhir melawan Atjeh United, Lee Hendrie belum dapat diturunkan. Jika nantinya masih cidera tentu akan mengurangi kekuatan lini tengah mereka. Kondisi ini tentu sedikit banyak menguntungkan tim The Reds Army.

Menyimak dua laga terakhir yaitu melawan Persema dan Batavia Union FC, tidak berlebihan jika tim Real menargetkan kemenangan melawan Bandung FC. Yang perlu dijaga adalah para pemain Real jangan terlalu percaya diri (over confidence) sehingga dapat menjadi boomerang bagi timnya.

Rombongan tim Real Mataram FC akan berangkat ke Kuningan pada hari Kamis pagi (21/4) melalui jalan darat. Diperkirakan Pepe Basualdo akan mempertahankan “The Winning Team” untuk mengalahkan Bandung FC. Seluruh pemain dan ofisial Real berharap supporter The Royal Guards dapat memberi dukungan langsung ke Kuningan. Dengan dukungan mereka mental dan daya juang pemain akan terangkat.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/jelang-laga-melawan-bandung-fc/feed/ 0
Duel Tim Peringkat Bawah https://realmataramfc.com/news/team-news/duel-tim-peringkat-bawah/ https://realmataramfc.com/news/team-news/duel-tim-peringkat-bawah/#comments Wed, 20 Apr 2011 19:16:36 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=409 Setelah laga kandang dan mampu mengalahkan Batavia Union FC 3-2, tim Real Mataram FC akan menjalani laga tandang melawan Bandung FC. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Mashoed Wisnusaputra, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Stadion tersebut menjadi alternatif kandang bagi tim Bandung FC.

Tim Real langsung berbenah diri untuk menghadapi laga [...]

]]>
Setelah laga kandang dan mampu mengalahkan Batavia Union FC 3-2, tim Real Mataram FC akan menjalani laga tandang melawan Bandung FC. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Mashoed Wisnusaputra, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Stadion tersebut menjadi alternatif kandang bagi tim Bandung FC.

Tim Real langsung berbenah diri untuk menghadapi laga tandang tersebut. Hari Selasa pagi kemarin (19/4), seluruh pemain melakukan medical check-up untuk mengetahui kondisi fisik pemain yang terakhir. Tes kesehatan ini dilakukan secara rutin. Dari hasil check-up tersebut, maka program latihan fisik dapat dilakukan dengan optimal. Di samping itu, menu yang disediakan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemain. Hari Selasa sore kemarin pula (19/4) latihan rutin dilakukan di Lapangan AAU.

Kusnadi (manajer klub) menargetkan kemenangan tatkala The Reds Army bertandang ke kandang Bandung FC. Kemenangan melawan Batavia Union dijadikan momentum kebangkinan tim Real untuk memenangkan laga kembali.

Kedua tim untuk sementara sama-sama menempati posisi bawah klasemen Kompetisi LPI. Real di posisi 15, sedangkan Bandung FC di peringkat ke-18. Dari 14 laga yang telah dijalani, Real menang 3x, seri 4x, dan kalah 7x dengan raihan poin total 13. Real berhasil memasukan 21 gol, namun kebobolan 30 gol, jadi memiliki defisit 9 gol .

Kesebelasan Real merupakan tim dengan jumlah kemasukan gol terbanyak. Sedangkan Bandung FC dari 13 laga yang dilakoni, menang 2x, seri 2x, dan kalah 9x. Tim ini mampu membuat gol sebanyak 11 namun kebobolan 24 gol, jadi mengalami defisit 13 gol. Berdasarkan statistik tersebut maka target kemenangan yang dicanangkan tim Real merupakan hal yang realistik.

Joko Irianto (asisten pelatih) sedikit banyak sudah mengetahui kekuatan dan keunggulan tim Bandung FC. Jika sudah sembuh dari cidera, maka Lee Hendrie merupakan kreator serangan tim tersebut. Tim Bandung FC juga mempunyai gelandang yang berpengalaman yaitu Kim Sang Duk (Korsel) dan Javad Moradi (Iran). Mereka juga mempunyai pernyerang yang cukup berbahaya yaitu Perry N. Somah yang telah mencetak 4 gol. Mereka juga mempunyai penyerang lokal yang cukup gesit yaitu Rinto Hermawan. Kedua pemain harus diwaspadi oleh pemain lini pertahanan Real.

Untuk lini pertahanan Bandung FC diperkuat antara lain Michael Ndubuisi, Aji Nurpijal, dan pemain gaek Nuralim. Selanjutnya di posisi kiper terdapat nama mantan kiper nasional Kurnia Sandi. Salah satu kelemahan tim Bandung yang akan dimanfaatkan secara maksimal oleh Real adalah lini pertahanan mereka yang cenderung rapuh.

Duel tim papan bawah ini nampaknya akan berjalan seimbang. Untuk mengalahkan Bandung FC, tim Real harus menurunkan penyerang yang mempunyai kecepatan dan power untuk mendampingi Fernando Soler. Andrid Wibawa cidera pada saat melawan Batavuia Union FC, tim Real berharap penyerang enerjik tersebut sudah dapat diturunkan melawan Bandung FC. Jika belum, Real Mataram FC masih mempunyai stok pemain Reza Aditya dan Eko Wijayanto.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/duel-tim-peringkat-bawah/feed/ 0
Real Mataram Gilas Tim UNY https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-gilas-tim-uny/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-gilas-tim-uny/#comments Wed, 20 Apr 2011 19:00:27 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=403 Kemenangan telak mewarnai pertandingan persahabatan antara tim Real Mataram melawan tim sepakbola dari Universitas Negeri Yogyakarta sore tadi, (20/4) di Lapangan Karangmalang, UNY. Dalam pertandingan tersebut, Real sukses mencetak tujuh gol tanpa balas.

Unggul secara teknik juga fisik menjadi kunci kemenangan tim Real Mataram atas tim lawan. Keunggulan tersebut terbukti [...]

]]>
Kemenangan telak mewarnai pertandingan persahabatan antara tim Real Mataram melawan tim sepakbola dari Universitas Negeri Yogyakarta sore tadi, (20/4) di Lapangan Karangmalang, UNY. Dalam pertandingan tersebut, Real sukses mencetak tujuh gol tanpa balas.

Unggul secara teknik juga fisik menjadi kunci kemenangan tim Real Mataram atas tim lawan. Keunggulan tersebut terbukti dengan penguasaan bola yang lebih baik yang berujung pada terciptanya gol-gol yang dihasilkan oleh para pemain Real Mataram.

Pertandingan sendiri berjalan berat sebelah, karena lapangan tengah permainan berhasil dikuasai oleh lini tengah Real Mataram secara keseluruhan di babak pertama. Lini tengah Real yang dikomandoi oleh Zainal Abidin serta Ryo Thae Pyo terbilang cukup padu. Duet Zainal serta Yunte, sapaan akrab dari Ryo Thae Pyo, terbukti sukses. Umpan-umpan manja kerap dilakukan oleh keduanya yang berujung pada tiga gol di babak pertama yang dihasilkan oleh Fernando Soler yang mencetak dua gol, serta Eko Prasetyo.

Memasuki babak kedua, kendali permainan masih dipegang oleh tim Real Mataram. Namun sesekali, tim lawan kerap melancarkan serangan balik cepat yang membuat pertahanan Real harus bekerja keras. Duet tangguh lini pertahanan yang digalang oleh Febre dan Nandre terbukti cukup ampuh guna mematikan pergerakan penyerang tim UNY yang pada pertandingan tersebut gagal mencetak angka satupun.

Di babak kedua tersebut, Real sukses menjaringkan empat gol tambahan. Adapun gol-gol tersebut lahir berturut-turut melalui Cristian Febre, gol bunuh diri peman UNY, Jajang Hasan, serta gol melalui titik putih yang dieksekusi oleh penyerang Real, Imam Syafi’i.

Dan dengan kemenangan meyakinkan 7-0 atas tim UNY pada pertandingan persahabtan sore tadi, diharapkan mental serta motivasi anak-anak The Reds Army semakin meningkat menjelang pertandingan Liga Primer Indonesia melawan Bandung FC, Sabtu pekan ini.

Adapun tim Real Mataram akan berangkat menuju Kuningan yang akan menjadi tempat perhelatan laga melawan Bandung FC pada hari Kamis, pukul 07.30 WIB dari Mess Real Mataram di daerah Cupuwatu melalui jalur darat.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-gilas-tim-uny/feed/ 0
Evaluasi Pertandingan Melawan Batavia https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-pertandingan-melawan-batavia-2/ https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-pertandingan-melawan-batavia-2/#comments Mon, 18 Apr 2011 20:12:53 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=383 Setelah sekian lama menanti, akhirnya kesebelasan Real Mataram FC memperoleh kemenangan. Laga melawan Batavia Union FC pada hari Minggu, 17 April 2011 kemarin, sungguh menguras tenaga dan emosi para pemain The Reds Army. Tekad yang tertanam dalam setiap diri pemain untuk memenangkan laga, akhirnya terwujud dengan skor 3-2.

Pada 15 menit awal, kedua tim masih saling meraba-raba permainan. Ciri khas permainan Real yaitu aliran bola dengan umpan-umpan pendek melalui kedua sayap belum tampak. Sementara Batavia cenderung menerapkan umpan-umpan panjang yang terutama ditujukan kepada Tantan. Setelah lepas dari 15 menit, permainan kedua tim lebih menemukan bentuknya sehingga peluang kedua tim untuk mencetak gol juga terbuka. [...]

]]>
Setelah sekian lama menanti, akhirnya kesebelasan Real Mataram FC memperoleh kemenangan. Laga melawan Batavia Union FC pada hari Minggu, 17 April 2011 kemarin, sungguh menguras tenaga dan emosi para pemain The Reds Army. Tekad yang tertanam dalam setiap diri pemain untuk memenangkan laga, akhirnya terwujud dengan skor 3-2.

Pada 15 menit awal, kedua tim masih saling meraba-raba permainan. Ciri khas permainan Real yaitu aliran bola dengan umpan-umpan pendek melalui kedua sayap belum tampak. Sementara Batavia cenderung menerapkan umpan-umpan panjang yang terutama ditujukan kepada Tantan. Setelah lepas dari 15 menit, permainan kedua tim lebih menemukan bentuknya sehingga peluang kedua tim untuk mencetak gol juga terbuka.

Beberapa kali penyerang muda Real, Andrid Wibawa, mampu lepas dari penjagaan lawan. Demikian pula Tantan penyerang energik tim Batavia. Pada pertengahan babak pertama, aliran serangan Real semakin bergelombang menggempur pertahanan Batavia. Beberapa kali kiper Fauzi Toldo harus berjibaku untuk menyelamatkan gawang Batavia. Ryo Thae Phyo mampu menjalankan peran sebagai playmaker Real dengan baik. Demikian pula Bisri Mustofa dan Eko Prasetyo dapat bermain dengan optimal sebagai wingback.

Pada menit ke-35, Andrid Wibawa mampu melakukan tembakan dari dalam kotak penalti dan kiper Toldo gagal menjangkaunya. Skor 1-0 untuk Real. Kemudian gol kedua Real diciptakan oleh Fernando Soler pada menit ke-44. Gol ini berawal dari Bisri Mustofa yang bergerak dari sayap kanan ke lapangan tengah dan melepaskan umpan terobosan dan terukur kepada Soler. Bergerak dari sayap kiri lawan, Soler mampu melepaskan tembakan ke tiang jauh yang gagal dihadang oleh Toldo. Kedudukan menjadi 2-0 untuk The Reds Army.

Pada babak I, menurut Kusnadi (manajer klub) hampir seluruh pemain Real mampu bermain sesuai dengan skenario pelatih. Di sisi lain, serangan tim Batavia cukup efektif namun pertahanan mereka tidak terlalu rapat. Pelatih Roberto Bianchi (Beto) mengakui pada babak 1, pemainnya bermain tidak optimal.

Pada Babak 2, tim Real langsung menggebrak dan menghasilkan gol. Berawal dari serangan dari kick off, umpan Reza Aditya kepada Soler mampu dikonversi menjadi gol. Skor 3-0 untuk Real. Dari gol ini, Tim Batavia tersentak kemudian melancarkan serangan bertubi-tubi. Javier Rocha otak serangan Batavia, beberapa kali berhasil memberikan umpan kepada Juan Manuel Cortez dan Tantan. Puncaknya umpan Rocha kepada Cortez memberikan peluang, namun M. Zainal Abidin menghadangnya. Wasit memberikan penalti kepada Batavia dan Cortez mampu menaklukkan kiper Real, Santoso pada menit ke-59. Setelah gol tersebut, tim Batavia lebih menguasai pertandingan dan beberapa peluang. Tim Real hanya sesekali melakukan serangan balik.

“Penyakit” lama Real kembali kambuh, konsentrasi pemain menurun di 10 menit terakhir dan pada menit ke-87 Batavia mampu mencetak gol melalui pemain penggnati Iskandar. Dari sisa waktu, Batavia mampu menciptakan peluang emas namun Dewi Fortuna masih melindungi gawang Real. Skor akhir 3-2 untuk tuan rumah Real Mataram FC.

Dari laga tersebut diperoleh catatan sebagai berikut:

1) Secara keseluruhan pemain Real bermain baik. Dari blok pertahanan Rudy Handoko, Nandri Eka S, dan Christian Febre bermain disiplin. Pemain tengah Real juga mampu mengimbangi permainan gelandang Batavia yang digalang oleh Javier Rocha. Untuk duet penyerang Soler dan Andrid bermain sangat baik, demikian pula Reza pengganti Andrid.

2) Kiper Santoso mampu menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih Basualdo dengan bermain cemerlang.

3) Terlepas dari cuaca yang panas, nampak daya tahan pemain Real menurun drastis di 20 menit terakhir.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-pertandingan-melawan-batavia-2/feed/ 0
Fernando Soler Pemain Istimewa https://realmataramfc.com/news/profil-bintang/fernando-soler-pemain-istimewa-2/ https://realmataramfc.com/news/profil-bintang/fernando-soler-pemain-istimewa-2/#comments Sun, 17 Apr 2011 21:03:19 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=345 Hingga pertandingan ke-14 Liga Primer yang telah dimainkan oleh Real Mataram, mulai terlihat salah satu sosok pemain yang menonjol di dalam tim. Sosok tersebut bernama lengkap Fernando Gaston Soler, pemain kelahiran Buenos Aires, 24 Februari 1978 yang berposisi sebagai tukang gedor pertahanan lawan, terbukti mampu menunjukkan kelasnya sebagai striker jempolan [...]

]]>
Hingga pertandingan ke-14 Liga Primer yang telah dimainkan oleh Real Mataram, mulai terlihat salah satu sosok pemain yang menonjol di dalam tim. Sosok tersebut bernama lengkap Fernando Gaston Soler, pemain kelahiran Buenos Aires, 24 Februari 1978 yang berposisi sebagai tukang gedor pertahanan lawan, terbukti mampu menunjukkan kelasnya sebagai striker jempolan dengan torehan 11 gol dari 13 penampilannya bersama Real Mataram hingga pekan ke-14 Liga Primer Indonesia.

Dengan postur 181 cm menjadikannya sebagai pemain yang cukup ideal untuk di posisikan sebagai target man The Reds Army. Dengan finishing serta positioning yang cukup baik, Nando, sapaan dari Fernado Soler, mulai menjadi pemain yang di perhitungkan di kancah persepakbolaan khususnya Indonesia.

Didatangkan dari klub asal Kosta Rika, Municipal Pérez Zeledón dan sempat membela Persipura Jayapura pada tahun 2004, membuat Nando tak asing lagi dengan persepakbolaan tanah air. Dan dengan pengalaman sebelumnya yang sempat membela klub di Indonesia, membuat Nando mudah beradaptasi dengan tim barunya, Real Mataram. Proses adaptasi yang cepat itu pulalah yang menjadikan dirinya merasa nyaman bermain dalam tim asuhan Jose “Pepe” Basualdo. Torehan 11 gol yang diraihnya hingga pekan ke-14 menjadikannya top skor sementara dan tak menutup kemungkinan untuk meraih gelar pencetak gol terbanyak di Liga Primer Indonesia pada akhir musim kompetisi nanti.

Disinggung mengenai pencapaiannya hingga saat ini, Fernando cukup bijak dalam menyikapinya. “Sebenarnya target saya bukanlah untuk menjadi top skor, akan tetapi saya cukup bersyukur dengan raihan gol saya hingga saat ini, dan saya berharap semua pemain juga tampil bagus. Saya lebih memilih untuk menjadi pemain yang baik bersama rekan-rekan di setiap pertandingan, bukan saya sendiri.” Ujar Fernando dengan Bahasa Indonesia yang terbatah-batah.

Ditanya mengenai posisi Real pada akhir musim, dengan bijak pemain asal Argentina tersebut menjawab. “Target klasemen terserah Tuhan, tetapi yang menjadi target kami adalah mengambil poin sebanyak mungkin sehingga dapat membawa Real ke papan atas.” Ujarnya menambahkan.

Dengan menjaringkan dua gol tambahan tadi sore (17/4) saat menghadapi Batavia Union, Fernando Soler membuktikan diri sebagai pemain istimewa Real Mataram. Dengan catatan 11 gol dan kemungkinan akan terus bertambah, membuatnya akan terasa semakin spesial bagi kubu The Reds Army. Mari kita tunggu aksi-aksi dari Fernando Soler berikutnya, Vamos !

]]>
https://realmataramfc.com/news/profil-bintang/fernando-soler-pemain-istimewa-2/feed/ 0
Kemenangan yang Melegakan https://realmataramfc.com/news/match-news/kemanangan-yang-melegakan/ https://realmataramfc.com/news/match-news/kemanangan-yang-melegakan/#comments Sun, 17 Apr 2011 20:14:57 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=328 Setelah sekian lama gagal meraih hasil sempurna, sore tadi (17/4) harapan Real Mataram untuk meraih hasil maksimal akhirnya terwujud. Kemanangan yang ditunggu-tunggu pun akhirnya datang. Hasil 3-2 yang diraih atas tim asal Jakarta, Batavia Union membuat The Red Army lega. Kemenangan tersebut merupakan raihan tiga angka pertama setelah sepuluh laga [...]

]]>
Setelah sekian lama gagal meraih hasil sempurna, sore tadi (17/4) harapan Real Mataram untuk meraih hasil maksimal akhirnya terwujud. Kemanangan yang ditunggu-tunggu pun akhirnya datang. Hasil 3-2 yang diraih atas tim asal Jakarta, Batavia Union membuat The Red Army lega. Kemenangan tersebut merupakan raihan tiga angka pertama setelah sepuluh laga terakhir tanpa kemenangan. Terakhir kali pasukan Real meraih hasil sempurna ketika memenangi laga kandang kala menghadapi Bintang Medan di Stadion Maguwoharjo.

Bermain di Stadion Mandala Krida Yogyakarta di bawah terik matahari yang menyengat, Jose “Pepe” Basualdo menurunkan skuad terbaiknya. Pergantian line-up hanya terletak pada sektor penjaga gawang yang dipercayakan kepada Santoso yang menggantikan posisi Arik Bachtiar. Pola permainan tik-tak disertai kombinasi unpan panjang terbukti efektif di babak pertama. Hal tersebut terbukti dengan terciptanya dua gol di babak pertama yang bersarang di gawang tim Batavia Union yang dicetak oleh Andrid Wibowo dan Fernando Soler yang memanfaatkan kelengahan sektor pertahanan tim lawan. Umpan-umpan lambung serta terobosan yang ditujukan untuk Andrid dan Soler mampu dikonversi menjadi gol di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Real Mataram mengambil inisiatif untuk menyerang terlebih dahulu setelah wasit meniup peluit pertandingan babak kedua. Serangan kejutan yang dirancang melalui kerjasama Zainal serta Reza berbuah gol melalui sentuhan Soler. Skor pun berubah menjadi 3-0. Setelah gol tersebut, tim lawan pun lebih berani untuk keluar menyerang. Dengan dikomandoi Javier Rocha yang menjadi motor serangan, nampak jelas pergerakan dari tim Batavia semakin berbahaya.

Dengan memanfaatkan umpan-umpan matang dari Rocha sekaligus memanfaatkan stamina yang terkuras pemain Real karena terik matahari, permainan Batavia pun menjadi terlihat sedikit lebih unggul. Terlihat jelas 30 menit akhir babak kedua, para pemain Batavia Union mampu memanfaatkan situasi dan berhasil membuahkan dua gol melalui eksekusi pinalti Juan Cortez serta tendangan dari luar kotak pinalti yang dihasilkan oleh Iskandar. Akan tetapi, ketika peluit akhir dari wasit asal India yang memimpin jalannya pertandingan berbunyi, tim Batavia Union gagal menyamakan kedudukan, sehingga pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Real Mataram 3-2 atas Batavia Union. Namun secara keseluruhan, pemain Real Mataram telah menunjukkan semangat juang untuk menghasilkan kemenangan yang dirindukan oleh seluruh warga DIY serta pendukung setianya, The Royal Guards.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/kemanangan-yang-melegakan/feed/ 0
Match Report : Real Mataram 3-2 Batavia Union https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-3-batavia-union-2/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-3-batavia-union-2/#comments Sun, 17 Apr 2011 19:34:06 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=336 Real Mataram akhirnya dapat meraih kemenangan pada pertandingan melawan Batavia Union sore ini [17/04/2011] di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Bermain di depan pendukungnya sendiri, Real Mataram mampu menjinakkan Batavia Union dengan skor 3-2. Keunggulan 3-0 Real Mataram di awal babak kedua, hanya mampu dibalas dua gol oleh Batavia Union meski terus memborbadir pertahanan Real Mataram di 10 menit akhir pertandingan. Pada pertandingan tersebut, bomber haus gol, Fernando Soler menyumbangkan dua gol bagi Real Mataram. Satu gol lagi dicetak oleh penyerang lincah Andrid Wibawa.

]]>
Real Mataram akhirnya dapat meraih kemenangan pada pertandingan melawan Batavia Union sore ini [17/04/2011] di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Bermain di depan pendukungnya sendiri, Real Mataram mampu menjinakkan Batavia Union dengan skor 3-2. Keunggulan 3-0 Real Mataram di awal babak kedua, hanya mampu dibalas dua gol oleh Batavia Union meski terus memborbadir pertahanan Real Mataram di 10 menit akhir pertandingan. Pada pertandingan tersebut, bomber haus gol, Fernando Soler menyumbangkan dua gol bagi Real Mataram. Satu gol lagi dicetak oleh penyerang lincah Andrid Wibawa.

Jalannya Pertandingan

Real Mataram mengawali pertandingan dengan cukup lambat namun tetap dapat menguasai pertandingan. Peluang pertama Real Mataram datang pada menit ke 8 melalui Cristian Febre. Berawal dari sebuah tendangan bebas Zainal Abidin, bola diarahkan ke kotak pinalti Batavia Union. Umpan Zainal tersebut kemudian disambut oleh sundulan Febre namun masih tepat dipelukan kiper Batavia, Fauzi Toldo

Batavia Union membalas. Menit ke 10 memanfaatkan kelengahan bek Real Mataram, Rudi Handoko, Leandro mampu mencuri bola yang kemudian melakukan umpan silang ke kotak pinalti Real Mataram. Dengan tidak terkawal Juan Cortes menyambut umpan tersebut untuk menceploskan bola ke gawang Santoso. Namun sayang gol dianulir oleh wasit karena Leandro dianggap melakukan pelanggaran terlebih dahulu. Skor pun tetap 0-0.

Selanjutnya, meski Real Mataram lebih banyak membawa bola, namun tidak ada peluang yang dapat diciptakan. Tampak disini motor serangan Zainal Abidin dijaga ketat oleh pemain Batavia Union, sehingga tidak ada umpan-umpan akurat ke Andrid maupun Soler.

Pada menit ke-35 Real Mataram mendapatkan peluang emas. Berawal dari umpan lambung Nandri dari sektor pertahanan mampu disundul dengan baik oleh Fernando Soler untuk diarahkan kepada Andrid Wibawa. Dengan kelincahannya Andrid mampu melewati hadangan pemain lawan, namun sayang tendangannya masih melenceng tipis di sebelah kanan gawang Batavia Union.

Akhirnya Andrid Wibawa mampu membayar lunas kegagalan sebelumnya untuk membawa Real Mataram unggul 1-0 pada menit ke 36. Gol berawal dari umpan Eko Prasetyo di sisi kiri. Andrid yang berada di kotak pinalti lawan mampu menerima umpan tersebut. Dan setelah mengecoh pemain lawan, Andrid dengan cerdik mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Batavia Union. Sayang sekali, setelah mencetak gol tersebut Andrid harus ditandu keluar lapangan akibat cedera dan digantikan oleh Reza Aditya.

Tertinggal satu gol, membuat Batavia Union tersentak dan mulai melancarkan serangan ke pertahanan Real Mataram. Namun justru Real Mataram yang kembali mencetak gol. Kali ini melalui penyerang andalan Real Mataram, Fernando Soler. Setelah menerima umpan terobosan dari Bisri Mustofa, Soler yang bergerak ke sisi kanan pertahanan Batavia Union dengan tenang mampu menaklukkan Fauzi Toldo. Skor 2-0 pun berakhir hingga peluit akhir babak pertama.

Babak Kedua

Awal babak kedua, Real Mataram langsung menjauh. Berawal dari permainan tik-tak antara Zainal Abidin dan Reza Aditya. Nama terakhir kemudian menyodorkan bola ke Fernando Soler, dengan sentuhan ringan Soler kembali menaklukkan Fauzi Toldo untuk mengubah skor menjadi 3-0. Ini merupakan gol ke-11 Soler yang membuatnya semakin kokoh di puncak daftar pencetak gol Liga Primer Indonesia.

Setelah gol tersebut, praktis pertandingan lebih banyak dikuasai oleh Batavia Union. Tampak Real Mataram telah puas dengan hasil tersebut dan lebih berusaha mempertahankannya. Namun strategi bertahan ini justru menjadi boomerang bagi Real Mataram.

Bukitnya Batavia Union mampu memperkecil ketinggalan menjadi 3-1, melalui tendangan pinalti Juan Cortes. Pinalti diberikan oleh wasit, Saikat Biswas setelah Rudi Handoko melanggar penyerang Batavia, Tantan di kotak terlarang.

Pinalti Cortes membuat Batavia semakin bernafsu menyerang. Beberapa kali serangan berbahaya mampu dihasilkan oleh Batavia Union, namun akibat kecermelangan penampilan kiper cadangan Real Mataram, Santoso membuat peluang-peluang tersebut terbuang percuma. Salah satunya terjadi pada menit ke-65. Dalam waktu yang berurutan, Santoso dengan gemilang mampu mematahkan dua tendangan Javier Roca. Setelah tendangan Roca yang dibarengi dengan pelanggaran mampu ditepis dengan baik, tendangan bebas Roca juga mampu digagalkan oleh kiper yang baru dua kali membela Real Mataram tersebut.

Kiper Santoso benar-benar menjadi tembok penghalang bagi Batavia Union. Terbukti pada menit ke-77, peluang Batavia Union melalui tendangan Javier Roca masih dapat digagalkannya. Hal yang sama juga terjadi lima menit berselang, diawali pergerakan pemain pengganti Iskandar di sisi kanan pertahanan Real Mataram, tendangan pemain bernomer punggung 11 ini mampu ditepis dengan baik. Juan Cortes yang menerima bola muntahan masih gagal menyarangkan bola.

Gawang Santoso akhirnya jebol juga pada menit ke 43. Gol Batavia Union ini berawal dari aksi individu Iskandar di sisi kanan pertahanan Real Mataram. Setelah melewati dua bek Real Mataram, Iskandar melakukan tendangan keras yang mampu merubah skor menjadi 3-2.

Di sisa pertandingan, Real Mataram mendapatkan serangan bergelombang dari Batavia Union. Dan setelah bertahan dengan susah payah akhirnya skor 3-2 berhasil dipertahankan oleh Real Mataram hingga peluit akhir pertandingan. Dengan kemenangan ini, Real Mataram dapat mengakhiri paceklik kemenangan yang terjadi sejak 30 Januari 2011 kala mengalahkan Bintang Medan dengan skor 3-1.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-3-batavia-union-2/feed/ 0
Kemenangan Bukan Impian https://realmataramfc.com/news/match-news/kemenangan-bukan-impian/ https://realmataramfc.com/news/match-news/kemenangan-bukan-impian/#comments Sat, 16 Apr 2011 13:34:40 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=317 Dalam latihan dan sekaligus mencoba lapangan Stadion Mandala Krida Sabtu pagi (16/4), Kusnadi (manajer klub) menyatakan tim Real sudah siap untuk berlaga dan megalahkan Batavia Union. Kemenangan diharapkan bukan hanya sekedar impian, namun harapan yang menjadi kenyataan. Para pemain secara fisik dan mental juga telah siap bertanding. Tidak ada pemain [...]

]]>
Dalam latihan dan sekaligus mencoba lapangan Stadion Mandala Krida Sabtu pagi (16/4), Kusnadi (manajer klub) menyatakan tim Real sudah siap untuk berlaga dan megalahkan Batavia Union. Kemenangan diharapkan bukan hanya sekedar impian, namun harapan yang menjadi kenyataan. Para pemain secara fisik dan mental juga telah siap bertanding. Tidak ada pemain yang sedang mengalami cidera. Dalam latihan tersebut nampak Andrian Ceceres pemian yang akan direkrut oleh Real Mataram FC. Jika tidak ada halangan, maka Ceceres akan memperkuat Real Mataram pada putaran kedua Kompetisi LPI.

Jose “Pepe” Basualdo akan menurunkan starting 11 hampir sama saat menghadapi Persema minggu yang lalu. Perbedaannya hanya terletak pada posisi kiper, untuk sementara Arik Bakhtiar dicadangkan dan posisinya digantikan oleh Santosa. Secara teknis, kemampuan Santosa dengan Arik tidak berbeda hanya postur Santosa lebih pendek.
Di posisi lini pertahanan akan diisi oleh Nandri Eka S, Christian Febre, dan Dedik Susanto. Rudy Handoko yang dimainkan pada saat melawan Persema diganti oleh Dedik. Di blok tengah 5 pemain yang mengisi posisi tersebut adalah Eko Prasetyo W (wingback kiri), Bisri Mustofa (wingback kanan), Donni Ikhsan (gelandang bertahan), Ryo Thae Pyo (playmaker), dan M. Zainal Abidin (gelandang serang). Untuk penyerang dipercayakan pada Fernando Soler dan Andrid Wibawa. Sebagai pendamping Soler, Andrid menyatakan merasa semakin mampu untuk mengimbangi permainan rekannya tersebut. Diharapkan Andrid mampu bermain seperti pada saat melawan Persema. Bermain lincah, dinamis dan seakan tidak pernah merasa lelah.

Dengan formasi 3-4-1-2 sejak menit awal tim Real akan menggebrak pertahanan Batavia. Alur serangan akan dibangun melalui sayap dengan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Dari skenario serangan tersebut diharapkan Soler dan Adrid sebagai targetman mampu menuntaskan umpan-umpan dari saya tersebut menjadi gol.

Dalam latihan Sabtu pagi (16/4), Basualdo mengingatkan kembali pemainnya untuk menjaga keseimbangan permainan. Harus ada keseimbangan antar lini. Para pemain gelandang harus cepat turun membantu pertahanan jika lawan menyerang. Batavia mempunyai duet striker yang berbahaya yaitu Juan Manuel Cortez dan Tantan. Di smaping itu ada Yahya Sosomar yang mampu bertindak sebagai second striker. Pemain ini mempunyai kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Tim pelatih Real telah menyiapkan pemain untuk menjaga mereka. Pemain Batavia lain yang perlu diwaspadai adalah Javier Rocha. Di samping mempunyai kemampuan untuk mengeksekusi bola-bola mati, pemain ini merupakan pengatur permaianan dari tim Batavia.

Pelatih Batavia Roberto Bianchi (Beto) tentu juga telah mengetahui permainan Real. Sebagai tim papan atas, tentu menargetkan kemenangan jika menghadapi tim di peringkat di bawahnya. Seluruh pemain Batavia dalam kondisi fit dan siap bermain. Di posisi penjaga gawang terdapat Fauzi Toldo, kemudian di belakang ada pemain Tugihadi, Sofyan Morhan, M. Fathul Manan, dan Kim Jong Kyung. Di posisi gelandang yang kemungkinan diturunkan oleh Beto adalah Leandro A. Juan, Na Byung Yul, Ledi Utomo, dan Yahya Sosomar. Di barisan depan diperkirakan akan diturunkan duet Cortez dan Tantan.

Pertandingan yang akan dilangsungkan pada hari Minggu (17/4) di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta akan dimulai pukul 15.00 WIB. Panitia telah mencetak 8.000 tiket dengan harga jual masing-masing Rp 20.000,- (tribune tertutup) dan Rp 10.000,- (tribune terbuka). Di samping itu panpel juga telah mendistribusikan 1.000 tiket komplimen bagi siswa SSB dan SLTP di Yogyakarta.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/kemenangan-bukan-impian/feed/ 0
Tekad Bulat Kalahkan Batavia https://realmataramfc.com/news/match-news/tekad-bulat-kalahkan-batavia/ https://realmataramfc.com/news/match-news/tekad-bulat-kalahkan-batavia/#comments Fri, 15 Apr 2011 18:54:04 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=314 Tekad untuk mengalahkan tim Batavia Union FC telah ditanamkan setiap dada pemain Real Mataram FC. Mereka menyatakan tekad yang bulat untuk mengalahkan tim Batavia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara renungan malam yang diselenggarakan oleh manajemen Real pada hari Kamis malam (14/4) di Mess Cupuwatu, Kalasan, Yogyakarta.

Dalam acara tersebut, moral dan mental bertanding pemain Real dibangkitkan dengan siraman rohani oleh Gus Mus. Ulama muda tersebut mengingatkan agar setiap pemain tidak lupa berdoa sebelum bertanding. Dengan doa yang dilandasi oleh iman maka dorongan untuk memenangkan laga semakin kuat.

]]>
Tekad untuk mengalahkan tim Batavia Union FC telah ditanamkan setiap dada pemain Real Mataram FC. Mereka menyatakan tekad yang bulat untuk mengalahkan tim Batavia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara renungan malam yang diselenggarakan oleh manajemen Real pada hari Kamis malam (14/4) di Mess Cupuwatu, Kalasan, Yogyakarta.

Dalam acara tersebut, moral dan mental bertanding pemain Real dibangkitkan dengan siraman rohani oleh Gus Mus. Ulama muda tersebut mengingatkan agar setiap pemain tidak lupa berdoa sebelum bertanding. Dengan doa yang dilandasi oleh iman maka dorongan untuk memenangkan laga semakin kuat.

Erik Irawan Pujoadi (CEO Real Mataram), turut memberi suntikan mental kepada pemain. Intinya pemain harus mempunyai prinsip 3F (Fun, Fight, Focus) dalam setiap bertanding. Fun dalam arti benar-benar harus menikmat pertandingan dan tanpa beban. Fight artinya pemain harus benar-benar menjadi petarung dan menjunjung tinggi sportivitas. Focus artinya pemain harus tetap konsentrasi dari menit awal sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Kusnadi (manajer klub) menyatakan bahwa secara teknis Real Mataram siap menghadapi tim asuhan Roberto Bianchi (Beto). Tim pelatih Real Mataram dibawah koordinasi Jose Basualdo (Pepe) telah menyiapkan strategi yang jitu untuk mengalahkan Batavia Union. Pepe telah mengantongi kekuatan dan kelemahan tim lawan. Kekuatan lawan di sektor terutama pada Javier Rocha.

Pemain asal Chile tersebut ditugaskan sebagai pengontrol irama permainan, di samping itu, Rocha juga mempunyai kelebihan dalam spesialisasi bola-bola mati. Untuk itu Rocha harus dijaga dengan ketat agar tidak leluasa untuk mengatur permainan timnya. Peran Rocha didukung oleh pemain asing lain yang beroperasi di sektor tengah yaitu Leandro A. Juan dan Na Byung Yul. Kedua pemain ini mempunyai kemampuan di atas rata-rata. Pemain tengah Real Mataram, seperti Donni Ikhsan, Ryo Thae Pyo, dan M. Zainal Abidin, harus fight untuk mengimbangi mereka.

Kekuatan lain Batavia terletak pada duet penyerang Juan Manuel Cortez dan Tantan. Mereka telah menciptakan 12 gol atau sekitar 60% dari total yang yang diciptakan tim Batavia. Pemain Real yang disiapkan untuk mengawal mereka adalah Christian Febre dan Rudy Handoko. Pemain lain yang perlu diwaspadai oleh barisan belakang Real Mataram adalah Yahya Sosomar yang mempunyai kemampuan mencetak gol dari lini kedua.

Kekurangan dari Laskar Si Pitung terutama terletak pada sektor pertahanan. Dalam beberapa kesempatan laga, pemain bertahan Batavia kedodoran terhadap serangan balik lawan. Kelemahan lain adalah seperti yang dialami tim Real Mataram yaitu konsentrasi pemain bertahan yang terkadang drop, sehingga kebobolan dengan mudah. Faktor ini akan dimanfaatkan Real dengan menurunkan penyerang yang lincah dan bertenaga kuda seperti Andrid Wibawa atau Eko Wijayanto. Salah satu dari mereka akan mendamping sang kapten, Fernando Soler.

Dalam pertandingan pada hari Minggu (17/4) jam 15.00 WIB di Stadion Mandala Krida, panitia pelaksana akan memberikan tiket komplimen kepada siswa SSB dan SMP di Yogyakarta. Dengan tiket komplimen tersebut para siswa tersebut dapat menikmati pertandingan yang digelar dalam Kompetisi LPI yang menjunjung tinggi fairplay. Selanjutnya panitia telah mencetak 8.000 tiket. Adapun harga jual tiket untuk pertandingan tersebut yaitu Rp 20.000,00 untuk tribun tertutup dan Rp 10.000,00 untuk tribun terbuka.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/tekad-bulat-kalahkan-batavia/feed/ 0
Real Mataram Jajal Pemain Baru https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-jajal-pemain-baru/ https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-jajal-pemain-baru/#comments Thu, 14 Apr 2011 01:26:51 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=309 Sampai saat ini penampilan Real Mataram di kompetisi Liga Primer Indonesia tidak begitu memuaskan, dari 12 kali berlaga meraka hanya mencatat 2 kemenangan, 4 kali seri dan sisanya berakhir dengan kekalahan. Beberapa tindakan telah dilakukan oleh manajemen untuk mendongkrak kualitas permainan tim, salah satunya adalah dengan mendatangkan pemain baru. Dan nama Andrian Ceceres menjadi pemain pertama yang coba direkrut.

]]>
Sampai saat ini penampilan Real Mataram di kompetisi Liga Primer Indonesia tidak begitu memuaskan, dari 12 kali berlaga meraka hanya mencatat 2 kemenangan, 4 kali seri dan sisanya berakhir dengan kekalahan. Beberapa tindakan telah dilakukan oleh manajemen untuk mendongkrak kualitas permainan tim, salah satunya adalah dengan mendatangkan pemain baru. Dan nama Adrian Ceceres menjadi pemain pertama yang coba direkrut.

Claudio Adrian Caceres merupakan pemain kidal berpaspor Argentina-Australia yang sebelumnya bermain di tim Australia, Heidelberg United. Pemain ini dapat bermain sebagai seorang gelandang serang tengah maupun kiri. Caceres mengawali karir sepakbola professionalnya di klub Inggris, Southampton sebelum menghabiskan beberapa tahun untuk bermain di klub kecil Inggris seperti Yeovil Town, Hull City, Wycombe Wanderers, Brentford and Aldershot Town. Dia kemudian kembali ke Australia, yang dulu pernah ditinggalinya sejak umur 3 tahun, untuk bermain di beberapa klub A-League semacam Perth Glory FC, Melbourne Victory FC, Central Coast Mariners FC, Wellington Phoenix FC.

Caceres sejak senin lalu telah melakukan trial selama satu minggu bersama Real Mataram. Selain latihan reguler, dia juga sempat mengikuti latih tanding bersama tim cadangan melawan tim Por-prop Sleman pada sore tadi [13/04/2011] di Stadion Maguwoharjo. Laga tersebut berakhir dengan kedudukan 3-2 untuk Real Mataram, dimana salah satu gol dicetak oleh Caceres melalui titik putih, dua gol lainya dicetak oleh Jajang Hasan dan Imam Safi'i juga lewat eksekusi pinalti.

Walaupun dalam pertandingan sore tadi penampilan Caceres mampu menghidupkan lini tengah Real Mataram melalui umpan-umpan akuratnya, namun hal ini belum dapat menggambarkan secara pasti dia akan dikontrak secara permanent. Semua tetap menunggu keputusan pelatih Pepe Basulado.

"Keputusan bergabung atau tidak Caceres sepenuhnya kami serahkan sepenuhnya kepada Basualdo. Dia yang menentukan, apakah dia layak bergabung atau tidak." kata Erik Irawan Pujoadi, CEO Real Mataram disela-sela latih tanding tersebut.

Kusnadi yang baru saja diangkat sebagai Manajer Klub juga membenarkan perkataan Erik tersebut.

"Semua tergantung Basualdo, jika dia cocok dengan gaya permainan Caceres maka akan segera dikontrak namun jika sebaliknya maka akan kita pulangkan." tutur Kusnadi.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/real-mataram-jajal-pemain-baru/feed/ 0
Kusnadi Resmi Menjadi Manajer Klub https://realmataramfc.com/news/team-news/kusnadi-resmi-menjadi-manajer-klub/ https://realmataramfc.com/news/team-news/kusnadi-resmi-menjadi-manajer-klub/#comments Wed, 13 Apr 2011 05:23:24 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=307 Ada yang sedikit berbeda dengan struktur manajemen Real Mataram mulai saat ini. Kusnadi yang sebelumnya menjabat sebagai manajer tim mulai saat ini telah diangkat menjadi manajer klub. Perubahan jabatan ini sebagai salah satu upaya manajemen untuk mendongkrak prestasi tim Real Mataram, yang saat ini memang sedang mengalami penurunan. Dalam 12 kali bertanding Real Mataram hanya mampu meraih 2 kemenangan, 4 imbang dan sisanya dilalui dengan kekalahan.

]]>
Ada yang sedikit berbeda dengan struktur manajemen Real Mataram mulai saat ini. Kusnadi yang sebelumnya menjabat sebagai manajer tim mulai saat ini telah diangkat menjadi manajer klub. Perubahan jabatan ini sebagai salah satu upaya manajemen untuk mendongkrak prestasi tim Real Mataram, yang saat ini memang sedang mengalami penurunan. Dalam 12 kali bertanding Real Mataram hanya mampu meraih 2 kemenangan, 4 imbang dan sisanya dilalui dengan kekalahan.

Dengan jabatan sebagai Manajer Klub membuat kewenangan Kusnadi menjadi lebih luas. Kewenangan Manajer Klub dalam hal ini akan membawahi seluruh offisial (pelatih kepala, asisten pelatih, pelatih kiper, dokter tim, dan perangkat tim lainnya) dan pemain, dan secara langsung bertanggung jawab kepada CEO (Chief Executive Officer). Dengan sedikit perubahan struktur manajemen ini diharapkan koordinasi antar ofisial dalam tim akan lebih optimal dan prestasi tim akan meningkat.

Tugas pertama Kusnadi sebagai Manajer Klub adalah ketika melakukan persiapan melawan Batavia Union akhir minggu ini, [17/04/2011]. Sebuah laga yang tidak mudah, karena Batavia Union merupakan tim yang cukup kuat. Dengan diperkuat oleh sederet pemain yang berpengalaman, seperti Fauzi Toldo (kiper), Sofyan Morhan, Kim Jong Kyung, Ledi Utomo, Javier Rocha, Na Byung Yul, Yahya Sosomar, dan Juan Manuel Cortez membuat penampilan Batavia Union relatif stabil dan berhasil duduk di peringkat 6 klasemen sementara Liga Primer Indonesia.

Dalam laga yang akan digelar di stadion Mandala Krida ini, Real Mataram wajib meraih kemenangan jika ingin mendongkrak prestasi mereka. Kemenangan melawan Batavia Union juga akan mengantar Real Mataram menghentikan rentetan tanpa kemenangan yang terjadi sejak kemenangan melawan Bintang Medan pada 30 Januari 2011. Dapatkah perubahan struktur manajemen ini berpengaruh terhadap prestasi Real Mataram ? Kita tunggu saja hasilnya.

]]>
https://realmataramfc.com/news/team-news/kusnadi-resmi-menjadi-manajer-klub/feed/ 0
Real Mataram Kembali Berlaga di Mandala Krida https://realmataramfc.com/news/match-news/real-mataram-kembali-berlaga-di-mandala-krida/ https://realmataramfc.com/news/match-news/real-mataram-kembali-berlaga-di-mandala-krida/#comments Wed, 13 Apr 2011 01:00:49 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=303 Ada yang sedikit berbeda ketika Real Mataram menjamu Batavia Union minggu sore nanti. Dimana yang biasanya pertandingan digelar di stadion Maguwoharjo, Sleman, kali ini Real Mataram akan menggelar laga kandangnya di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Sebagai catatan, bukan kali ini saja Real Mataram menggelar laga kandangnya di stadion Mandala Krida. Pada 5 Maret 2011 Real Mataram juga menggunakan stadion ini untuk menjamu Jakarta FC. Kala itu skor berakhir imbang 1-1.

]]>
Real Mataram FC akan melanjutkan petualangannya di Liga Primer Indonesia melawan Batavia Union pada akhir pekan ini, [17/04/2011]. Dalam laga ini Real Mataram FC wajib menang untuk dapat mendongkrak mental tim setelah kalah dari Persema minggu kemarin. Kemenangan pada minggu nanti juga sekaligus melepaskan Pasukan Merah dari rentetan tanpa kemenangan yang telah berlangsung sejak menang melawan Bintang Medan pada 30 Januari 2011.

Batavia Union, sebagai lawan Real Mataram termasuk lawan yang tidak mudah dikalahkan. Saat ini tim asuhan Roberto Bianchi ini duduk di peringkat 6 klasemen sementara Liga Primer Indonesia. Dengan pemain berpengalaman seperti Fauzi Toldo (kiper), Sofyan Morhan, Kim Jong Kyung, Ledi Utomo, Javier Rocha, Na Byung Yul, Yahya Sosomar, dan Juan Manuel Cortez membuat Batavia Union menjadi tim yang cukup solid.

Namun dengan melihat penampilan Real Mataram minggu kemarin yang dapat merepotkan pemuncak klasemen Persema, tentu kita dapat berharap The Red Army mampu menampilkan permainan terbaiknya untuk dapat mengalahkan Batavia Union. Ditambah dengan bermain di depan publik sendiri akan menambah motivasi pemain Real Mataram untuk bermain maksimal.

Ada yang sedikit berbeda ketika Real Mataram menjamu Batavia Union minggu sore nanti. Dimana yang biasanya pertandingan digelar di stadion Maguwoharjo, Sleman, kali ini Real Mataram akan menggelar laga kandangnya di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Sebagai catatan, bukan kali ini saja Real Mataram menggelar laga kandangnya di stadion Mandala Krida. Pada 5 Maret 2011 Real Mataram juga menggunakan stadion ini untuk menjamu Jakarta FC. Kala itu skor berakhir imbang 1-1.

Menurut manajemen Real Mataram, pertandingan sengaja digelar di Stadion Mandala Krida dengan harapan masyarakat pencinta sepak bola di DI Yogyakarta lebih mudah untuk datang ke stadion. Dengan demikian penonton yang memberikan dukungan kepada tim Real akan semakin banyak, demikian harapan Erik Irawan Pujiadi (CEO Real Mataram).

Pertandingan sendiri akan digelar mulai pukul 15.00 dan akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/real-mataram-kembali-berlaga-di-mandala-krida/feed/ 0
Evaluasi Pertandingan Melawan Persema https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-pertandingan-melawan-persema/ https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-pertandingan-melawan-persema/#comments Mon, 11 Apr 2011 17:57:27 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=298 Pada hasil terbaru Liga Primer Indonesia, Real Mataram kembali mengalami kekalahan. Menyambangi markas pemuncak klasemen Persema di stadion Gajayana, Malang, [10/04/2011], Real Mataram takluk 2-5. Dalam pertandingan tersebut meskipun Persema mempunyai kualitas individu pemain yang lebih baik, namun Real Mataram mampu memberikan perlawanan berarti sehingga pertandingan berjalan seimbang.

]]>
Pada hasil terbaru Liga Primer Indonesia, Real Mataram kembali mengalami kekalahan. Menyambangi markas pemuncak klasemen Persema di stadion Gajayana, Malang, [10/04/2011], Real Mataram takluk 2-5. Dalam pertandingan tersebut meskipun Persema mempunyai kualitas individu pemain yang lebih baik, namun Real Mataram mampu memberikan perlawanan berarti sehingga pertandingan berjalan seimbang.

Di babak pertama Real Mataram tetap menerapkan strategi ofensif dengan pola 3-4-1-2, sedangkan Persema juga langsung menyerang dengan pola 4-4-2. Alur serangan dengan umpan-umpan pendek yang menjadi ciri Real Mataram tidak nampak, hal ini karena lapangan yang licin akibat guyuran hujan. Serangan yang dibangun lebih banyak dengan umpan-umpan panjang yang langsung ditujukan kepada duet penyerang Fernando Soler dan Andrid Wibawa.

Permainan Persema juga tidak terlalu berkembang karena lapangan yang licin. Serangan mereka banyak dilakukan melalui kedua sayap mereka, yaitu M. Kamri dan Kim Jeffrey Kurniawan. M. Kamri di sayap kiri mampu bermain cepat sehingga Bisri Mustofa harus bekerja keras untuk mengimbanginya. Demikian pula Kim Kurniawan di sayap kanan mampu bermain cepat dan lincah sehingga Eko Prasetyo beberapa kali keteteran.

Gol pertama Persema di menit 16 oleh Reza Mustofa, bermula dari sepak pojok. Sebenarnya gol ini bisa dihindari jika kiper Arik Bakhtiar lebih sigap mengantisipasi arah bola dan pemain belakang tidak lengah mengawasi pergerakan Reza Mustofa. Belum lama terkejut atas gol pertama, pemain Real Mataram dikejutkan oleh gol kedua yang diciptakan oleh Hang Sang Min. Gol ini terjadi akibat kemampuan individu Hang Sang Min yang mampu melewati beberapa pemain Real Mataram termasuk yang mengawalnya yaitu Christian Febre.

Setelah ketinggalan 0-2, Real Mataram mencoba bermain dengan umpan-umpan pendek yang menjadi karakter permainan mereka. Meskipun lapangan masih licin, namun dengan permainan tersebut serangan yang dibangun dari playmaker Ryo Thae Phyo menjadi lebih terarah. Beberapa kali Andrid Wibawa yang beroperasi di sayap kanan mampu lolos dari hadangan Kasan Soleh, bek kiri Persema. Peluang yang tercipta belum berhasil dikonversi menjadi gol oleh pemain Real Mataram. Hingga menit ke-33, dimana umpan Andrid mampu diselesaikan dengan baik oleh Fernando Soler. Skor menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Persema.

Kedua tim tetap bermain terbuka dan saling menyerang. Di masa injury time babak pertama, Kim Kurniawan mampu mencetak gol setelah lolos dari hadangan Eko Prasetyo dan Nandry Eka. Gol ini tidak perlu terjadi jika pemain belakang tetap konsentrasi menjaga lawan. Babak pertama 3-1 untuk Persema.

Di babak kedua, Real Mataram langsung menggebrak pertahanan Persema. Serangan yang dibangun Real Mataram beberapa kali mampu menerobos pertahanan Persema yang digalang oleh Seme Patrick dan Benoit Lang. Andrid Wibawa yang mempunyai kecepatan mampu lolos dari hadangan pemain belakang Persema. Setidaknya ada 2 peluang emas yang diperoleh Andrid namun belum dapat menjadi gol. Salah satunya ketika Andrid tinggal berhadangan dengan kiper Sukasto Efendi namun tendangan masih melenceng di samping tiang gawang.

Pada menit ke-60, Soler mampu mencetak gol dari titik putih. Gol ini bermula dari sepak pojok yang menjadikan kemelut dan akhirnya bola menyentuh tangan Bima Sakti. Setelah kedudukan 3-2, Real Mataram sedikit lebih menguasai permainan dan beberapa peluang mampu diciptakan namun belum berhasil menjadi gol. Salah satu peluang emas adalah tembakan Soler yang hanya menerpa mistar gawang. Para pemain Persema sedikit panik akibat serangan bergelombang dari Real Mataram.

Pelatih Persema Timo Scheunemann melakukan pergantian pemain yaitu Benoit Lang (stopper) digantikan oleh Irfan Bachdim (penyerang). Penggantian ini mengubah pola permainan dari 4-4-2 menjadi 4-3-3. Persema menggunakan 3 penyerang sekaligus yaitu Irfan Bachdim, Hang Sang Min, dan Reza Mustofa. Sampai menit ke-80 permainan kedua tim berimbang. Dengan dimainkan Irfan Bachdim serangan Persema lebih hidup. Permainan Irfan sendiri mampu diredam oleh Rudy Handoko yang selalu mengawalnya. Untuk mengimbangi permainan Persema, kemudian Basualdo juga menggunakan 3 penyerang. Untuk itu M. Zainal Abidin (gelandang) digantikan oleh Eko Wijayanto (penyerang). Disini Basualdo menerapkan pola 3-4-3. Kedua tim tetap saling menyerang, serangan Persema yang digalang oleh Ngon Mamoun mampu menciptakan beberapa peluang demikian pula sebaliknya.

"Penyakit" lama pemain Real Mataram nampaknya kambuh lagi yaitu menurunnya konsentrasi pemain di 10 menit terakhir. Gol Irfan pada menit ke-82 sebenarnya dapat dihindari jika Arik Bakhtiar lebih sigap dalam menepis tendangan Reza Mustofa dari luar kotak penalti. Tendangan Reza tersebut lepas dari tangkapan Arik sehingga Irfan mampu menyerobot bola tersebut. Gol ini menjadikan kedudukan menjadi 4-2.

Pada masa injury time babak kedua Reza Mustofa lolos dari hadangan pemain belakang Real Mataram dan mampu menaklukkan kiper Arik sehingga skor menjadi 5-2.

Dari hasil pertandingan melawan Persema tersebut tim kepelatihan Real Mataram memberikan kesimpulan sebagai berikut :

  1. Secara tim sebenarnya Real Mataram mampu mengimbangi permainan Persema.

  2. Secara individu pemain Persema lebih unggul terutama dari teknik dan pengalaman.

  3. Konsentrasi pemain, terutama pemain belakang, menurun terutama pada 10 menit terakhir. Ini terbukti dengan terciptanya 2 gol di gawang Real Mataram. Hal yang sama terjadi pada 5 terakhir pada babak pertama, ini dibuktikan 1 gol bersarang di gawang Real Mataram.
  4. 2 gol pertama yang bersarang di gawang Real Mataram juga disebabkan oleh kelengahan pemain Real Mataram dalam menjaga lawan.
  5. Pola alternatif 3-4-3 yang sempat diterapkan Real Mataram di pertengahan babak 2 dapat berjalan dengan cukup baik.
]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-pertandingan-melawan-persema/feed/ 0
Match Report : Persema 5-2 Real Mataram https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-persema-5-real-mataram-2/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-persema-5-real-mataram-2/#comments Sun, 10 Apr 2011 19:24:46 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=289 Real Mataram FC kembali mengalami kekalahan telak dalam lanjutan Liga Primer Indonesia ketika bertandang ke Malang untuk melawan Persema, Minggu [10/04/2011]. Namun kali ini Real Mataram mampu memberikan perlawanan sengit di sepanjang pertandingan, walaupun akhirnya harus menyerah dengan skor 2-5. Dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Gajayana ini seluruh gol Real Mataram dicetak oleh bomber mautnya, Fernando Soler.

]]>
Real Mataram FC kembali mengalami kekalahan telak dalam lanjutan Liga Primer Indonesia ketika bertandang ke Malang untuk melawan Persema, Minggu [10/04/2011]. Namun kali ini Real Mataram mampu memberikan perlawanan sengit di sepanjang pertandingan, walaupun akhirnya harus menyerah dengan skor 2-5. Dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Gajayana ini seluruh gol Real Mataram dicetak oleh bomber mautnya, Fernando Soler.

Jalannya Pertandingan

Pada awal pertandingan yang disertai hujan gerimis, Persema langsung mencoba menekan pertahanan Real Mataram dengan mengandalkan duet Hang Sang Min dan Reza Mustofa di lini depan. Namun sesekali Real Mataram dapat memberikan perlawanan dengan mengandalkan umpan-umpan panjang yang ditujukan langsung kepada duet Fernando Soler dan Andrid Wibawa. Sampai menit ke-10, kedua tim belum mampu menciptakan peluang yang berarti. Serangan Persema yang dibangun melalui sayap kiri M.Kamri dan sayap kanan Kim Kurniawan masih terhambat oleh pertahanan Real Mataram.

Hingga menit ke-15, Persema sedikit lebih menguasai permainan. Dan pada menit ke-16, Persema mampu unggul terlebih dahulu melalui Reza Mustofa. Gol bermula dari tendangan penjuru yang disundul oleh Reza Mustofa yang tidak terkawal oleh pemain Real Mataram.

Persema terus menggeliat, empat menit berselang Laskar Ken Arok menggandakan keunggulan mereka menjadi 2-0 kali ini melalui Hang Sang Min. Gol ini didahului dengan aksi individu pemain asal Korea Selatan melewati hadangan beberapa pemain Real Mataram sebelum melakukan tendangan dari dalam kotak pinalti Real Mataram.

Tertinggal dua gol membuat pasukan Jose Basualdo tersentak dan mencoba membangan serangan melalui umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Namun beberapa serangan yang dilancarkan belum mampu menembus pertahanan Persema yang digalang oleh Seme Patrick dan Benoit Lang. Salah satu peluang didapatkan pada menit 28 ketika pasukan The Red Army memperoleh tendangan bebas dari luar kotak penalti, namun tendangan Soler masih membentur pagar betis lawan.

Memasuki menit ke-30, permainan kedua tim berimbang dan dalam tempo yang sedang saja. Namun begitu Real Mataram justru mampu memperkecil ketinggalan melalui bomber andalannya, Fernando Soler, tetapnya pada menit 33. Setelah mendapat umpan Andrid Wibawa, Soler mampu menaklukan Sukasto Efendi untuk merubah skor menjadi 2-1.

Akibat lapangan licin beberapa kali pemain kedua lawan saling berbenturan sehingga membutuhkan perawatan tim medis. Menit ke-38 terjadi benturan antara Arik Bakhtiar (Real Mataram) dan Reza Mustofa (Persema), sehingga Reza harus dirawat tim medis. Menit ke-40, Reza Mustofa memperoleh kartu kuning karena masuk lapangan kembali tanpa ijin wasit.

Pada sisa waktu babak pertama, kedua tim saling melancarkan serangan. Pada Menit ke-43 Real Mataram mendapatkan peluang, dimana sundulan Fernando Soler masih jauh dari sasaran gawang Persema. Persema langsung membalas satu menit kemudian, namun tendangan M. Kamri dari dalam kotak penalti masih melenceng dari gawang Arik Bahtiar.

Pada menit ke-45, Persema sempat menyarangkan gol melalui Hang Sang Min namun dibatalkan oleh wasit karena Hang Sang Min dianggap telah berada pada posisi offside. Pada masa tambahan waktu 2 menit, Persema benar-benar mencetak gol, Kim Kurniawan yang lolos dari jebakan offside mampu menjebloskan bola ke gawang Real Mataram. Dan skor 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak 2

Awal babak kedua, Real Mataram langsung menggebrak dan mampu menekan pertahanan Persema. Menit ke-49 Real Mataram memperoleh peluang emas, melalui Andri Wibawa. Namun sayang tembakannya masih melenceng meski telah mampu melewati kiper Persema, Sukasto Efendi. Selanjutnya Menit ke-11 babak kedua Benoit Lang mendapat kartu kuning karena melanggar M. Zainal Abidin di luar kotak penalti. Eksekusi tendangan bebas yang dilakukan Ryo Thae Phyo gagal melewati tembok lawan.

Sampai menit ke-15 babak kedua, permainan kedua tim berimbang dan saling menyerang. Tim Real mampu menerapkan umpan-umpan pendek yang menjadi karakteristik permainan mereka. Real Mataram mampu menggebrak terlebih dahulu, lolos dari jebakan offside, Andrid Wibawa membuang kesempatan emas yang ia dapat karena tembakannya masih melenceng.

Pada menit 66, Real Mataram dihadiahi tendangan pinalti setelah, kapten Persema, Bima Sakti melakukan handball di dalam kotak penalti. Fernando Soler yang melakukan eksekusi mampu menuntaskan tugasnya untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Merasa sedikit tertekan, dua menit setelah pinalti Fernando Soler, pelatih Persema Timo Scheunemann memasukkan pemain andalannya yang baru saja sembuh dari cedera, Irfan Bachdim untuk menggantikan Benoit Lang. Masuknya Irfan mampu mempertajam serangan Persema. Pada menit ke-70 terjadi kemelut di depan gawang Real Mataram namun gagal diselesaikan oleh Hang Sang Min.

Masukya Irfan Bachdim, tak membuat pelatih Real Mataram Basualdo gentar, buktinya menit ke-70, justru mengganti M. Zainal Abidin dengan Eko Wijayanto. Masuknya Eko membuat Real Mataram menggunakan 3 penyerang sekaligus. Selanjutnya pertandingan berjalan cukup menarik karena kedua tim sama-sama mengusung sepakbola menyerang.

Menit 73 Real Mataram mendapatkan peluang emas, namun sayang tendangan keras Fernando Soler masih menerpa mistar gawang Persema.

Memasuki menit ke-75 kedua tim tetap mencoba saling menyerang. Kedua tim menggunakan kombinasi umpan pendek dan umpan panjang dalam menyerang. Tuan rumah sedikit mengalami kesulitan dalam mengkreasi serangan karena Irfan Bachdim mendapat penjagaan ketat dari Rudy Handoko.

Akhirnya Irfan Bachdim benar-benar menjadi momok bagi Real Mataram. Golnya pada menit ke 88 menghentikan perlawanan hebat pasukan Red Army. Pada masa injury time, Reza Mustofa menambah gol untuk merubah skor menjadi 5-2. Pertandingan pun berakhir dengan skor 5-2 untuk Persema.

Dengan kemenangan ini memantapkan posisi Persema di puncak klasemen Liga Primer Indonesia. Sedangkan bagi Real Mataram kekalahan ini semakin menjerumuskan mereka di papan bawah klasemen (16), sekaligus juga memperpanjang rekor tanpa kemenengan menjadi 10 kali. Real Mataram terakhir menang ketika melawan Bintang Medan pada 30 Januari 2011.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-persema-5-real-mataram-2/feed/ 0
The Red Army Siap Hadapi Persema https://realmataramfc.com/news/match-news/the-red-army-siap-hadapi-persema/ https://realmataramfc.com/news/match-news/the-red-army-siap-hadapi-persema/#comments Fri, 08 Apr 2011 11:43:30 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=283 Dalam menjamu Real Mataram [10/04/2011] di stadion Gajayana, malang, Persema siap turun dengan kekuatan penuh. Penyerang Irfan Bachdim diharapkan telah pulih dari cidera dan dapat dimainkan meskipun tidak dimainkan secara penuh. Demikian juga defender Benoit Lang dapat bermain kembali. Pemain asing yang dimiliki oleh Persema seperti Semme Patrick, Hang Sang Min, Robbie Gaspar, dan Ngon A Mamoun juga siap diturunkan melawan Real Mataram. Pemain andalan lain seperti Kim Jeffrey Kurniawan, Bima Sakti, Suroso, dan M. Kamri juga siap untuk mengalahkan Real Mataram.

]]>
Dalam menjamu Real Mataram [10/04/2011] di stadion Gajayana, malang, Persema siap turun dengan kekuatan penuh. Penyerang Irfan Bachdim diharapkan telah pulih dari cidera dan dapat dimainkan meskipun tidak dimainkan secara penuh. Demikian juga defender Benoit Lang dapat bermain kembali. Pemain asing yang dimiliki oleh Persema seperti Semme Patrick, Hang Sang Min, Robbie Gaspar, dan Ngon A Mamoun juga siap diturunkan melawan Real Mataram. Pemain andalan lain seperti Kim Jeffrey Kurniawan, Bima Sakti, Suroso, dan M. Kamri juga siap untuk mengalahkan Real Mataram.

Dengan lengkapnya pemain yang siap diturunkan, menjadikan pelatih Timo Schuenemann semakin yakin anak asuhnya mampu mengalahkan Real Mataram. Kemenangan sangat dibutuhkan oleh Persema untuk mempertahankan posisi puncak klasemen. Karena jika kalah atau seri maka rawan untuk digusur oleh Persebaya 1927 yang hanya selisih 2 poin dari mereka.

Tim pelatih Real Mataram menyadari bahwa Persema akan berusaha keras mengalahkan timnya. Mereka berusaha mengamankan raihan 3 angka. Menghadapi tim sekelas Persema, para pemain Real Mataram telah disuntik mentalnya untuk pantang menyerah. Mereka harus bermain ngotot dan disiplin menjaga pergerakan pemain lawan. Jika perlu melakukan man to man marking, khususnya bagi penyerang Persema. Pemain Real Mataram harus sadar bahwa sekecil apapun peluang untuk menahan imbang dan bahkan menang tetap terbuka.

Kusnadi (manajer tim) menyatakan tim Real Mataram tidak akan menerapkan negative football untuk menghadapi Persema. Dalam arti tidak menerapkan sepak bola total bertahan. Pepe Basualdo akan tetap menerapkan strategi ofensif dengan pola 3-4-1-2. Strategi tersebut akan disertai dengan keseimbangan dan harmoni antar blok. Hal ini dilakukan agar sektor pertahanan tidak mudah dibobol oleh serangan lawan.

Selanjutnya untuk mengimbangi kualitas permainan tim dan individu lawan, maka pemain Real Mataram akan menjaga ketat setiap pemain lawan. Pengawalan ketat dilakukan sejak pemain lawan masuk ke lini kedua daerah permainan Real Mataram. Hal ini dilakukan untuk menghambat alur serangan lawan. Menurut Kusnadi, susunan pemain yang diturunkan melawan Persema tidak jauh berbeda dengan susunan pemain melawan Solo FC. Para pemain kunci Real Mataram seperti Christian Febre, Fernando Soler, Nandri Eka S, M. Zainal Abidin, Eko Prasetyo, dan Bisri Mustofa diharapkan dalam kondisi puncak sehingga dapat bermain optimal.

Berikut daftar lengkap ke-18 pemain yang dibawa ke Malang : Kiper : Arik Bakhtiar, Andy Iswantoro, Belakang : Nandri Eka S, Christian Febre, M. Chamli, Dedik Susasto, Gelandang : Eko Prasetyo, Doni Ikhsan, Ryo Thae Phyo, M. Zainal Abidin, Bisri Mustofa, Jajang Hasan, Supriyanto A, Penyerang : Fernando Soler, Andrid Wibawa, Eko Wijayanto, Supriyanto B.

Untuk waktu keberangkatan tim Real Mataram ke Malang mengalami perubahan. Menurut rencana semula tim Real Mataram akan berangkat ke Malang hari Jumat pagi [8/4/2011], namun dengan berbagai pertimbangan keberangkatan ditunda menjadi Sabtu pagi [9/4/2011] pukul 04.00 WIB. Rombongan akan berangkat dari Mess Cupuwatu, Kalasan dengan melalui jalan darat. Supporter Real Mataram, The Royal Guards juga akan berangkat ke Malang pada hari Sabtu [9/4/2011] pukul 22.00 WIB untuk memberi dukungan pada tim kesayangannya. Supporter Real Mataram yang berminat bergabung pergi ke Malang dapat melihat informasi di Facebook Real Mataram FC

. ]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/the-red-army-siap-hadapi-persema/feed/ 0
Mantapkan Formasi dan Finishing Touch https://realmataramfc.com/news/match-news/mantapkan-formasi-dan-finishing-touch/ https://realmataramfc.com/news/match-news/mantapkan-formasi-dan-finishing-touch/#comments Thu, 07 Apr 2011 12:31:37 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=278 Minggu [10/04/2011] sore Real Mataram akan bertandang ke Malang untuk menghadapi tim kuat Persema. Dari segi posisi di klasemen serta kualitas pemain jelas The Red Army jauh di bawah Persema. Kondisi semakin sulit setelah dalam beberapa laga anak asuh Jose Basualdo tidak pernah menang. Untuk itu diperlukan kerja keras dan persiapan yang matang agar bisa mendapatkan hasil positip dalam laga tersebut.

]]>
Minggu [10/04/2011] sore Real Mataram akan bertandang ke Malang untuk menghadapi tim kuat Persema. Dari segi posisi di klasemen serta kualitas pemain jelas The Red Army jauh di bawah Persema. Kondisi semakin sulit setelah dalam beberapa laga anak asuh Jose Basualdo tidak pernah menang. Untuk itu diperlukan kerja keras dan persiapan yang matang agar bisa mendapatkan hasil positip dalam laga tersebut.

Sebagai persiapan untuk menghadapi Persema, kamis [7/4/2011] pagi dan sore tim Real Mataram melakukan latihan di Lapangan AAU. Seharusnya latihan hari Kamis sore dilakukan di Stadion Maguwoharjo, namun karena lapangannya baru diperbaiki maka latihan dipindahkan ke Lapangan AAU. Dalam latihan tersebut difokuskan untuk memantapkan formasi pemain yang akan diturunkan dan finishing touch. Bentuk latihan dalam game dan skenario serangan yang dibangun baik dari sayap maupun langsung menusuk jantung pertahanan lawan. Penyelesaian akhir dilakukan dengan heading dan tendangan dari kotak penalti. Latihan tendangan dari lini kedua juga dilakukan untuk mengantisipasi rapatnya pertahanan lawan.

Kusnadi (manajer tim) menegaskan bahwa Pepe Basualdo tetap akan menerapkan strategi ofensif, hanya saja strategi tersebut akan dibarengi dengan keseimbangan dan harmoni antar sektor. Jelasnya harus ada keseimbangan permainan baik dalam menyerang dan bertahan. Pada waktu menyerang, pemain harus tetap waspada menjaga sektor pertahanan. Diharapkan pemain gelandang tidak terlambat turun membantu pertahahanan jika diserang lawan.

Basualdo juga telah menyiapkan beberapa pemain untuk menjaga ketat beberapa pemain kunci Persema. Pemain termaksud adalah Bima Sakti dan Robbie Gaspar yang berposisi sebagai gelandang. Kedua pemain tersebut selama ini menjadi otak serangan yang dibangun oleh tim Persema. Dengan menjaga ketat kedua pemain tersebut setidaknya serangan yang dibangun lawan sedikit terhambat. Di sektor tengah Persema masih mempunyai stok gelandang yang lincah dan energik yaitu Kim Jeffrey Kurniawan dan M. Kamri.

Kekuatan Persema memang merata baik di sektor pertahanan, tengah dan depan. Di sektor belakang terdapat Semme Patrick dan Suroso, kedua pemain tersebut mempunyai jam terbang tinggi di dalam kompetisi Liga Indonesia. Tidak mudah bagi Fernando Soler untuk menaklukkan pertahanan mereka. Untuk itu Soler harus didampingi oleh pemain muda yang mempunyai speed dan power dengan harapan mampu membuka pertahanan lawan. Tugas yang tepat untuk mendampingi Soler adalah Andrid Wibawa atau Reza Aditya. Jika penyerang Real Mataram mampu bermain ngotot dan pasokan umpan dari gelandang sayap lancar maka tidak mungkin mampu menciptakan gol ke gawang Persema.

Menurut rencana rombongan tim Real Mataram akan berangkat ke Malang Jumat pagi [8/4/2011] dengan jalan darat. Di lain pihak penampilan The Red Army di Malang akan mendapatkan dukungan penuh dari suporter Real Mataram, The Royal Guards. Diharapkan dukungan suporter ini dapat memicu semangat para pemain Real Mataram untuk dapat meraih hasil positip. Rombongan The Royal Guards sendiri akan menyusul pada hari Sabtu malam [9/4/2011].

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/mantapkan-formasi-dan-finishing-touch/feed/ 0
Hadapi Persema dengan Daya Juang dan Rasa Optimis https://realmataramfc.com/news/match-news/hadapi-persema-dengan-daya-juang-dan-rasa-optimis/ https://realmataramfc.com/news/match-news/hadapi-persema-dengan-daya-juang-dan-rasa-optimis/#comments Wed, 06 Apr 2011 11:40:20 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=251 Secara Objektif harus diakui bahwa Persema secara tim individu dan tim kelasnya setingkat di atas The Reds Army. Pada saat ini Persema di peringkat pertama, sedangkan Real Mataram (RM) di peringkat 15 klasemen sementara. Dengan kondisi tersebut apakah lantas tim RM kemudian "menyerah" sebelum bertanding? Jawabnya tentu tidak!

]]>
Secara Objektif harus diakui bahwa Persema secara individu maupun tim kelasnya setingkat di atas The Reds Army. Pada saat ini Persema di peringkat pertama, sedangkan Real Mataram di peringkat 15 klasemen sementara. Dengan kondisi tersebut apakah lantas tim Real Mataram kemudian "menyerah" sebelum bertanding? Jawabnya tentu tidak!

Tim pelatih Real Mataram memotivasi pemain agar tidak menyerah sebelum bertanding. Optimisme harus ditumbuhkan. Semangat bertanding dengan daya juang tinggi harus dihadirkan dalam diri setiap pemain. Daya juang tinggi dan optimisme dalam pertandingan merupakan "energi" yang dapat menjadikan permainan lebih baik.

Daya juang tinggi dan optimisme merupakan syarat yang harus dipenuhi, namun hal itu saja tentu tidak cukup memadai. Untuk itu hal apa lagi yang perlu disiapkan? Menurut Kusnadi (manajer tim) jawabnya adalah strategi yang tepat dan operasional yang dapat meredam permainan Persema.

Selama ini Pepe Basualdo menerapkan strategi ofensif dengan pola 3-4-1-2. Alur serangan dibangun melalui kedua bek sayap dengan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Apakah strategi ini akan dipertahankan dalam menghadapi Persema? Jawabnya ya, namun dikombinasikan dengan keseimbangan antar blok. Pemain blok tengah (gelandang) harus rajin turun membantu blok pertahanan. Setiap pemain harus bermain ngotot untuk mengawasi dan me-marking pemain lawan. Persema mempunyai segudang penyerang yang berkualitas seperti Irfan Bachdim, Hang Sang Min dan Ngon A Mamoun. Jika pemain belakang Real Mataram lengah menjaga salah satu penyerang tersebut bukan tidak mungkin "tradisi" gawang Real Mataram kebobolan oleh penyerang asing akan terulang lagi.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/hadapi-persema-dengan-daya-juang-dan-rasa-optimis/feed/ 0
Jelang Laga David vs Goliath https://realmataramfc.com/news/match-news/jelang-laga-david-vs-goliath/ https://realmataramfc.com/news/match-news/jelang-laga-david-vs-goliath/#comments Tue, 05 Apr 2011 09:52:12 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=247 The Reds Army akan menjalani laga ke-13 dengan betandang ke Malang. Lawan yang dihadapi adalah pemuncak klasemen sementara Kompetisi LPI yaitu Persema. Kesebelasan Real Mataram sendiri untuk sementara duduk di peringkat 15. Dari 12 laga yang telah dijalani tim Real Mataram memperoleh 10 poin dari hasil 2x menang, 4x seri, dan 6x kalah. Sementara itu Persema dari 11 laga memperoleh 26 angka dari 8x menang, 2x seri, dan 1x kalah. Secara statistik hasil tersebut menunjukkan prestasi yang berbeda "kelas" yaitu tim peringkat atas dan peringkat bawah. Dapat diibaratkan pertandingan yang digelar pada Minggu (10/04/2011) seperti pertarungan antara "David vs Goliath".

]]>
The Reds Army akan menjalani laga ke-13 dengan bertandang ke Malang. Lawan yang dihadapi adalah pemuncak klasemen sementara Kompetisi LPI yaitu Persema. Kesebelasan Real Mataram sendiri untuk sementara duduk di peringkat 15. Dari 12 laga yang telah dijalani tim Real Mataram memperoleh 10 poin dari hasil 2x menang, 4x seri, dan 6x kalah. Sementara itu Persema dari 11 laga memperoleh 26 angka dari 8x menang, 2x seri, dan 1x kalah. Secara statistik hasil tersebut menunjukkan prestasi yang berbeda "kelas" yaitu tim peringkat atas dan peringkat bawah. Dapat diibaratkan pertandingan yang digelar pada Minggu (10/04/2011) tersebut seperti pertarungan antara "David vs Goliath".

Pertanyaannya adalah apakah tim Real Mataram mampu berbuat seperti David yang mampu mengalahkan Goliath sang raksasa? Tegasnya mampukan tim Real Mataram mengalahkan Persema? Secara perhitungan di atas kertas sulit bagi Real Mataram mengalahkan Persema, namun dalam sepak bola segala kemungkinan dapat terjadi. Bola itu bundar, Persema sampai laga ke-10 belum pernah kalah, ternyata pada laga terakhir melawan Atjeh United dikalahkan 0 – 1.

Untuk menghadapi laga tersebut tim pelatih Real Mataram harus menyusun strategi yang tepat untuk dapat meladeni permainan Persema. Strategi yang tepat tersebut secara operasional harus didukung dengan susunan pemain yang tepat juga.

Pertanyaan kritis selanjutnya apakah Basualdo tetap akan menggunakan strategi ofensif seperti pada saat menghadapi Persebaya 1927? Ataukah dengan strategi yang lebih defensif setidaknya untuk memperoleh hasil seri?

Kusnadi (manajer tim) menyatakan sampai detik ini (Selasa, 5/4) coach Basualdo belum akan menerapkan strategi defensif. Strategi menyerang sejak awal diterapkan dan menjadi ciri khas tim Real Mataram. Bermain menyerang melawan tim sekelas Persema bukan tanpa resiko akan menjadi "lumbung gol" seperti pada saat melawan Persebaya 1927. Untuk itu tim pelatih Real Mataram sedang memutar otak agar strategi menyerang dengan pola 3-4-1-2 yang akan diterapkan tidak menjadi boomerang.

Untuk menjawabnya maka strategi ofensif yang disertai dengan keseimbangan antar blok/sektor menjadi pilihan. Pemain blok tengah harus rajin membantu sektor belakang jika mendapat serangan lawan. Gelandang harus aktif menghambat serangan dari lawan. Dalam hal ini tim pelatih Real Mataram harus memilih pemain gelandang yang juga mempunyai kemampuan bertahan yang baik. Seperti diketahui gelandang yang sering diturunkan merupakan pemain yang bertipe penyerang, dalam arti kemampuan menyerangnya lebih baik dari kemampuan bertahannya.

Selama ini pemain yang bertindak murni sebagai gelandang bertahan adalah Ali Machrus, namun pemain tersebut masih dalam status pengawasan pelatih karena 3 kartu merah yang pernah diterimanya. Pemain lain yang menggantikan posisi Ali Machrus, seperti Ryo Thae Phyo dan Doni Ikhsan bukan pemain gelandang bertahan murni. Masih ada beberapa hari bagi tim pelatih untuk menentukan pemain yang tepat di posisi gelandang.

Pemain blok pertahanan Real Mataram harus juga ekstra waspada, karena Persema mempunyai penyerang yang cepat dan haus gol. Di samping itu serangan balik yang dibangun oleh Persema juga cepat dan seringkali membuahkan gol. Jika diturunkan maka tidak ada jalan lain untuk mengawal ketat penyerang Persema Irfan Bachdim. Persema juga mempunyai stok penyerang yang mumpuni yaitu Hang Sang Min, Ngon A Mamoun, dan Jaya Teguh Angga. Di sektor gelandang Persema juga mempunyai pemain dengan segudang pengalaman yaitu Bima Sakti dan Robbie Gaspar. Kedua pemain ini yang menjadi otak serangan Persema. Jika Real Mataram mampu "mematikan" kedua pemain inti maka bukan tidak mungkin akan mampu mengimbangi permainan Persema.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/jelang-laga-david-vs-goliath/feed/ 0
Evaluasi Derby Mataram https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-derby-mataram/ https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-derby-mataram/#comments Mon, 04 Apr 2011 12:50:31 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=242 Pelatih Jose Horacio Basualdo (Pepe) sudah mencoba sedikit melakukan rotasi dalam starting 11 yang diturunkan melawan Solo FC. Rudy Handoko diturunkan kembali sebagai stopper menggantikan posisi Dedik Susanto. Kemudian Doni Ikhsan diturunkan sebagai gelandang bertahan menggantikan Ali Machrus yang masih dievaluasi karena 3 kartu merah yang diterimanya. Penyerang muda berbakat Andrid Wibawa diturunkan sejak menit pertama menggantikan posisi Eko Wijayanto.

]]>
Pelatih Jose Horacio Basualdo (Pepe) sudah mencoba sedikit melakukan rotasi dalam starting 11 yang diturunkan melawan Solo FC. Rudy Handoko diturunkan kembali sebagai stopper menggantikan posisi Dedik Susanto. Kemudian Doni Ikhsan diturunkan sebagai gelandang bertahan menggantikan Ali Machrus yang masih dievaluasi karena 3 kartu merah yang diterimanya. Penyerang muda berbakat Andrid Wibawa diturunkan sejak menit pertama menggantikan posisi Eko Wijayanto.

Susunan pemain The Reds Army yang diturunkan sempat memberi harapan di awal pertandingan. Andrid Wibawa memanfaatkan peluang dan mampu mencetak gol bagi Real Mataram (RM). Seluruh pemain RM bermain dengan fighting spirit yang tinggi dan terus mencoba menekan pertahanan lawan.

Hujan yang terus mengguyur sejak kick off menyebabkan lapangan di Stadion Maguwoharjo tergenang air. Kondisi tersebut menyebabkan kedua tim sulit mengembangkan permainan. Karakteristik permainan RM yaitu umpan-umpan pendek yang mengalir dari blok ke blok sama sekali tidak nampak. Kondisi lapangan menyebabkan pemain RM hampir mustahil menerapkan umpan-umpan pendek tersebut. Di pihak lain tim Solo FC juga mengalami masalah yang sama.

Kedua tim kemudian menerapkan umpan-umpan panjang yang langsung ditujukan ke penyerana masing-masing. Di pihak RM, Fernando Soler dan Andrid Wibawa menjadi target man dari serangan umpan-umpan panjang. Kondisi ini sangat menguras tenaga kedua pemain tersebut. Hal ini yang menyebabkan kemudian Andrid ditarik diganti oleh Reza Aditya.

"Derby Mataram" berlangsung cukup panas terbukti wasit Dragan Stojanovski (Macedonia) harus mengeluarkan 1 kartu merah dan beberapa kartu kuning. Pertandingan juga diwarnai dengan "insiden kecil" antara supporter ke-2 tim. Secara keseluruhan kedua tim bermain dengan tetap menjunjung fair play. Dalam konferensi pers kedua pelatih yaitu Branko Barbic (Solo FC) dan Pepe (RM) menyatakan cukup puas terhadap permainan anak didiknya, namun Pepe mengakui targetnya sebenarnya adalah kemenangan. Dengan hasil imbang tersebut puasa kemenangan yang dialami oleh kedua tim terus berlanjut.

Hasil pertandingan ini bagi tim RM memperpanjang "tradisi":

  1. No clean sheet, setiap tanding pasti kemasukan gol.
  2. Ada pemain yang terkena kartu dalam setiap pertandingan.

Hal tersebut diatas akan menjadi perhatian khusus dari manajemen Real Mataram dan akan segera memperbaikinya demi meningkatkan kualitas permainan Real Mataram.

Dengan kondisi performance yang buruk ini, mendorong tim pelatih untuk menambah pemain yang berkualitas untuk menghadapi Kompetisi LPI putaran kedua nanti. Pemain asing yang handal adalah suatu keharusan, jika perlu juga menambah pemain lokal yang berkualitas.

Di lain pihak pada Senin sore (4/3), tim pelapis RM melakukan sparring dengan para pemain muda DIY di Lapangan AAU. Latihan tersebut juga dalam rangka mencari pemain muda yang akan direkrut untuk tim RM U-21. Hari Selasa (5/3) latihan dilakukan di lapangan AAU dalam rangka persiapan laga tandang melawan Persema besok Minggu (10/4).

Tak lupa, Soelistyo selaku ketua panpel mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya rekan-rekan wartawan dan supporter Pasoepati. Untuk rekan-rekan wartawan (jurnalis dan fotografer) telah bersedia datang ke Stadion Maguwoharjo dan tetap menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh di tengah hujan deras. Sedangkan bagi supporter Pasoepati secara umum berperilaku tertib, hal ini terbukti dengan kesediaannya membeli tiket dan bersedia mengikuti arahan dari pihak keamanan.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/evaluasi-derby-mataram/feed/ 0
Match Report : Real Mataram 1-1 Solo FC https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-1-solo-fc-1/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-1-solo-fc-1/#comments Sun, 03 Apr 2011 13:06:17 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=232 Derby Mataram yang mempertemukan Real Mataram FC dan Solo FC di Stadion Maguwoharjo (03/04) sore ini berakhir imbang 1 - 1. Pada laga yang sempat dihentikan selama 30 menit akibat lapangan tergenang oleh air hujan tersebut, Real Mataram FC unggul lebih dahulu melalui kaki Andrid Wibawa pada menit 5. Solo FC dapat membalas pada menit ke-27 oleh Dian Fahrudin.

]]>
Derby Mataram yang mempertemukan Real Mataram FC dan Solo FC di Stadion Maguwoharjo (03/04) sore ini berakhir imbang 1 - 1. Pada laga yang sempat dihentikan selama 30 menit akibat lapangan tergenang oleh air hujan tersebut, Real Mataram FC unggul lebih dahulu melalui kaki Andrid Wibawa pada menit 5. Solo FC dapat membalas pada menit ke-27 oleh Dian Fahrudin.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan diawali dengan tempo yang cukup lambat, namun Real Mataram FC mampu unggul cepat melalui Andri Wibawa pada menit 5. Gol diawali oleh sedoran Zainal Abidin dari lini tengah. Setelah melewati penjagaan M. Analis, Andrid dengan tenang mampu menaklukkan kiper Solo FC, Aleksander Vrteski.

Setelah gol tersebut, Solo FC lebih dapat menguasai permainan dan beberapa peluang mampu diciptakan oleh anak asuh Branko Babic. Dengan mengandalkan umpan silang dari kedua sayapnya, beberapa kali penyerang Solo FC mampu membahayakan gawang Arik Bahtiar. Dan tim tamu memetik hasilnya pada menit ke-26. Berawal dari umpan silang Pitono dari sayap kiri bola lambung gagal dipotong oleh Arik Bachtiar, Dian Fahrudin yang datang dari belakang kemudian dengan mudah dapat membobol gawang Real Mataram.

Tersentak dengan gol balasan Solo FC, Real Mataram mencoba untuk membalas, peluang pertama datang pada menit ke 32, berawal dari umpan silang Eko Prasetyo di sisi kiri, soler yang ada didepan gawang gagal menerima umpan tersebut. Kemudian bola jatuh di kaki Andrid Wibawa, namun akibat kurangnya konsentrasi membuat dia gagal mengontrol bola.

Setelah peluang tersebut, praktis permainan lebih dikuasai oleh Solo FC. Peluang terbaik Solo FC datang pada menit ke 35 saat tendangan keras Asep Winarsa dari luar kotak pinalti mampu ditepis dengan baik oleh Arik Bahtiar dan hanya menghasilkan sepak pojok bagi Solo FC.

Pada sisa waktu paruh pertama, kedua tim sulit mengambangkan permainan akibat genangan air di tengah lapangan dan hingga akhir babak pertama kedudukan tetap 1 - 1.

Pada babak kedua permainan agak sedikit membosankan. Akibat hujan yang turun semakin lebat membuat kedua tim sulit mengembangkan permainannya. Namun Real Mataram tetap mencoba memainkan umpan-umpan pendek yang dimotori oleh Zainal Abidin sedangkan Solo FC masih tetap mengandalkan pergerakan kedua sayapnya.

Pada menit ke 62 aksi individu pemain Solo FC David Micevski mampu mengobrak-abrik pertahanan Real Mataram, untung saja tendangan Milevski masih mampu diblok dengan sigap oleh kiper Arik Bahtiar.

Pasukan The Red Army membalas, umpan silang dari Eko Wijayanto dari sisi kanan pertahanan Solo FC justru mengarah ke gawang, untung kiper Solo FC, Aleksander Vrteski masih cukup sigap untuk menepis bola keluar lapangan.

Pada menit ke 70, akhirnya wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan karena lapangan di Stadion Maguwoharjo dinilai tidak layak untuk menggelar pertandingan. Hujan deras yang mengguyur lapangan membuat bola tak bisa bergulir dengan baik.

Setelah menunggu hampir 30 menit akhirnya pertandingan dilanjutkan kembali. Setelah pertandingan dilanjutkan permainan lebih dikendalikan oleh Real Mataram terutama pada lima menit akhir pertandingan setelah pemain Solo FC, Asep Winarsa dikeluarkan oleh wasit akibat menerima kartu kuning kedua. Kartu kuning diberikan wasit akibat pelanggaran keras Asep kepada Zainal Abidin.

Namun demikian Solo FC sempat mendapatkan peluang pada menit 75. Berawal dari pelanggaran Cristian Febre terhadap Stevan Racic di dekat area kotak pinalti Real Mataram. Tendangan bebas yang diambil oleh Zarko Lazetic hanya tipis di kanan gawang Arik Bahtiar.

Pada menit akhir penyerang Real Mataram, Fernando Soler dijatuhkan oleh pemain belakang Solo FC, Sergey Litvinov namun Wasit tidak menanganggapnya sebagai pelanggaran. Dan hingga wasit meniupkan peluit akhir pertandingan kedudukan masih sama kuat 1 - 1.

Hasil imbang ini membuat kedua tim gagal mengakhiri puasa kemenangan mereka. Real Mataram terakhir kali menang adalah 30 Januari saat menekuk Bintang Medan 3-1, sementara terakhir kali Solo FC meraup tiga poin adalah saat mengatasi Bogor Raya 1-0 pada 12 Februari.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-real-mataram-1-solo-fc-1/feed/ 0
Real Mataram Bertekad Raih Kemenangan https://realmataramfc.com/news/match-news/real-mataram-bertekad-raih-kemenangan/ https://realmataramfc.com/news/match-news/real-mataram-bertekad-raih-kemenangan/#comments Sat, 02 Apr 2011 15:53:38 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=227 Pada pertandingan yang akan digelar pada hari Minggu tersebut dianggap penting oleh sang pelatih, Jose Basualdo. Basualdo ingin tampil all-out menghadapi Solo F.C. dengan beberapa variasi serangan melalui wing-back serta sentuhan dari kaki ke kaki secara cepat disertai kedisiplinan yang tinggi untuk mengusahakan kemenangan. Tak ada kata lain selain menang di benak Basualdo saat ini. Dia ingin menghentikan tren kekalahan yang berturut-turut dialami oleh Real Mataram dengan cara menerjunkan beberapa pemain muda yang selama ini jarang ia mainkan.

]]>
Pertandingan antara Real Mataram F.C. melawan Solo F.C. yang rencananya akan dilangsungkan pada hari Minggu, 3 April 2011 di Stadion Maguwoharjo direncanakan dimulai pada pukul 14.55 WIB. Pertandingan dimajukan 5 menit dari jadwal semula yang sedianya kick off pertandingan akan dilangsungkan pukul 15.00 WIB menjadi pukul 14.55 WIB dikarenakan adanya pertimbangan dari Indosiar yang rencananya akan menyiarkan pertandingan tersebut secara langsung.

Pada pertandingan yang akan digelar pada hari Minggu tersebut dianggap penting oleh sang pelatih, Jose Basualdo. Basualdo ingin tampil all-out menghadapi Solo F.C. dengan beberapa variasi serangan melalui wing-back serta sentuhan dari kaki ke kaki secara cepat disertai kedisiplinan yang tinggi untuk mengusahakan kemenangan. Tak ada kata lain selain menang di benak Basualdo saat ini. Dia ingin menghentikan tren kekalahan yang berturut-turut dialami oleh Real Mataram dengan cara menerjunkan beberapa pemain muda yang selama ini jarang ia mainkan.

Basualdo sendiri ingin mencoba bereksperimen dengan banyak menurunkan anak muda di posisi kunci saat menghadapi Solo F.C. pada hari Minggu (03/04/2011). Sebut saja Andrid yang jarang diturunkan menjadi starter pada pertandingan itu, ia dijanjikan untuk diturunkan sejak menit pertama dikarenakan penampilannya yang mengejutkan di saat pertandingan melawan Persebaya 1927 dan di saat latihan dinilai cukup memuaskan jajaran pelatih. Basualdo ingin memaksimalkan peran yang dimiliki Andrid dengan menginstruksikan dia untuk bergerak sebebas mungkin di jantung pertahanan lawan yang digawangi oleh Aleksandar Vrteski kiper Solo F.C. asal Australia.

Untuk jalannya permainan sendiri, dalam press conference pada hari Sabtu, 2 April 2011, sang pelatih yang diwakilkan oleh manajer tim Kusnadi menjamin bahwa pertandingan yang akan digelar dapat berjalan menarik. Mengenai strategi khusus yang akan diterapkan oleh Real Mataram sendiri, Basualdo lebih memilih untuk menjalankan pola zonal marking disertai dengan serangan yang teratur. Pola zonal marking sendiri diterapkan karena Basualdo menganggap bahwa semua pemain Solo F.C. berbahaya, sehingga dia menginstruksikan bahwa pemain lawan yang membawa bola, harus segera dimatikan oleh pemain Real Mataram yang terdekat dengan lawan.

Adapun prakiraan pemain yang akan mengalami perubahan pada pertandingan tersebut sebagai berikut:

  1. Ali Machrus yang terkena sanksi larangan bermain kemungkinan posisinya akan digantikan oleh Ryung-Thae Pyo , Zainal Abidin ataupun Doni Ikhsan.
  2. Posisi bomber ataupun penyerang akan di isi oleh Fernando Soler dan Andrid Wibawa yang akan dimainkan sebagai starter dalam pertandingan.
  3. Pada pertandingan melawan Solo F.C. , Fernando Soler akan menjadi kapten tim sejak menit awal pertandingan menggantikan Supriyanto.
]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/real-mataram-bertekad-raih-kemenangan/feed/ 0
Persiapan Menghadapi Derby Mataram https://realmataramfc.com/news/match-news/persiapan-menghadapi-derby-mataram/ https://realmataramfc.com/news/match-news/persiapan-menghadapi-derby-mataram/#comments Thu, 31 Mar 2011 16:47:07 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=213 Minggu sore (3/4), Real Mataram FC akan menjamu Solo FC di stadion Maguwoharjo. Laga ini dapat menjadi momentum kebangkitan bagi pasukan The Red Army setelah dalam beberapa pertandingan sebelumnya terus mendapatkan hasil negatif. Peluang Real Mataram FC memenangkan laga tersebut cukup besar karena Solo FC juga sedang mengalami masa suram, terakhir meraka dipermak oleh Aceh United 3 - 0 di hadapan publik sendiri. Dengan keuntungan bermain di kandang, maka jika anak didik Basualdo mampu bermain fokus maka poin penuh seharusnya dapat diraih.

]]>
Minggu sore (3/4), Real Mataram FC akan menjamu Solo FC di stadion Maguwoharjo. Laga ini dapat menjadi momentum kebangkitan bagi pasukan The Red Army setelah dalam beberapa pertandingan sebelumnya terus mendapatkan hasil negatif. Peluang Real Mataram FC memenangkan laga tersebut cukup besar karena Solo FC juga sedang mengalami masa suram, terakhir meraka dipermak oleh Aceh United 0 - 3 di hadapan publik sendiri. Dengan keuntungan bermain di kandang, maka jika anak didik Basualdo mampu bermain fokus poin penuh seharusnya dapat diraih.

Persiapan menghadapi laga melawan Solo FC dilakukan secara intensif. Sepulang dari Bojonegoro, hari Senin (28/3) tim pelapis Real Mataram FC melakukan sparring melawan tim Putra Mataram dan meraih kemenangan 3 - 0. Putra Mataram merupakan tim yang terdiri dari pemain muda usia 16 – 18 tahun dan mereka terus dipantau oleh pelatih Jose Basualdo dalam rangka seleksi pemilihan pemain untuk Real Mataram FC U-21.

Kemudian hari Selasa (29/3) tim pelapis The Reds Army berlatih sparring dengan tim Atmajaya FC dan menundukkan mereka dengan skor 5 - 0. Tujuan sparring ini untuk memantau pemain pelapis yang layak untuk dipilih bergabung dengan pemain inti pada saat melawan Solo FC.

Hari ini, Rabu (30/3) latihan pagi dan sore hari akan dilakukan di Lapangan AAU. Latihan difokuskan untuk meningkatkan kerjasama antar pemain dalam satu blok/sektor maupun antar blok/sektor. Dengan solidnya kerjasama, baik di sektor pertahanan, tengah dan depan maka skenario alur serangan yang dibangun dengan umpan-umpan pendek dapat mengalir dengan lancar. Variasi latihan dilakukan dengan game dalam kelompok kecil dan besar.

Dalam rangka persiapan melawan Solo FC, tim pelatih bekerja keras untuk memulihkan moral dan mental pemain akibat kekalahan beruntun belakangan ini. Pendekatan personal dari hati ke hati dilakukan dengan pendekatan psikologis untuk memulihkan mental bertanding para pemain Real Mataram FC. Seluruh pemain bertekad pertandingan melawan Solo FC akan dijadikan momentum kebangkitan mereka untuk meraih kemenangan. Tentu tidak hanya pemain yang haus kemenangan tetapi juga tim pelatih, manajemen, suporter, dan penonton setia Real Mataram FC.

Di lain pihak, dalam pertandingan Minggu (3/4) besok, komposisi pemain belakang sudah lengkap dengan turunnya Nandri Eka S. Pada laga sebelumnya di Bojonegoro, pemain ini tidak bisa diturunkan karena hukuman akumulasi kartu kuning. Dengan demikian sektor belakang komposisinya sudah lengkap yaitu Christian Febre, Nandry Eka S., dan Dedik Susanto/Rudi Handoko.

Di sektor tengah, wingback kiri Eko Prasetyo W belum dapat dipastikan turun akibat cedera dan penggantinya dapat dipercayakan kepada Munir Nurcahyo ataupun Jajang Hasan. Kemudian untuk posisi Ali Machrus masih akan dilihat & dievaluasi dan untuk sementara kemungkinan posisinya akan digantikan Ryo Thae Phyo yang bermain cukup baik waktu tandang melawan Persibo. Pemain tengah yang tetap menjadi langganan adalah Supriyanto, M. Zainal Abidin, dan Bisri Mustofa (wingback kanan).

Untuk sektor depan, Fernando Soler tetap menjadi andalan untuk menggedor pertahanan Solo FC dan akan didamping oleh Eko Wijayanto atau Andrid Wibawa.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/persiapan-menghadapi-derby-mataram/feed/ 0
Derby Tim Pesakitan https://realmataramfc.com/news/match-news/derby-tim-pesakitan/ https://realmataramfc.com/news/match-news/derby-tim-pesakitan/#comments Tue, 29 Mar 2011 08:45:49 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=201 Minggu sore (3/4), Real Mataram FC akan menjamu Solo FC di stadion Maguwoharjo. Laga tersebut dapat disebut dengan "Derby Mataram" karena mempertemukan 2 tim yang berasal dari wilayah Mataram, yaitu Yogyakarta dan Surakarta. Pertemuan kedua tim tersebut ibarat pertemuan dua tim yang "terluka", karena kedua tim sedang dalam periode yang buruk. Dalam beberapa pertandingan terakhir keduanya selalu menderita kekalahan. Dan yang teranyar Real Mataram di tumbangkan Persibo 2 - 1, sedangkan Solo FC dipermalukan Aceh United di depan publik sendiri dengan skor yang cukup telak 3 - 0.

]]>
Minggu sore (3/4), Real Mataram FC akan menjamu Solo FC di stadion Maguwoharjo. Laga tersebut dapat disebut dengan "Derby Mataram" karena mempertemukan 2 tim yang berasal dari wilayah Mataram, yaitu Yogyakarta dan Surakarta. Pertemuan kedua tim tersebut ibarat pertemuan dua tim yang "terluka", karena kedua tim sedang dalam periode yang buruk. Dalam beberapa pertandingan terakhir keduanya selalu menderita kekalahan. Dan yang teranyar Real Mataram di tumbangkan Persibo 1 - 2, sedangkan Solo FC dipermalukan Aceh United di depan publik sendiri dengan skor yang cukup telak 0 - 3.

Selain itu keduanya juga telah lama tidak mencicipi kemenangan. Real Mataram terakhir memperoleh 3 poin pada 30 Januari 2011, ketika mengalahkan Bintang Medan di kandang sendiri dengan skor 3 - 1. Dan selanjutnya "The Red Army" hanya mampu meraih 3 hasil seri dan 5 kekalahan. Sedangkan Solo FC terakhir mencicipi kemenangan pada 12 Februari 2011 ketika mengalahkan Bogor Raya FC dengan skor 1 - 0 dan selanjutnya Solo FC hanya mampu meraih 1 hasil seri dan 4 kekalahan.

Dari segi peringkat kedua tim juga terpaku di papan bawah. Namun Solo FC memiliki peringkat lebih baik dimana dari 10 laga memperoleh 10 poin dan berada di peringkat 13. Sedangkan Real Mataram FC dari 11 kali berlaga baru mengumpulkan 9 poin dan berada di peringkat 15.

Dengan data statistik tersebut maka laga minggu besok akan menjadi momentum kebangkitan kedua tim dari periode buruk ini. Laga nantinya dipastikan akan berimbang dan berlangsung seru karena keduanya akan ngotot untuk berburu kemenangan. Namun Real Mataram FC akan sedikit diuntungkan karena akan tampil di depan pendukung sendiri. Dengan dukungan penuh dari "The Royal Guards" akan memberikan dorongan semangat bagi pasukan Red Army untuk memetik 3 angka.

Bagi Real Mataram FC, laga ini selain menjadi momentum yang baik untuk mengakhiri rentetan hasil buruk juga sebagai persiapan dalam laga super berat ketika bertandang ke Malang untuk menghadapi tim kuat Persema. Dengan raihan poin penuh melawan Solo FC diharapkan dapat meningkatkan moral tim sehingga dapat menjadi modal berharga untuk memetik hasil positip ketika melawan Persema.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/derby-tim-pesakitan/feed/ 0
Basualdo Akui Ketangguhan Persibo https://realmataramfc.com/news/match-news/basualdo-akui-ketangguhan-persibo/ https://realmataramfc.com/news/match-news/basualdo-akui-ketangguhan-persibo/#comments Sun, 27 Mar 2011 22:00:59 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=185 Pada laga tandang melawan Persibo yang dilaksanakan di Stadion Letjend H Soedirman, Bojonegoro, Minggu (27/3/2011) malam WIB Real Mataram kembali memetik hasil kurang maksimal dengan membawa kekalahan 2-1. Hasil ini menjadikan Real Mataram tidak pernah menang dalam 9 laga terakhir. Setelah pertandingan dalam konferensi pres, Basualdo mengakui ketangguhan Persibo dalam pertanding tersebut.

]]>
Pada laga tandang melawan Persibo yang dilaksanakan di Stadion Letjend H Soedirman, Bojonegoro, Minggu (27/3/2011) malam WIB Real Mataram kembali memetik hasil kurang maksimal dengan membawa kekalahan 1-2. Hasil ini menjadikan Real Mataram tidak pernah menang dalam 8 laga terakhir. Setelah pertandingan dalam konferensi pres, Basualdo mengakui ketangguhan Persibo dalam pertanding tersebut.

"Permainan Persibo memang bagus. Kami sudah berusaha maksimal, dan memang inilah hasilnya. Karena itu, kami perlu melakukan evaluasi lagi untuk kemajuan tim," kata Jose Basualdo.

Selain itu, Basualdo sedikit menyayangkan keputusan wasit yang mengeluarkan tiga kartu merah selama pertandingan. Apalagi dua dari tiga kartu merah itu diberikan kepada pemain Real Mataram, Achmad Zainul Arif dan Imam. Sedangkan dari Persibo, yang mendapat ganjaran kartu merah adalah Sumardi.

Dari pertandingan tersebut Basualdo menyimpulkan ada beberapa hal yang harus segera diperbaiki dalam permainan timnya, yaitu :

  1. Membenahi konsentrasi pemain sepanjang pertandingan, sehingga pemain tidak mudah melakukan kesalahan atau bahkan blunder.
  2. Membenahi mental pemain, tradisi bermain selalu kena kartu terus berlanjut. Catatan ke-2 pemain Real Mataram yang terkena kartu merah adalah pemain yang biasanya menjadi cadangan, sehingga pembenahan mental dan perilaku pemain harus mendapat perhatian lebih.
  3. Buruknya koordinasi di sektor pertahanan juga menjadi perhatian karena setelah 11 kali bertanding Real Mataram belum pernah mengalami clean sheet atau tidak kebobolan.
  4. Penyelesaian akhir dari barisan penyerang juga perlu ditingkatkan.

Tim Real Mataram harus segera berbenah sehingga dapat terlepas dari rentetan hasil buruk belakangan ini. Dan laga berikutnya melawan Solo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/4) menjadi momen yang tepat untuk meraih kemenangan sehingga mental para pemain dapat segera terangkat.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/basualdo-akui-ketangguhan-persibo/feed/ 0
Match Report : Persibo 2 Real Mataram 1 https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-persibo-2-real-mataram-1/ https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-persibo-2-real-mataram-1/#comments Sun, 27 Mar 2011 21:45:13 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=182 Dalam laga tandang Minggu (27/3), Real Mataram FC kembali mendapatkan hasil buruk setelah mengalami kekalahan 1- 2 dari Persibo Bojonegoro. Dengan kekalahan ini berarti memperpanjang rekor tidak pernah menang pasukan "The Red Army" menjadi 9 kali. Walaupun dari peringkat Real Mataram berada di bawah Persibo, namun sebenarnya peluang untuk merebut poin tetap terbuka.

Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro ini berlansung cukup panas dan menghasilkan tiga kartu merah, dua diantaranya didapatkan oleh pemain Real Mataram dan ini merupakan kartu merah ke 8 yang didapatkan dalam 11 kali berlaga. Bertanding di bawah guyuran membuat kedua tim sulit untuk mengembangkan permainan karena lapangan yang cukup licin.

]]>
Dalam laga tandang Minggu (27/3), Real Mataram FC kembali mendapatkan hasil buruk setelah mengalami kekalahan 1- 2 dari Persibo Bojonegoro. Dengan kekalahan ini berarti memperpanjang rekor tidak pernah menang pasukan "The Red Army" menjadi 9 kali. Walaupun dari peringkat Real Mataram berada di bawah Persibo, namun sebenarnya peluang untuk merebut poin tetap terbuka.

Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro ini berlansung cukup panas dan menghasilkan tiga kartu merah, dua diantaranya didapatkan oleh pemain Real Mataram dan ini merupakan kartu merah ke 7 yang didapatkan dalam 11 kali berlaga. Bertanding di bawah guyuran membuat kedua tim sulit untuk mengembangkan permainan karena lapangan yang cukup licin.

Secara umum Persibo lebih mampu menguasai jalannya pertandingan dan mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-21 yang dicetak oleh De Andrade Wallacer. Gol ini tercipta sebagai akibat dari kecerobohan Dedik Susanto, umpan yang seharusnya ditujukan ke Christian Febre malah mengarah ke De Andrade Wallacer dan kemudian mampu dikonversi menjadi gol.

Pada menit ke-44, persibo mampu memperbesar keunggulan kali ini oleh tembakan M. Hamzah. Gol kedua ini terjadi karena Arik Bactiar tidak mampu menepis tembakan M. Hamzah. Bola yang mengarah ke gawang sudah terjangkau namun tetap menerobos ke gawang. Kedua gol ini terjadi disebabkan hal yang sama yaitu kurangnya konsentrasi pemain Real Mataram. Dedik Susanto kurang konsentrasi sehingga umpannya salah. Untuk Arik Bakhtiar jika tetap dengan konsentrasi tinggi maka kemungkinan mampu menepis bola dan tidak bersarang ke gawangnya.

Pada babak kedua Real Mataram berusaha meningkatkan tempo permainan. Masuknya Reza Aditya dan Andrid Wibawa cukup memberikan angin segar dan meningkatkan daya dobrak pasukan The Red Army. Terbukti beberapa peluang mampu diciptakan oleh barisan depan Real Mataram namun lemahnya penyelesaian akhir membuat peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Alih-alih membalas, The Reds Army malah kehilangan Ahmad Zainul yang mendapat kartu kuning kedua. Kondisi ini semakin menyulitkan upaya untuk memperkecil ketinggalan. Keadaan semakin parah pada menit 82 setelah Imam Sapi'i diusir oleh wasit akibat berseteru dengan pemain Persibo Ahmad Supardi, yang juga mendapatkan kartu merah.

Kendati semakin timpang Real Mataram malah berhasil mencetak gol hiburan di menit 88. Gol itu lahir dari eksekusi penalti Fernando Soler. Sayangnya gol tersebut tidak mampu menghindarkan tim dari Yogyakarta ini dari kekalahan karena di sisa waktu tak ada gol tambahan dari tim tamu yang tercipta.

Dengan kekalahan ini semakin memperburuk mental pemain Real Mataram, mereka harus segera bangkit agar tidak semakin terpuruk. Laga kandang melawan Solo FC seharusnya dapat dimaksimalkan untuk mengangkat moral tim.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/match-report-persibo-2-real-mataram-1/feed/ 0
The Red Army Siap Curi Poin Dari Persibo https://realmataramfc.com/news/match-news/the-red-army-siap-curi-poin-dari-persibo/ https://realmataramfc.com/news/match-news/the-red-army-siap-curi-poin-dari-persibo/#comments Sat, 26 Mar 2011 08:52:38 +0000 Real Mataram FC https://realmataramfc.com/?post_type=news&p=189 Pada Minggu (27/3) malam Real Mataram FC akan melanjutkan petualangannya di Kompetisi Liga Primer Indonesia dengan melawat ke Bojonegoro untuk menantang Persibo Bonjonegoro. Baik secara peringkat maupun kualitas pemain Real Mataram masih berada di bawah Persibo, namun peluang untuk merebut poin masih tetap terbuka asalkan pasukan The Red Army mampu menampilkan permainan terbaiknya. Pada pertandingan tersebut, Real Mataram akan mencoba memanfaatkan kelemahan tim Persibo yang cenderung terlambat panas. Data statistik menunjukkan bahwa g Persibo seringkali kebobolan di awal pertandingan.

]]>
Pada Minggu (27/3) malam Real Mataram FC akan melanjutkan petualangannya di Kompetisi Liga Primer Indonesia dengan melawat ke Bojonegoro untuk menantang Persibo Bonjonegoro. Baik secara peringkat maupun kualitas pemain Real Mataram masih berada di bawah Persibo, namun peluang untuk merebut poin masih tetap terbuka asalkan pasukan The Red Army mampu menampilkan permainan terbaiknya.

Pada pertandingan tersebut, Real Mataram akan mencoba memanfaatkan kelemahan tim Persibo yang cenderung terlambat panas. Data statistik menunjukkan bahwa Persibo seringkali kebobolan di awal pertandingan. Menurut Joko Irianto (asisten pelatih), tim Real Mataram FC akan langsung bermain cepat dengan harapan dapat mencuri gol lebih dulu. Alur serangan akan dibangun melalui sayap dengan umpan-umpan pendek. Dalam hal ini peran wingback Bisri Mustofa dan Munir Nurcahyo menjadi cukup penting, sedangkan serangan yang langsung menusuk jantung pertahanan lawan akan dibangun dari lapangan tengah yang dipimpin oleh playmaker M. Zainal Abidin. Untuk Ujung tombak tetap dipercayakan pada duet Fernando Soler dan Eko Wijayanto atau Andrid Wibawa. Pendamping Soler akan ditentukan sebelum laga dimulai.

Berdasarkan beberapa laga sebelumnya pelatih Sartono Anwar mempunyai pilihan formasi 4-3-3 diamond, 4-4-2, atau 5-3-2. Dengan posisi sebagai tuan rumah, maka Sartono diperkirakan menerapkan pola 4-3-3 atau 4-4-2 yang lebih ofensif.

Laga hari Minggu (27/3) menjadi menarik karena Real Mataram juga akan menerapkan strategi menyerang dengan pola 3-4-1-2. Menurut Kusnadi (manajer tim), pelatih Jose Basualdo sudah mengantongi kelebihan dan kekurangan calon lawannya. Salah satu keunggulan tim Persibo adalah kualitas pemainnya merata, termasuk kualitas pemain asing yang dimilikinya. Jadi meskipun banyak pemainnya yang mengalami cidera, namun hal tersebut tidak mengurangi kekuatan Persibo. Sedangkan salah satu kelemahan tim Laskar Angling Darmo adalah rata-rata kondisi fisik belum prima. Tentu hal ini dapat dimanfaatkan Real Mataram untuk dapat mencuri poin dan bahkan mengalahkan Persibo.

Mampukah tim The Reds Army mampu mencuri poin dari Persibo? Atau bahkan mengalahkannya? Atau sebaliknya kembali ke Yogyakarta tanpa membawa poin? Semoga Basualdo mampu memecahkan "mitos" bahwa dia belum pernah manang dengan tim yang diasuh oleh pelatih local. Hal lain yang harus menjadi pemicu semangat adalah membuktikan bahwa Real Mataram mampu mencapai clean sheet (tanpa kebobolan) dan mampu bermain bersih tanpa terkena kartu. Itulah harapan supporter Real Mataram The Royal Guards dan penonton setia The Reds Army.

]]>
https://realmataramfc.com/news/match-news/the-red-army-siap-curi-poin-dari-persibo/feed/ 0